
setelah mendengar kabar dari rumah sakit bahwa citra sudah sadarkan diri,arsenio langsung bergegas pergi kerumah sakit,tapi sebelum itu ia memberitahu semua anggota keluarga nya dan menitipkan baby devano kepada arin sang mama.
di perjalanan arsenio sangat semangat dan sangat tidak sabar ingin bertemu dengan citra.
dan hanya perlu waktu 20 menit untuk sampai di rumah sakit.
sesampainya di rumah sakit,arsenio berlari sangat kencang menuju ke ruang rawat citra.
dengan nafas terengah engah arsenio masuk ke dalam ruang rawat citra.
dan setelah masuk kedalam ruang rawat cita,arsenio di sambut dengan senyuman manis dari orang yg sudah sangat arsenio rindukan yaitu citra.
dengan menitihkan air mata,arsenio bejalan perlahan ke arah citra yg sudah bisa duduk di atas ranjang rumah sakit.
bruk.
arsenio memeluk tubuh citra dengan sangat erat.
"aku kangen kamu"ucap arsenio berbisik di telinga citra.
"aku juga kangen mas"sahut citra pula.
"masih ada yg sakit gak?? bagian mana yg sakit,bilang sama aku??"tanya arsenio.
"gak ada yg sakit lagi kok mas"jawab citra.
"beneran"ucap arsenio memastikan.
"ibu citra tidak apa apa kok pak,kondisinya sudah sangat membaik dan tidak ada lagi yg akan terasa sakit,mungkin hanya sedikit saja seperti sakit kepala pada umum nya"timpal suster yg dari tadi berada di ruang rawat citra menyaksikan kemesraan arsenio dan citra.
"makasih yah sus"ucap arsenio.
"makasih untuk apa pak??"tanya suster tersebut.
__ADS_1
"makasih karna sudah setia merawat dan menjaga istri saya,dan juga terima kasih sudah selalu sabar dan setia menemani istri saya seharian penuh di sini"ujar arsenio tulus.
"sama sama pak,lagian kan itu sudah tugas saya pak"sahut suster itu.
arsenio hanya menanggauk dan setelah itu,suster itu pun berpamitan kepada citra dan arsenio.
"devano mana mas??"tanya citra.
"nanya devano nanti aja,sekarang fokus sama aku"ujar arsenio cemberut.
"iyah deh"sahut citra.
arsenio kembali memeluk citra dan menyalurkan rasa rindu nya kepada citra.
cup
arsenio mencium leher citra di sela sela pelukan mereka.
"ihh geli mas"ucap citra sambil mencoba mendorong tubuh arsenio agar menjauh.
arsenio masih tidak ingin menghentikan kegiatan sampai pada akhirnya ada yg mengetuk pintu ruang rawat citra.
"ehem ehem"deheman seseorang membuat sepasang suami istri tersebut menghentikan keromantisan mereka.
"mesra mesraan nya nanti aja sih,gak tau tempat banget"sahut adelia yg baper melihat keromantisan antara arsenio dan juga citra.
"sirik aja lo"timpal arsenio.
"mas kaya anak kecil banget sih,ngalah apa salah nya sih"sahut citra.
"dia yg mulai sayang"arsenio mencoba mengadu kepada citra.
"mah aku mau gendong devano"ucap citra mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
"kacangin aja terus"ucap arsenio ngambek.
"anak mama udah besar yah,maaf yah sayang,maafin mama,kamu pasti kangen banget sama mama kan"ucap citra mengajak berbicara sang putra.
"mama"teriak cempreng bianca yg datang bersama dengan abraham.
"bi kangen mah"ucap bianca memeluk citra erat.
"mama juga kangen banget sama kamu"ujar citra.
"papa mah gak ada yg kangenin"sahut arsenio yg berada di sudut ruangan karna tadi dia ngambek sama citra.
"mama papa jahat tau,selama mama sakit,papa suka ngomel ngomelin bi,papa juga suka nyubit bi"bianca mengadu kepada citra.
dan detik itu pula arsenio melotot mendengar aduan bianca.
"******,mati lah aku"ucap arsenio di dalam hati.
citra pun melirik ke arah arsenio dan tatapan citra seperti banteng yg ingin mengamuk.
"suami kamu juga satu minggu yg lalu bikin keributan di rumah sakit,dia mukulin salah satu dokter yg ngerawat kamu di sini"kali ini giliran alexander yg mengadu segala perilaku arsenio.
"yaallah tolong lah hamba mu ini" gumam arsenio.
dan lagi lagi citra melirik arsenio dan menatap intens ke arah arsenio.
**hari ini up dua yah guys
jangan lupa bahagia.
stay di rumah aja.
jangan keluar rumah.
__ADS_1
jangan lupa like,vote,and komen.
😍😍😍**