
hampir 20 menit lamanya arsenio pergi untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai pesawat yg di tumpangi oleh mertua nya.
"permisi mbak,saya mau menanyakan apa ada penumpang yg bernama indah dan hermasyah di pesawat yg mengalami kecelakaan rute jepang ke indonesia??"tanya arsenio ke petugas bandara.
"tunggu sebentar saya periksa dulu yah pak"jawab petugas wanita itu.
arsenio menunggu pentugas itu memeriksa data data korban kecelakaan pesawat.
"penumpang pesawat atas nama indah dan hermasyah menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat rute jepang ke indonesia pak"jawab petugas itu tegas.
"mbak salah kali,coba periksa satu kali lagi,mungkin mertua saya pake pesawat yg lain mbak"ucap arsenio tidak percaya dengan jawaban yg barusan di berikan oleh petugas tersebut.
"maaf pak,tapi hari ini hanya ada satu pesawat saja yg terbang dari jepang ke indonesia"ucap petugas itu lagi untuk menyakinkan arsenio.
"gak mungkin,mbak pasti salah"ucap arsenio membentak petugas nya.
"maaf pak,tapi ini sudah data data yg di berikan oleh pihak bandara mengenai para korban pak"ucap petugas itu tidak ingin di salahkan.
arsenio pun berjalan lemas menuju ke istrinya yg masih setia duduk lemas di lantai bandara menunggu arsenio.
"gimana mas,papa sama mama buka naik pesawat itu kan??"tanya citra sedikit tersenyum.
bruk.
tiba tiba arsenio memeluk tubuh citra erat dan enggan untuk melepaskan nya.
"sabar yah sayang"bisik arsenio tepat di telinga citra.
"gak mungkin mas,mas pasti salah,aku mau cari informasinya sendiri,mas gak guna,baru di suruh cari informasi aja gak becus"bentak citra masih tidak percaya dengan kenyataan nya.
__ADS_1
"sayang aku mohon,ikhlasin mama sama papa"ucap arsenio lagi dan meraih tangan citra karna citra hendak pergi.
"gak mungkin,gak mungkin mass"teriak citra histeris.
"aku mohon jangan kaya gini"pinta arsenio masih setia memeluk sang istri.
"mama papa"panggil citra berteriak amat sangat kencang.
"mama"panggil bianca lirih melihat citra yg menangis histeris.
"gak gak mungkin,mama sama papa masih hidup,pasti petugas nya salah kasih informasi mas"ucap citra masih belum percaya.
"sayang aku mohon,ikhlasin mama sama papa biar dia tenang"pinta arsenio.
"gakkkkkk"teriak citra lagi.
"mama"panggil bianca lagi.
"sayang kita pulang yah"ajak arsenio.
"gak mau,aku mau di sini aja aku mau tungguin papa sama mama,mas lupa tujuan utama kita di sini buat jemput mama sama papa ha"bentak citra.
"sayang aku mohon"arsenio lagi lagi memeluk tubuh citra yg lemah.
"awww"pekik citra kesakitan.
"kamu kenapa sayang??"tanya arsenio panik.
"perut,perut aku sakit banget mas"jawab citra menahan rasa sakit nya.
__ADS_1
"kita kerumah sakit sekarang yah"perintah arsenio.
"gak mau mas,aku mau nungguin mama sama papa"pinta citra.
"jangan membantah"bentak arsenio.
arsenio langsung mengendong tubuh citra masuk ke dalam mobil dan bianca menungikuti kedua orang tuanya dari samping.
"bi,tolong telvon oma sama opa yah,suruh oma sama opa kerumah sakit yg dekat dari bandara"perintah arsenio kepada bianca.
bianca pun langsung melaksanakan tugas yg di berika oleh arsenio.
"mas sakit"pekik citra lagi di perjalanan menuju rumah sakit.
"sabar yah sayang,tahan sebenar lagi kita sampai di rumah sakit"ucap arsenio menyemangati citra.
"oma udah di pergi kerumah sakit pah"ucap bianca tiba tiba.
"yaudah sekarang kamu elus perut mama dan pegang tangan mama"perintah arsenio.
bianca langsung mengelus perut citra dan memeng erat tangan citra.
"adek tunggu sebentar yah,jangan bikin mama sakit dulu,sebentar lagi kita sampai di rumah sakit,jangan nakal adek,liat deh mama kesakitan tuh"ucap bianca mengajak bicara sang calon adik yg sebentar lagi anak keluar dan melihat dunia.
citra sedikit tersenyum mendengar perkataan bianca yg mengemaskan.
**karna authro lagi baik hati nih guys jadi up nya 2 deh.
jangan lupa vote and like loh.
__ADS_1
awas aja kalp tau baca doang gak tau like sama vote.
😍😍😍**