
Pagi hari ini tepatnya di rumah sakit tempat bianca dirawat akan di langsung kan pernikahan arsenio dan citra.
Kondisi bianca tidak memungkinkan untuk mengadakan pesta pernikahan yg mewah serta megah.
Rumah sakit pun memberi izin untuk mengadakan pernikahan dirumah sakit tersebut.
Karna hanya ijab kabul saja,jadi tidak ada persiapan yg spesial hanya sedikit dekorasi diruang rawat bianca yg akan di jadikan tempat berlangsung nya ijab kabul.
Hanya keluarga terdekat saja yg di undang di pernikahan sederhana arsenio dan citra.
Semua orang sudah berada di ruang rawat bianca,dan sebagian juga ada yg menunggu di luar karna ruang rawat bianca tidak dapat menampung banyak orang jadi sebagian menunggu di luar,tapi tetap bisa menyaksikan ijab kabul nya.
Penghulu sudah berada di depan arsenio dan juga citra.
"Saudara arsenio abraham bin alexander abraham,saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan citra arabell binti hermansyah dengan maskawin seperangkat emas 20 gram dan satu unit rumah serta seperangkat alat sholat di di bayar tunai"ucap pak penghulu memulai ijab kabul.
"Saya terima nikah nya citra arabell binti hermansyah dengan maskawin tersebut di bayar tunai"arsenio mengucapkan ika kabul dengan lantang.
"Bagaimana para saksi??"tanya penghulu kepada saksi pernikahan arsenio dan citra yaitu ayah arsenio dan citra serta beberapa keluarga arsenio dan citra juga.
"Sah"jawab parah saksi kompak.
"Alhamdulillah"seru semua orang yg ada di ruang rawat bianca dan juga yg di luar.
Citra mencium punggung tangan arsenio dan arsenio mencium kening citra kilas.
__ADS_1
Arsenio dan citra meminta doa pada semua keluarga.
"Mama"panggil bianca yg dari tadi menyaksikan ijab kabul kedua orang tua nya.
"Iyah sayang"sahut citra setelah selesai bersalaman dengan beberapa tamu undangan.
"Mau peluk"pinta bianca.
Citra langsung memeluk bianca dengan kasih sayang.
Bianca saat ini masih di infus karna kodisinya masih lemah.
"Papa gak di ajak"ucap arsenio menghampiri citra dan bianca yg sedang berpelukan.
Arsenio pun ikut berpelukan,dan mereka bertiga pun berpelukan disaksikan para tamu undangan.
"Papa sayang kalian bedua"bisik arsenio disela sela pelukan mereka bertiga.
"Bi seneng banget"ucap bianca masih engan melepas pelukan nya.
"Nanti lagi pelukan nya bi,mama mau ke teman mama sebentar"ucap citra melepas pelukan nya.
"Jangan lama lama yah mah"pinta bianca dengan raut wajah sedih.
"sebentar doang kok"jawab citra.
__ADS_1
"Mas,aku samperin teman aku dulu yah"pamit citra.
Citra sudah mengubah nama panggilan ke arsenio menjadi 'mas'
"Iyah jangan lama lama"ujar arsenio.
"iyah mas"sahut citra.setelah itu citra melengang pergi menemui kedua sahabatnya yaitu ayudia dan indira.
"ciee yg udah sah"goda ayudia setelah citra menghampiri mereka berdua.
"ini,kita bedua beliin lo kado pernikahan,nanti di bukanya kalo udah mau malam pertama yah"ucap indira dengan santainya.
"emang apaan??"tanya citra penasaran dengan isi kado dari ayudia dan indira.
"nanti juga lo tau"sahut ayudia.
mereka bertiga melanjutkan obrolan sampai arsenio datang tiba tiba memanggil citra.
"citra"panggil arsenio.
"iyah mas"sahut citra.
"di panggil bianca katanya dia mau di suapin sama kamu"ucap arsenio datar karna saat ini indira dab ayudia menatap intens ke arah arsenio.
citra dan arsenio pun berpamitan dengan ayudia dan indira.
__ADS_1