
arsenio dan juga adel menyusul citra ke rumah orang tua citra.
citra sudah sampai lebih dulu di rumah orang tua nya.
tanpa mengetuk pintu rumah orang tua nya,citra langsung masuk saja tanpa permisi.
"ehh kamu kenapa??"tanya indah melihat citra berlari menuju ke kamar nya dulu sebelum menikah.
"citra"teriak indah tidak di hiraukan oleh citra.
"kenapa lagi tuh anak sih"gumam indah sendiri.
"Assalamualaikum"salam arsenio dan adel bersamaaan.
"Walaikumsalam"jawab indah.
"citra mana mah??"tanya arsenio to the point.
"barusan lari larian ke kamar nya,emang ada apa sih,kok tadi citra nangis juga??"tanya indah kepo.
"salah paham mah,nih gara gara si biang kerok baru datang dari singapore"jelas arsenio.
"dia siapa??"tanya indah penasaran.
"dia adelia mah,adik ku"jawab arsenio.
"heheh tadi adel cuman bercanda doang kok tante"ucap adel cengengesan dengan ekspresi wajah tidak bersalah
__ADS_1
"yaudah sekarang kamu jelasin ke istri kamu,gak baik dia banyak fikiran,entar berpengaruh sama kandungan nya"ujar indah.
arsenio mengangguk dan lagi lagi menyeret adel untuk ikut bersama arsenio ke kamar citra.
sesampainya di depan kamar citra,arsenio langsung mengetuk pintu kamar citra terlebih dahulu.
"sayang buka pintu nya pliss,aku bisa jelasin semua nya,kamu salah paham"ucap arsenio di balik pintu kamar citra.
"iyah kak,kakak salah paham,aku ini adelia adik perempuannya abang arsenio yg paling cantik"ucap adel sambil memuji diri nya sendiri.
"tuh kamu denger kan,kamu salah paham sayang,pliss buka pintu nya yah,aku kangen kamu,aku kangen sama anak kita"pinta arsenio.
"kak tadi aku cuman bercanda doang kok kak,aku mau ngerjain kakak doang,pliss maafin aku sama abang yah kakak ipar ku yg paling cantik"puji adel agar mendapatkan maaf dari citra.
"kenapa??"tanya indah tiba tiba menghampiri arsenio dan juga adel.
"yaudah pake kunci candangan aja,tunggu mama ambilin kunci nya dulu"ucap indah.
tak selang berapa menit,indah datang membawa kunci cadangan untuk kamar citra.
arsenio bergegas membuka nya.
"sayang"panggil arsenio setelah berhasil membuka pintu kamar citra.
dan ternyata orang yg dari tadi di teriak teriaki oleh arsenio dan adel sedang tertidur sangat pulas.
"astaga sayang,kamu bikin aku panik tau"ucap arsenio pelan dan berjalan ke arah citra yg sedang tertidur pulas dan mencium kening citra kilas dan beralih keperluan citra yang sudah buncit.
__ADS_1
"huft"adel menghela nafas lega.
"Yaudah biarin aja citra tidur dulu,kalian udah makan belum??"tanya indah.
hanya adel yg menggelang sedangkan arsenio mengangguk.
"Yaudah ayo makan"ajak indah kepada adel.
"kamu gak makan no??"tanya indah beralih ke arsenio yg sedang duduk di samping citra yg sedang tertidur pulas.
"aku udah kenyang mah,adel aja tuh yg di ajak biar dia gak ganggu aku lagi sama citra"pinta arsenio.
"cih liat aja nanti kalo kakak ipar bangun pasti masih marah sama abang"ujar adel dan segera berlari keluar kamar sebelum arsenio mengamuk.
indah hanya tersenyum sambil menggeleng geleng kepala melihat kelakuan kakak beradik tersebut.
arsenio kembali mengarahkan pandangan nya ke citra yg sedang tertidur.
"maaf yah sayang maaf yah sayang papa gak maksud buat mama kamu marah kaya gini"ucap arsenio sambil berbicara kepada sang anak di dalam perut citra dan juga mengelus lembut perut citra.
cup
arsenio menciumi semua bagian wajah citra dan citra juga tidak terbangun karna ulah arsenio.
**maaf yah guys up nya malam soalnya author nya ketiduran sampe malemπ€£π€£πππππ
jangan lupa like and voteππ**
__ADS_1