
Waktu cepat berlalu, kini Linda sudah memiliki. banyak teman. Tak dapat di pungkiri teman² nya amat menyayangi nya dan menyukai nya, entah itu di dalam kelasnya atau di organisasi yang ia ikuti.
Linda selalu berada di camp Rebana, itu merupakan tempat favoritnya, senang sedih, banyak tugas, dll ia akan selalu di sana karna di tempat ini lah ia merasa tenang.
Dari sekian banyak teman yang ada di sana hanya ada 3 orang yang benar² ia percaya. tempat untuk mencurah kan segala sesuatu nya, sampai ia juga menceritakan tentang seseorang yang ia sukai yaitu kakak tingkatnya sendiri.
Entah bagaimana ia bisa dekat dan karena apa yang jelas untuk saat ini Linda bisa melupakan masa lalunya, walau luka di hati masih ada bekasnya. Ya seseorang yang Linda kagumi ini bernama Ridwan, sosok yang pendiam, peduli, mandiri, dan selalu bijaksana.
Pada hari ini setelah selesai kuliah Linda berada di camp, ia duduk di tempatnya dan berkutik dengan laptonya sampai ia tak sadar ada yang datang dan duduk di samping nya. Ya dia lah Ridwan, ia menggoda adik kecilnya yg sedang fokus dengan laptonya.
"Weh², fokus aja dek? buat apa? laporan? sampai orang salam ngga di jawab" tanya Ridwan, Linda pun belum sadar akan apa yang ada di sampingnya
"Iya ini mas, laporannya banyak banget, pedas mata ku ngadep laptop terus." sambil fokus laptop.
"Sudah makan belum, ini mas meh pesen makan sekalian ya?" tanyanya sambil mengeluarkan hp nya untuk memesan makanan
"Gak usah mas, nanti tak beli sendiri" jawab Linda
"Sudah mas pesan kan ini, sudah sholat? kalo belum ayok turun sholat dulu di masjid, nanti di teruskan" ucap Ridwan
"Bentar mas, nanggung, kurang dikit" elak Linda
"Sudah ayok turun, teruskan nanti lagi" ucapnya sambil menutup laptop Linda.
"Ish mas Riiiidwan ih, kebiasan banget suka nutup laptop orang hmmmm" ucapnya kaget sambil marah dan berjalan keluar
'lucu sekali kamu dek kalo lagi marah, pipinya itu lho tambah tembem aja kek bakpau" batin Ridwan
__ADS_1
*
*
Setelah selesai melaksanakan sholat dhuhur mereka naik ke camp rebana, tak lama makanan mereka pun datang. Linda kembali akan membuka laptopnya tapi keburu di ambil oleh Ridwan.
"Dek, makan dulu, tugas nya nanti lagi" ucap Ridwan
"Nanti saja lah mas, aku belum lapar, mas Ridwan dulu yg makan. Aku mau nyelesain ini bentar. Bawa Sini mas laptopnya mas " jawab Linda sambil merenggek mengambil laptopnya
"Sudah ayok makan, nanti sakit" katanya
"Hmmmm, iya² ah" jawab Linda
"Nah gitu, manut apa susah nya sih dek" kata Ridwan sambil tersenyum
Setelah selesai makan Ridwan kembali ke kelasnya untuk mengikuti perkuliahan lagi. Linda masih stay di Camp. Dan tak lama lagi ada Mb Sekar yang susah di anggap Linda seperti mb nya sendiri. Ia tak pernah sungkan menceritakan apapun yang ia rasakan dan ia alami.
"Waalaikumsalam, iya ki mb, ndak tau, lagi kuliah paling mb." jawab ku
"Owalah, oke² dek. Sudah makan? yok makan? mb laper" tanya mb Sekar
"Yah mb, Linda baru saja makan, tadi ada mas Ridwan, sekarang lagi ada kuliah dia. Ayok tak anter makan po mb?" jawab Linda
"Yah, gak usah deh dek. Mb tak pesen makan aja bawa ke sini Hehe.. " jawab mb Sekar
"Sekarang makin deket aja sama Ridwan dek?" sambung mb Sekar
__ADS_1
"Hehe engga mb, kebetulan aja ini" Elak Linda
"Heleh mb tau dek. Tapi ya, tetep waspada ya dek. Cowok di sini rata² buaya dek. wkwk.." jawab mb Sekar
"Lho masak tho mb. Ah tapi perasaan mas Ridwan beda ko sama yg lain. Tapi ya kaya nya aku hanya kagum saja dengannya mb. Ngga lebih. Mb tau sendiri kan gimana aku dulu, makanya takut untuk menaruh rasa terhadap lawan jenis" terang ku
"Iya² cantik, mb mu ini selalu tau. hehe" jawab mb Sekar
"Eh iya dek, ini kan nanti angkatan mu mau ada Diklat 1, kayanya kegiatannya di luar kampus dek. Ikut yah."
"In Syaa Allah mb" jawab Linda
Setelah berbincang² dan bertukar cerita, mengenai banyak hal ia kembali ke Kost. Awalnya ia tak betah di kost, karena ada pengganggu yang selalu mengajak nya bermain di tengah malam, dan terkadang itu sangat mengganggu apa lagi tepat di depan kamarnya. Tapi Linda tak pernah memperdulikan itu, ia menganggap bahwa ia tak bisa merasakan atau melihatnya. Ia cuek akan hal itu.
*
*
Diklat 1 akan di laksanakan, banyak persiapan yang harus ia lakukan. Peserta dan panitia pun sama² sibuknya untuk mempersiapkan semuanya. Pelaksanaan nya seminggu lagi, ia urungkan untuk tidak pulang kampung. Sebenarnya ia seminggu sekali sellau pulang kampung. Tapi karna akan ada kegiatan itu ia tak pulang, pikirnya nanti setelah kegiatan ini selesai akan pulang.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
*Jangan lupa Tinggalkan Vote, Like dan Comment ya Guys.. 💞💞💞 Biar tambah semangat nulisnya..
Maaf jika masih ada banyak typo..🙏🙏
HAPPY READING.. 📖
__ADS_1
Salam sayang dari Author 💗
Continued..