
Setelah pertemuan Linda dengan Ridwan, ia segera pulang ke kampung halamannya. Tak butuh waktu lama Linda sudah sampai di rumahnya. Ia disambut oleh Ibu bapak serta adik² nya. Adiknya yang paling kecil ia begitu manja dengan Linda. Ia begitu cerewet sekali.
"Mb nda, sudah pulang ye ye ye.. mb nda pulang" Seru Linda ketika melihat Linda mengendarai motornya.
"Apa sih dek, berisik amat. Sudah ayok masuk sebentar lagi buka puasa" perintah Ibu Linda
Tak lama kemudian Linda sampai di rumahnya dan adzan maghrib pun berkumandang. Mereka segera masuk ke dalam rumah untuk berbuka puasa terlebih dahulu walau hanya meminum air saja. Mereka melakukan sholat berjamaah terlebih dahulu, baru makan.
Setelah selesai makan, mereka berbincang² sebentar sembari menunggu adzan Isya'. Mereka pun pergi bersama ke Masjid, untuk melakukan sholat tarawih. Tak lama kemudian suara adzan terdengar, mereka segera mengambil wudhu dan berangkat ke masjid.
Setelah selesai melaksanakan sholat tarawih Linda mengaji seperti biasa. Ia sudah khatam hampir 10 Juz ini. Walau Linda di semarang selalu sibuk. Tapi ia tak pernah meninggalkan membaca alquran nya. Ia mengaji tak terasa sudah jam 10 malam. Ia segera bersiap untuk tidur, biar bisa bangun sahur. Sebelum itu ia mengambil HP nya untuk melihat pesan² nya. Ternyata banyak sekali pesan dan panggilan dari Ridwan dan pesan dari mas khoir. Ia lupa untuk menghubungi jika sudah sampai di rumah. Linda pun membalas pesan tersebut, kemudian ia tertidur. Linda pun sudah memberi tahu alamat Linda kepada Ridwan.
Ya dua orang yg kini sedang dekat dengan Linda, Ridwan yang ia kagumi, dan Khoir yang mengagumi Linda, ia yg menuntun Linda untuk menggunakan kemampuannya. Ridwan pun sama, setelah ia mengetahui kemampuan Linda, ia mencoba untuk mempelajarinya, agar bisa membantunya di kemudian hari.
*
*
Lebaran pun tiba, Linda berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat idhul fitri bersama kedua orang tuanya serta adik²nya. Dan setelah selesai sholat idhul fitri, mereka kembali ke rumah mereka.
Ayahnya yg duduk di kursi, Ibunya yg sungkem kepada ayahnya Linda. Disusul oleh Linda dan adik² nya. Suasana baru bahagia menyelimuti keluarga ini. Setelah selesai. Mereka ke rumah nenek mereka.
Satu hari berlalu, 2 hari berlalu. Banyak tamu yang berdatangan ke rumah Linda, kerabat dari ayahnya maupun kerabat dari ibunya Linda yang jauh².
__ADS_1
Hari ketiga, Linda yang sudah janjian bersama teman² nya untuk berkeliling ke rumah teman² nya, mereka berkumpul di rumah Linda. Untung saja mereka belum berangkat, tak di sangka ada tamu yang tak di undang. ya Dia lah Khoir
"Assalamu'alaikum" sapa Khoir
"Wa'alaikumsalam" ucap teman² Linda
"Apakah benar ini rumahnya Linda Amelia?" tanya Khoir
"Ah iya, maaf Anda siapa ya?" tanya salah satu temennya Linda.
Linda pun keluar dari dalam rumahnya untuk menemui teman² nya, tapi ia dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang ia kenali. "Lho mas Khoir, sampai sini tho? sendiri kah?" tanya Linda
"Ah iya dek sendiri, niatnya mau silahturahmi ke sini." jawabnya
"Iya mas, tapi karna ada mas khoir, biar lah aku tidak ikut. Nanti aku menyusul mereka." jawabnya
"Mari masuk mas." sambung nya
"Lin, kita tunggu di sini ya?" tanya salah satu temennya
"Kalian keliling dulu. Nanti kalo sudah selesai, aku menyusul. Nanti kalian kabari ya, di rumahnya siapa." jawab Linda
Teman² Linda pun pergi setelah berdebat dengan Linda, akhirnya mereka mengalah. Dan keluarga Linda pun menghampiri mereka di ruang tamu. Ayah Linda dan Ibu Linda pun berbincang².
__ADS_1
Karena mas khoir dari perjalanan jauh, Maka ayah mengajak nya untuk beristirahat di toko. Agar tidak ada pembicaraan yang tidak². Sore hari Mas khoir pun pamit pulang.
Keluarga Linda pun berencana akan mengajak Linda untuk pulang ke kampung halaman nenek nya, di hari ke 5 lebaran. Tapi saat ini ia nampak tak bahagia, ia cemas, ia seperti menunggu seseorang. Biasanya ia akan selalu bahagia jika akan pergi ke kampung halaman neneknya.
Hari ke 5 lebaran Keluarga besar Linda pun pergi ke kampung halaman Nenek nya. Tapi Linda nampak gelisah, seperti tak ingin pergi meninggalkan rumah hari ini saja.
Disis lain, Ridwan yang berencana akan memberikan kejutan ke Linda. Ia pun tak tau jika Linda pergi ke kampung neneknya. Tak lama perjalanan dari rumah Ridwan yang begitu jauh, ia sudah berada di rumah Linda. Tapi ia melihat keadaan rumah yang sepi. Ia begitu kecewa, niat hati ingin memberikan kejutan, malah ia yang terkejut karena tak ada orang pun. Ia menunggu sampai sore, berharap Linda pun akan pulang. Tapi semua nya tak seperti harapan Ridwan. Alhasil ia pun pergi dari rumah Linda, tanpa memberikan kabar ke Linda. Ia pulang ke pondok perantauannya, untuk beristirahat.
'Mungkin, sekalian saja nanti berbicara kepada Linda di rumahnya sekalian membawa kedua orang tuanya' batin Ridwan.
Tak pernah ada yang tau tentang perasaan Ridwan. Ia begitu tertutup dan susah sekali di tebak. Dan selama ini, ia belajar untuk mengimbangi Kemampuan Linda, walaupun Linda belum sadar akan kemampuannya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
*Jangan lupa Tinggalkan Vote, Like dan Comment ya Guys.. 💞💞💞 Biar tambah semangat nulisnya..
Maaf jika masih ada banyak typo..🙏🙏
HAPPY READING.. 📖
Salam sayang dari Author 💗
Continued..
__ADS_1