
Hai guys..
Assalamualaikum..
ketemu lagi sama author disini..
jangan lupa mampir di short story dan novelku yang lain yaa..
btw. author juga bikin novel (story versi panjang) dan juga bikin short story (story versi pendek) bisa di cek di kronologi..
Fyi. kisah ini adalah kisah nyata, bukan imajinasi dan halusinasi, tapi benar benar terjadi di dunia nyata dan disekitar kehidupan author
Nb. kalau semua nama dalam cerita ini juga author pakai nama asli
jadi ini atas persetujuan dari pihak yang berkaitan story nya author bawain disini
oh iya.. short story terakhir author up kemarin sudah dibaca belum?
baca deh, asik tau!
tentang kisah tkw yang bekerja dinegara orang tapi mendapatkan banyak hal mistis dan membuatnya tidak lagi ingin menjadi tkw selamanya
nah... penasaran kan?
dibaca aja langsung, tersedia dua part
Btw. tadinya story ini author tulis dan up di short story, tapi karna dipikir lagi lebih baik di novel, karna peetimbangan banyak hal
sebelum kita mulai, bagaimana kalau kita kasih 'judul kedua' dulu, soalnya kan dijudul atas author cuma tulis nama peran utama, nah disini author tulis judulnya
judulnya . . .
~Bukan Tentang PROGRES Tapi PROSES~
.
nah.. baru masuk ke cerita..
cekidots..
.
lahir dengan nama Alva Livi Asila..
orang sekitar memanggilnya dengan sebutan Livi..
Livi tinggal dirumah hanya bertiga, yaitu bersama ibu dan adik perempuannya
Livi anak ke tiga dan memiliki dua kakak perempuan yang masing masing sudah menikah
bisa dikatakan kedua kakak Livi sudah bisa hidup mandiri karna mereka sudah memiliki rumah dan kendaraan pribadi masing masing
mini bio LIVI'S Family..
ibu : Lenita Adisyah
dipanggil : Lenita
__ADS_1
usia : 49 tahun
ketika diusia 20 tahun, Lenita melahirkan..
anak pertama : Aqni Syarifa Rasyid
dipanggil : Aksa
panggilan ini diambil dari nama depan dan belakang yang disingkat
usia : 39 tahun
setelah tiga tahun dari kelahiran anak pertama, Lenita melahirkan kembali...
anak kedua : Avni Syafira Rasyid
dipanggil : Avi
panggilan ini berawal dari adik adiknya yang tidak bisa menyebutkan namanya dengan jelas dan terbiasa hingga sekarang
usia : 35 tahun
jadi berbedaan Aqni ke Avni sekitar tiga tahun, dan diusia Avni yang ketiga tahun, Lenita memutuskan bercerai
Lenita menikah lagi setelah dua tahun bercerai, setahun kemudian melahirkan..
anak ketiga : Alva Livi Asila (peran utama)
dipanggil : Livi
panggilannya menggunakan nama tengahnya
ketika Livi berusia tiga tahun, Lenita kembali melahirkan..
anak bungsu : Alvi Adis Silia
dipanggil : Adis
panggilan ini juga menggunakan nama tengahnya
usia : 26 tahun
jadi perbedaan masing masing anak dari anak satu ke satunya kalian hitung sendiri yaa..
author auto mumet hikshiks
nah lanjut ceritanya sebutan nama mereka dengan yaitu Aqni, Avni, Livi dan Adis saja yaa..
untuk ayahnya Aqni dan Avni berbeda dengan ayah Livi dan Adis
meskipun begitu, Lenita sama sama bercerai dengan kedua mantan suaminya yaitu dengan ayah Aqni Avni dan juga dengan ayah Livi dan Adis
btw. mereka berempat tidak kembar yaa..
Aqni dan Avni bukan saudara kembar namun satu ayah dan satu ibu
Livi dan Adis bukan saudara kembar namun satu ayah dan satu ibu
__ADS_1
namun ayah Aqni Avni berbeda dengan ayah Livi Adis
Lenita menikah dua kali, pernikahan pertama nya dengan seorang pria dan memiliki dua anak yaitu Aqni dan Avni
lalu mereka bercerai, dan Lenita kembali menikah dengan pria lain dan memiliki dua anak yaitu Livi dan Adis
nama mereka saja hampir mirip, karna memang Lenita sangat senang memberikan nama anaknya yang tidak jauh jauh berbeda
tapi anak anaknya yang tidak ingin namanya terdengar sama, jadi ambil nama panggilan sendiri biar terdengar berbeda
kembali fokus kepada Livi...
Livi tumbuh menjadi sosok yang selalu pesimis dan merasa dirinya selalu rendah
bagaimana bisa Livi menyatakan dirinya seperti itu? Livi dirumah selalu menjadi gunjingan dan sering dipandang sebelah mata oleh ketiga saudaranya bahkan oleh ibunya sendiri
ibunya sering membeda bedakan anak, ada kalanya Lenita juga hanya akan memarahi Livi ketika berbuat salah
jangankan ketika Livi salah, ketika Livi benar pun ada aja alasan Lenita untuk mengatakan Livi salah
berbeda pada anak lainnya ketika berbuat salah, Lenita hanya akan me-nasehati saja, tapi tidak sama sekali marah, bahkan terkesan tidak menyalahkan
sepanjang hidupnya, Livi banyak di bandingkan oleh orang sekitar dan saudara saudara jauhnya dengan ketiga saudaranya
membandingkan Livi dengan Aqni dan Avni yang sudah mapan dan berumah tangga dengan harmonis dan sangat berkecukupan sementara Livi belum juga menikah padahal saat itu usianya sudah waktunya untuk menikah
bahkan beberapa berpendapat bahwa usia Livi sudah terlambat menikah, padahal usia bukan tolok ukur seseorang harus menikah
belum lagi dibandingkan karna soal membantu keuangan dan per-ekonomi-an Lenita
mengingat Aqni dan Avni sudah berumah tangga, berkecukupan, dan bekerja sementara Livi pengangguran
Ditambah juga Livi dibandingkan dengan adik kandungnya yaitu Adis, karna Adis terbilang sangat laku keras
laku keras dalam arti, banyak sekali lelaki yang mengejar Adis, datang kerumahnya dan memberikan banyak hadiah untuk Adis
bahkan Adis tidak pernah sepi pacar, karna sejak usia Adis 20 tahun, Adis selalu berganti ganti pacar
Adis tidak pernah berlama lama nge-jomblo, karna setiap habis putus dengan pasangannya hanya dalam hitungan beberapa minggu saja Adis sudah menggandeng pacar baru
dibandingkan dengan Livi karna berbanding terbalik, dimana Livi sama sekali tidak pernah pacaran dan dekat lebih dari teman dengan lelaki bahkan hampir seluruh teman Livi adalah perempuan, itupun teman perempuan pun sangat sedikit, bisa dihitung jari.
waktu berjalan..
Livi dengan seribu kesabaran nya terus menerima banyak cibiran yang datang kepadanya
dianggap tidak berguna, tidak bermanfaat dan dipandang sebelah mata, tidak sedikit yang menyepelehkannya dengan sebuah kata "mau jadi apa masa depannya?"
itu karna Livi adalah anak yang delalu bosan dalam pekerjaan dan tidak bisa maksimal mengerjakan pekerjaannya
Aqni menjadi manager utama di perusahaan minyak goreng yang cukup ternama
Avni menjadi staff tetap di pabrik minyak angin tempat nya bekerja
sementara itu Livi, Livi sering berpindah pindah tempat kerja, karna ia sering bosan atau sering tidak bisa memenuhi target dalam pekerjaannya, jadi sering sekali dirumah
maklum, ia kurang ada semangat karna tiang kokoh dalam hidupnya saja juga berusaha menghancurkannya
__ADS_1
Lenita nya saja tidak pernah menghargai, jadi Livi tetap terlihat selalu salah dimatanya hanya karna sering bosan bekerja dan tidak memiliki pekerjaan dan pemasukan keuangan yang tetap, Lenita sedikit kurang bersyukur