
SMA BAKTI BANGSA
"Ta..tungguin gue dong,napa buru buru sih ta?" Rosa mengejar Rita yang setengah berlari keluar kelas dan langsung menuju parkiran. Ada yang harus dia selidiki dan dia penasaran sama sesuatu dan harus dapat jawaban.
"Elu sih jalan lelet kayak siput" ucap Rita kesal
"Ya elu mah setengah lari bawa tas doang dahh bawaan gue banyak ni Nyonyahhh" Rosa pun kesel dititipin buku Akuntansi yang segede pintu plus rantang bekal berdua
"Nyari siapa sih lo?" tanya Rosa
"Manusia Es yang sangat menyebalkan" jawab Rita
"Orangnya suka makan es Ta?. lah tinggal lu beliiin aja Es seember di bude Ira" jawab Rosa
"Ro..sa..o..on..diem" teriak Rita
"Anehhh..kok ada sih manusia Es?. apa jangan jangan Alien?, iiihhhhh.." ucap Rosa
Rosa lari kencang sekencangnya mengejar Rita dan menarik baju Rita
"Ta..jangan jangan dia Alien,serem ihhh..balik yuk ntar Mami Medlyn nungguin lama Ta" jawab Rosa
"Udah deh diem dulu biar aku beresin sesuatu,ok!" jawab Rita
"Lahh trus napa mengendap ngendap gini sih Ta?" tanya Rosa
__ADS_1
"Rosa, bisa diem ga?.gue mau fokus ni" bentak Rita
"Hhhhmmm..Nyonyahh mah bebas" batin Rosa
Mereka mengendap ngendap di pepohonan halaman sekolah layaknya maling
"Hhhhmmmm..dia pakai motor rupanya" ucap Rita dengan smirknya
"Itu kan para cowo cowo yang digilai para wanita disekolah ini Ta" bisik Rosa
"Mana tau gue kan disini gue anak baru" jawab Rita
Ya walaupun Rita anak baru tapi Rita tidak asing di Jakarta karena diapun pernah SD disini walau hanya 3th sedangkan dia dan Rosa yang adalah sepupu jauh dari Mama Medlyn juga sekelas Sebagai anak seorang pejabat pemerintahan Rita mengalami perpindahan sekolah sejak dia kecil jadi bisa dibilang dari bagian Indonesia Barat sampai Indonesia Timur sudah dia pernah jadi tempat tinggal dan sekolahnya sehingga membuat dia menjadi anak yang supel dan lebih berani.
Kali ini penempatan tugas Mama Medlyn di Jakarta untuk sementara waktu dan sekolah ini adalah sekolah Mama Medlyn sewaktu SMA dulu
"Ardi..ikut balik ya" Nadia menghampiri Stanford Ardi dan berharap bisa dianter pulang
"Sori Nad..gue langsung ke kantor bokap" jawab Ardi
"Hhmmm..bentar aja kan rumah gue deket Di" rengek Nadia sambil bergelayut manja
"Ga bisa Nad,gue udah ditunggu bokap dikantor" jawab Ardi
"Di..Tuan Besar menunggu loh" jawab Sebastian
__ADS_1
"Gue cabut dulu guys" pamit Ardi ke semua sahabat sahabatnya
Stanford Ardi dan Sebastian pun berangkat bersama dengan motor gede Ardi ke Max Tower
"Nad..gue anter" ajak Danny Argawijaya
"Ga usah..gue bareng ma Vindy aja,thanks" jawab Nadia kesal sambil berlalu
"Hhhmmm..kasian nasibmu kawan,manusia Es itu emang ga normal kali" batin Rita. Sekarang dia sudah tidak mengendap ngendap lagi. Dia berjalan cuek melewati para gerombolan para cowo mapan yang menjadi rebutan para gadis disekolah ini
"Neng..silahkan" mang Dudu mempersilahkan Rita dan Rosa masuk ke mobil untuk pulang
"hhhmmm..cukup hari ini,berikutnya elu ga akan lepas dari gue Manusia Es" ucap Rita
"Itu anak baru kelas sebelah,cantik kali bah" ucap Poltak
"Cem mana lah aku mau mendekat padanya kudengar dia sangat galak sedangkan si Ardi aja dilawan" lanjut Poltak
"Kau coba dulu kawan,cem mana mau tau berhasil kalau kau tak coba" jawab Abby
"Ga..aku kerumah kau ya Bapak Mamak ku ga ada sampai malam" ucap Poltak
"Ok" jawab Danny sambil matanya tidak lepas dari Rita dengan tersenyum
"Ya udah kita dirumah Arga aja lagian gue mau elu ajarin gue matematika Ga" jawab Abby
__ADS_1
Ketiga sahabat itu berlalu dari parkiran