Antara Cintaku Dan Sahabatku

Antara Cintaku Dan Sahabatku
Part 5


__ADS_3

"Di..papi mau bicara serius" Papi Scott menyela masuk ke ruangan belajar anaknya di Max Tower lantai 20.


Ya sepulang sekolah Ardi wajib datang ke Max Tower untuk belajar bisnis dan manajemen. Papi Scott sudah menyiapkan guru privat khusus agar Stanford Ardi Maxmilian siap menggantinya kelak mewarisi seluruh perusahan dan anak perusahaan Maxmilian Grup. Saat anak SMA lain seusianya masih bermain main dan bersenang senang Stanford Ardi sudah dijejali segala hal tentang bisnis dan harus bisa masuk ke Ivy League yaitu deretan Universitas luar yang bergengsi tinggi


Di Max Tower lantai 20 hanya ada 3 ruangan disini. Ruangan utama milik Papi Scott yang saat ini menjabat CEO lalu kedua ruangan Stanford Ardi Max yang belum ada jabatan apa-apa karena masih proses belajar bisnis dan manajemen untunglah saat ini Ardi sudah berada di kelas 3 yang akan dipersiapkan Papi Scott menggantikan dirinya kelak dan 1 lagi ruangan asisten pribadi mereka berdua yang juga ada 2 orang yaitu Sebastian yang juga sahabat Ardi dan Asisten pribadi Papi Scott sekaligus merangkap Sekretaris yaitu Bima


"Ya Pi" Ardi mendongak ke Papi Scott yang wajahnya sudah nampak serius


"Apakah kamu masih ingat Uncle Bob?. sahabat Papi yang dulu meninggal kecelakaan?" tanya Papi Ardi


"Masih Pi yang punya anak perempuan gendut dan galak tapi suka boneka beruang kan Pi?" jawab Ardi

__ADS_1


"Hhmm.. Papi dan Mami akan menjodohkanmu dengan anaknya Uncle Bob, dia sangat berjasa di masa awal-awal Papi merintis usaha Papi sendiri sebelum mengambil alih Max grup dari Kakekmu, beberapa hari yang lalu Papi dan Mami bertemu dengan istrinya Uncle Bob dan kami membahas hal ini" terang Papi Scott


"Serius Pi,ini Papi suruh Ardi nikah muda ceritanya?" jawab Ardi


"Ya Ardi,Tante Medlyn didiagnosa kanker rahim dan hidupnya mungkin tak lama lagi itu makanya Tante Medlyn meminta bertemu dengan Papi dan Mami. Ternyata Tante memutuskan pindah tugas kembali ke Indonesia untuk akhirnya menetap disini di sisa hidupnya Di" terang Papi


Ardi yang membayangkan gadis gendut kecil dulu yang selalu membawa boneka beruang tetiba bergidik ngeri karena kelakuannya yang barbar dan galak


"Ihhh.." ekspresi Ardi mengingat gadis kecil tersebut


"Papi ga tanya Ardi dulu setuju atau tidak untuk usulan ini,kanapa harus begini sih Pi?" tolak Ardi

__ADS_1


"Tidak ada penolakan Stanford Ardi Max,Papi dan Mami sudah sangat kenal bagaimana Uncle Bob dan Tante Medlyn dan Uncle Bob sudah berpesan kepada Papi untuk menjaga putri satu-satunya. Ini masalah moral Ardi" jawab Papi Scott


"Selesaikan pelajaranmu dan persiapkan dirimu nanti malam Papi ada meeting diluar" jawab Papi Scott


"Selalu begitu otoriter dan tidak pernah bisa dibantah" gumam Ardi


"Tian..lo ke ruangan gue" Ardi menghubungi Tian lewat handphone nya


"Nape bos kusut bet?" tanya Sebastian


"Gue mau dikawin paksa sama anak sahabat Papi" jawab Ardi sambil menggertakan giginya menahan amarah

__ADS_1


"Bete gue cabut Tian,kumpulin anak-anak nongkrong dulu Yan" sahut Ardi berikutnya


"Siap bos,mobil segera dipersiapkan" jawab Tian sambil berlalu bersama Ardi ke lift khusus petinggi Max Tower


__ADS_2