Antara Cintaku Dan Sahabatku

Antara Cintaku Dan Sahabatku
Part 7


__ADS_3

"Satu sekolah Mi" sahut Ardi sambil melirik gadis didepannya yang memanggil dengan KAU ini


"Barbarnya ga berubah juga" batin Ardi


"Jadi udah pada kenal ya" tanya Mama Medlyn


"Wahh..alhamdulilah ya jeng ternyata anak anak kita sudah saling mengenal" sahut Mami Rita


"Ya jeng kebetulan banget ya mereka juga satu sekolah" jawab Medlyn


"Ya akhirnya anak anak kita pun alumni SMA kita juga ya jeng" sahut Mami Rita


Kedua insan yang dibicarakan itu saling membuang muka namun ujung mata Ardi sesekali melirik Rita yang tidak dia sangkal saat ini sangat mempesona ditambah muka masam kecut namun terlihat lucu dimata Ardi. Dari gadis kecil yang gendut namun barbar dulu kini berubah menjadi gadis beranjak dewasa yang cantik dan mempesona


"Apaan sih" batin Ardi membayangkan gadis yang didepannya saat ini yang masih mode tidak enak


Ujung pipi dan bibir Ardi sedikit melengkung melihat ekpresi tidak bersahabat dari Rita


Jika di cerita cerita perjodohan pihak wanitanya pasrah aja dengan kisah pernikahan mereka tapi tidak dengan Rita, dia adalah wanita ambisius yang sudah bermimpi menjadi designer terkenal dan ingin memiliki bisnis sendiri dengan usahanya sendiri bukan karena unsur memiliki suami tajir melintir seperti Stanford Ardi Max


Dijalan menuju ke restoran ini Mama Medlyn tadi menceritakan bagaimana guritanya bisnis Papi Scott dan cukup membuat Rita menelan ludah dalam mengingat dia akan menjadi istri dari salah satu keluarga konglomerat negeri ini. Mama Medlyn menasehati agar putrinya bisa membawa diri dengan baik dan berharap kelak Rita bisa menjadi pendamping yang sepadan dengan Ardi


"Om..Tante.." sahut Rita


"Mami dan Papi ya sayang..manggilnya diganti ya biar sama dengan Ardi" jawab Mami Sophia


"Mmmm..Mami..Papi..Mama..boleh Rita bicara sebentar dengan Ardi


"Abisin dulu makannya sayang,kok dikit sih makannya?. lagi diet nak?" tanya Mami Sophia


"Udah kenyang Mami" jawab Rita


"Di..kok jadi cewek sih yang maju duluan?, sana bawa Rita jalan-jalan dulu. Ada yang Mami mau bicarakan dengan Mama Medlyn juga" jawab Mami

__ADS_1


Papi Scott yang hanya diam saja karena Ardi dan Papi itu setipe yang irit bicara cuma melirik Ardi yang sepertinya ogah ogahan mengikuti acara makan malam ini


"Silahkan Nak,Ardi..pergilah" akhirnya Papi buka suara pertanda Ardi pun harus menuruti gadis yang sudah berdiri didepannya ini. Papi melirik Ardi dan memberi sinyal dengan mata dan kepala mengangkat seperti memberi perintah pada Ardi untuk pergi membawa Rita


"Tan.." baru saja Ardi mau buka suara


"Mama Medlyn sayang" jawab Mami Sophia


"Mmmm..Mama Medlyn,izin saya bawa Rita jalan jalan sebentar nanti Ardi aja yang antar Rita pulang Ma" jawab Ardi sopan


"Mmm..Nak Ardi" Mama Medlyn kini berdiri berhadapan dengan Ardi saat ini memulai bicara dengan Ardi


"Tolong jaga Rita ya Nak Ardi" kata pembuka Mama dengan mata mulai berkaca kaca


"Maaf untuk sikapnya saat ini Mama yakin kamu bisa Mama percaya menitipkan putri Mama satu satunya. Bisakah belajar mencintai Rita Nak?, karena kelak kamu lah satu satunya keluarga yang dimiliki putri Mama" sahut Mama Medlyn sambil menggenggam tangan Ardi kuat dengan airmata yang sudah menetes di pipinya


"Mama..apa-apaan sih kan Rita cuma ngajak ngobrol Ardi Ma" sahut Rita bingung dengan sikap Mama Medlyn


Rita memang tidak tahu menahu tentang penyakit Mama Medlyn jadi walau jadi pejabat negara yang selalu berpindah pindah tempat tugas terutama terakhir ini selalu bolak balik luar negeri ternyata adalah mengobati kanker di rahim Mama Medlyn


"Ya Ma..Ardi akan belajar mencintai Rita dan akan selalu menjaganya dengan sepenuh hati Ardi" jawab Ardi dengan penuh keyakinan. Serasa ada beban berat dipundak Ardi selesai menyahuti Mama Medlyn tadi


"Terimakasih sayang,Mama doakan pernikahan kalian akan bahagia selamanya. Pergilah jalan jalan untuk pendekatan kalian" jawab Mama sambil tersenyum


"Mama..Mami,Papi Rita pamit ya" sahut Rita


Pi,Mi..Mama..Ardi pergi dulu" sahut Ardi kemudian


Mami Sophia yang tadi sempat mengeluarkan airmata mendengar ucapan sahabat lamanya Medlyn hanya mengangguk saja dan Papi juga hanya menganggukan kepala tanda setuju


"Heii..Gadis barbar jalannya yang pelan sedikit" panggil Ardi


"Kenapa?,ga suka?. batalin aja pernikahan ini" bentak Rita sambil berhenti dan menoleh ke belakang

__ADS_1


"Kamu bisa aja menikah sama gadis kalem,lembut,penurut dan bla..bla..bla..bukan sama gadis barbar seperti katamu" lanjutnya sambil mulut dan bibirnya dimain mainkan dan menoleh ke Ardi


Jujur saja Ardi gemas dengan bibir tebal dan pink ini yang selalu aja mengeluarkan kata kata pedas sejak awal mereka bertemu di sekolah


Seorang balita berlarian di sekitar mereka dan tidak melihat jalan sehingga saat akan mengambil bola di sekitar Rita dia hampir menabrak balita tersebut namun karena menghindar badannya oleng untung di belakangnya Ardi sigap menangkap pinggang Rita dan menahannya seperti memeluk dari belakang


Rita menoleh ke belakang dan bertemu mata dengan Ardi dalam jarak sangat dekat bahkan bibir mereka sedikit lagi bertemu,seketika mengunci tatapan mata mereka dan degupan jantung keduanya yang sudah tak terbendung lagi


"Lepasin..jangan ngambil kesempatan ya peluk peluk gue" hardik Rita sambil melepaskan pelukan gak sengaja Ardi


"Yahh..Gusti..kenapa jantung gue?." batin Rita


"Sengaja lu kan?" tanya Rita sambil melotot


"Hhmmm..Serah" jawab Ardi malas namun dia tidak menyangkal sangat menyukai harum tubuh gadis bar bar ini dan rasanya ingin merasai bibir tebal yang menggoda itu


"Hmmm..gimana ini belum apa apa udah ada yang bangun aja dibawah?" batin Ardi


"Awas lu deket deket gue lagi jaga jarak sama gue" jawab Rita didalam mobil Ardi saat ini


"Kita keliling jalan aja ya" tanya Ardi


"Terserah aja lagi males juga kemana mana" jawab Rita


Tian yang tadi menyopiri Ardi sudah dikasih kode buat sama Ardi pulang duluan karena dia mau bawa mobil sendiri pulangnya dan Tian pun sudah diizinkan Papi Scott agar meninggalkan mobil Ardi


"Kenapa sih lo ga nolak aja ide perjodohan kayak gini?,gue kira ini cuma ada di cerita cerita di novel yang lagi heboh hebohnya saat ini ternyata terjadi juga di hidup gue" jawab Rita


"Gue masih ingin kuliah,gue pengen punya karir sendiri walau ga bagus bagus amat tapi hasil usaha kerja keras gue dan gue masih ingin keliling dunia pengen liat dunia yang berbeda dari keseharian gue intinya gue pengen travelling bukan menikah cepet cepet gini" desah Rita tanpa sadar jadi curhat colongan sama Ardi


"Gue tau lu tajir punya kuasa semua bisa lu atur asal dengan uang yang banyak tapi kenapa harus gue?" tanya Rita


"Udah ngomongnya?" tanya Ardi

__ADS_1


"Ya kan elu bisa sambil jawab gue bukan satu arah aja ngomongnya" balas Rita


"Huuuuuu..sabar Di" batin Ardi


__ADS_2