Antara Cintaku Dan Sahabatku

Antara Cintaku Dan Sahabatku
Part 6


__ADS_3

"Nape bos lu Yan?" tanya Danny


"Kau kena apa dijalan Di?" tanya Poltak kemudian


Saat ini ke 5 sahabatan itu sudah berkumpul di lapangan club Fusal milik keluarga Danny Argawijaya


"Hhhhmm.." jawab Tian sambil mengangkat bahu


"Berisik lo semua main lagi yuk" jawab Ardi


Tiba tiba Sebastian menerima telefon dari Papi Scott menanyakan perihal Ardi yang belum juga pulang


"Ya Pi, Ardinya masih main futsal Pi" jawab Tian


"Ya Pi..Siap Pi.." sahut Tian kembali


"Boss..disuruh Papi pulang ke restoran sekarang boss" teriak Tian


"Bentar lagi bilang Yan" jawab Ardi


"Gue masih mau umur panjang bos, perintah Papi ga bisa lewat dari setengah jam lo mesti udah dirumah dan gue diperintah nyeret lo klo masih ga mau" jawab Tian


"Resek lo Yan" ketus Ardi


Dan akhirnya dengan 20 menit mereka telah sampai di Mansion Max, keringat dingin Tian bawa mobil sekencang mungkin agar sampai di Mansion Max kurang dari 30 menit


"Pi..Mi..Ardi mandi dulu" sahut Ardi


Mami Sophia yang melihat keadaan yang tidak baik dari anak sulungnya Ardi ikut naik ke lantai 2


"Di..Mami ambilkan baju ya" Mami membuka obrolan


"Mami setuju dengan perjodohan ini?" tanya Ardi malas


"Mmm..Mami percaya kamu pasti suka nanti" jawab Mami Sophia


"Hhmm..entahlah Mi" jawab Ardi asal


"Mami yakin ga salah milih calon mantu nak,keluarganya baik dan anaknya juga baik" batin Mami Sophia


Mami Sophia memilihkan pakaian yang akan dipakai oleh Ardi untuk acara makan malam perkenalan dengan calon istrinya itu.


Walau berat melepaskan anak sulungnya untuk segera menikah namun ada rasa sedih mengingat sahabat lama nya Medlyn terkena kanker rahim stadium akhir dan anak semata wayangnya akan menjadi yatim piatu setelah kehilangan Bob yang juga meninggal 10 tahun lalu akibat kecelakaan mobil

__ADS_1


Setelah selesai mandi Ardi melihat atributnya sudah lengkap disiapkan Mami Sophia diatas tempat tidur. Tiba-tiba ada rasa kesal tak terhingga di hati Ardi mengapa dia harus menjalankan perjodohan ini sedangkan hatinya sendiri masih terpaut dengan gadis lain yang kini entah dimana rimbanya. Saat SMP dia sempat dekat dengan seorang gadis mungil yang lucu bernama Monica namun saat perpisahan kelas 3 tiba-tiba terdengar kabar Monica dibawa ayah kandungnya ke luar negeri akibat perceraian kedua orangtuanya dan hak asuh Monica jatuh ke ayah bulenya dan mereka kembali ke Australia. Semenjak itu Ardi tidak dapat lagi berkomunikasi lagi dengan Monica dan mereka pun kehilangan kontak tapi entah mengapa Ardi selalu mengingat masa-masa indah bersama Monica kalau kata orang cinta pertama memang sulit dilupakan dan itulah yang terjadi pada Ardi


Ttokk..tokkk bunyi pintu diketuk membuyarkan lamunan Ardi seketika


"Bos..udah ditunggu berangkat sekarang" sahut Tian


"Suruh aja mereka duluan kan ada elu sama gue" jawab Ardi


"Oke bentar gue sampein ke Papi" jawab Tian


Dan tidak lama Ardi pun turun ke bawah menemui Tian yang sudah siap mengantarkan Tuan Mudanya tersebut


"Wajah Papi kesel banget tadi bos" sahut Tian


"Hhmm..biarin aja ga ada angin ga ada hujan main paksa anaknya nikah sama orang yang ga dikenal" balas Ardi


Mereka pun sudah didalam mobil dengan Tian sebagai sopir pribadi. Papi Scott berharap asisten pribadi Ardi yang lebih tua dan mumpuni namun Ardi sendiri yang memang memilih asisten plus sopir pribadinya dari sahabatnya sendiri agar lebih nyaman karena dirinya yang pendiam ini tidak mudah dekat dengan orang lain


"Udah bos rileks aja mana tau orangnya cantik dan menarik" jawab Tian


DIRUMAH MEDLYN HADININGRAT


"Ta..lama banget sih nak dandannya" panggil Medlyn ke putri semata wayangnya


"Iya ma..sabar bentar lagi" jawab Rita


"Udah atuh Nyonya terima aja perjodohan ini mana tau ganteng,kaya,baek ati,tidak sombong trus..." sahut Rosa


"Trus gue ga suka Rosaaa..gue mau punya karir dulu mau bersenang senang dulu dan gue ga mau pisah dari nyokap gue..hhikksshikkkss.." jawab Rita


"Isshh..iisshhh...makeup nya nanti luntur Nyonyahhhhh,plis deh gue pegel ni dari tadi touch up mulu" jawab Rosa sambil manjangin bibir kesel


"Temui aja dulu trus sampein ke orangnya langsung mana tau masih bisa dinegosiasi kan?" jawab Rosa


"Hhhuuuu..Nyokap bilang ga ada kata mundur pernikahan kami tetap akan dijalankan" tangis Rita membahana di kamar


"Positif thinking dulu Nyonyah Tuan Putri Hadiningrat, mungkin ga seburuk pikiran elu soal pernikahan ini semua bisa dibicarakan baik-baik" sanggah Rosa


"Tumben lu pinter Oneng?" tanya Rita


"Hhhhmmm..udah..udah..hayu turun nanti Paduka Ratu naik loh" jawab Rosa fengan mata melotot


Dengan Dress warna peach selutut model sabrina yang memamerkan pundak putih mulusnya serta model mengembang di bawah menambah kadar kecantikan Rita Merilyn Hadiningrat saat ini ditambah sanggul kecil namun masih menyisakan sedikit rambut di tepian telinga menambah kesan anggun dan mempesona

__ADS_1


" Wahhh..cantik sekali Tuan Putri mama ini,makasih ya Rosa udah dandanin Rita secantik ini" sahut Medlyn terpana melihat penampilan Rita


"Iya kah tante?,makasih ya tante jadi malu" jawab Rosa


"Kamu memang berbakat jadi MUA" jawab Medlyn


"MUA tante?.istilah apa itu tante?" tanya Rosa


"Onengnya kambuh" jawab Rita malas


Padahal selama ini Rosa memang belajar untuk menjadi MUA dari seorang MUA terkenal yang biayanya semua dari Medlyn mengingat Rosa adalah anak yatim piatu yang dikenal Medlyn saat tugas di Bandung dan akhirnya mengangkat Rosa menjadi anak angkatnya mengingat dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi dan selalu ikut kemana saja Medlyn berpindah tugas


"Makeup artis Rosa disingkat MUA" jawab Medlyn


"Ooooo..heehee.." sahut Rosa


"Rita..mama yakin anak Om Scott itu baik..maaf mama baru ngasih tau sore tadi karena emang mendadak Om Scott ajak ketemuan karena dia akan ada kerjaan bisnis minggu depan dan ga bisa diganggu lagi nak" terang Medlyn


"Mama juga ga nyangka ketemu di tempat temen Mama pagi tadi sekian lama ga bertemu malah mereka masih ingat kita dulu Ta" jawab Medyn


"Ya tapi Rita ga suka sama anak laki-laki itu kasar sama perempuan Ma" jawab Rita


Mereka dulu sering bertamu di rumah Ardi semasa Bob masih hidup karena orang tua mereka sahabatan dan Mami Sophia senang dengan anak perempuan jadi Rita selalu disayang Mami Rita dan kalau Rita ingat anak laki-laki kasar yang selalu mengambil bonekanya dan selalu memarahinya Rita tiba-tiba kesal


Sampailah kini mereka


"Selamat malam jeng,met malam mas Scott ..maaf kami agak lama" sapa Medlyn


"Met malem jeung..ga apa-apa kok" jawab Mami Sophia


"duhhh mantu Mami cantik sekali,ini Rita kan?" sahut Mami Sophia meneluk Rita dengan hangat


"Halo Tante..Selamat Malam Om..Tante" jawab Rita


"Dimana anak lelaki itu?" batin Rita sambil celingak celinguk mencari


"Ini Ardi kemana lagi belum sampai juga..Pi coba hubungi Sebastian Pi " tanya Mami


Ga lama nampaklah seorang pria jangkung dengan stelan rapi tapi santai itu kearah mereka


Di..kesini nak" panggil Mami Sophia


Sesampainya di depan meja tersebut Mami Rita berniat langsung mengenalkan Ardi ke Medlyn dan Rita, tetapi

__ADS_1


"Kauuu.."


"Kamu..


__ADS_2