
Di dalam ruangan itu tampak seorang pria yang tengah gelisah, sudah sedari tadi dia mondar-mandir tapi hal yang di tunggu-tunggu nya belum juga tiba.
Dia adalah Edward Xavero Alexis, CEO perusahaan ternama di kota A. dia tengah menunggu telepon dari orang suruhannya. Seharusnya hari kemarin orang suruhannya mengabari lebih lanjut terkait kasus yang sedang di selidiki. tapi sampai detik ini belum ada konfirmasi lagi terkait kasus itu.
Dia bahkan sempat berfikir jangan-jangan dia di tipu oleh orang-orang itu. Sampai ketika hal yang di tunggu-tunggu tiba, orang itu menelpon dirinya.
" Segeralah bicara sebelum saya memecat kamu!" ucap Edward tegas.
"begini tuan, kami sudah berhasil menyelidiki rumah sakit itu, tapi sayang semua data mengenai perempuan itu tidak dapat kami temukan. data itu sepertinya di manipulasi, karena perempuan itu di nyatakan meninggal dunia setelah operasi. tapi anehnya tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai hal ini tuan"
"cari lagi, saya tidak mau tahu, saya ingin informasi yang benar-benar valid bukan hoax atau apalah itu, mengerti!!!"
"baik tuan"
Tut.....Tut....
brakkkkk.......
"br*ngs*k!!! aggggrrrrhhhh"
"pranggg......"Edward membanting hpnya. dia sungguh sangat kesal sekali. bagaimana tidak, sudah lebih dari 5 tahun dia mencari perempuan itu tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan nya. Selalu saja seperti ini, kenapa sangat sulit sekali menemukan kebenarannya , seperti ada yang dengan sengaja menutupi lubang yang di gali edward, Kalau saja dia tidak kecelakaan dan lupa sosok perempuan itu pasti hal ini menjadi lebih mudah.
cklek....
tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan seseorang dengan tampang cengo nya menatap seluruh ruangan yang.....errr....kebalikan dari rapi mungkin?
"so.....kenapa nih, kayaknya gua ketinggalan berita nih" kekehnya
"kalo Lo mau ketawa silahkan" balas Edward cuek.
"idih...siapa juga yang Meu ngetawain elo, gue kesini tu mau jemput elo buat rapat dan Lo kenapa masang wajah patah hati gitu?" gelak vino.
"bac*t deh mending Lo keluar" kesal Edward akhirnya.
"Weh...santai donk bro, marah-marah Mulu, pms Lo?"
"Lo berisik deh Vin"
"oyyyy....ya elah tensian amat ni bocah, santuy bang"
"kalo Lo mau bahas kerjaan mending Lo pulang aja, gue udah minta sekretaris gue gantiin rapat dan gue lagi gak mood buat kerja"
__ADS_1
"wahh...kebetulan nih, sebenernya gue juga males bahas kerjaan mending Lo ikut gue ke suatu tempat gue jamin mood Lo langsung bagus"
"Halah bac*t, paling Lo ngajak gue ke club lagi"
"eh kok Lo tau sih Ed"
"apasih yang gue tau tentang elo, lagi pula udah ketebak kali dari tampang Lo"
"hehehe....tapi gue gak mau ngajak ke tempat itu saat ini Ed, ada tempat yang lebih seru lagi dan gue yakin Lo bakal betah"
"seru di elo gak di gue"
"ih ini beneran Ed. gue mau ngajak elo ke trek balapan gue yang baru"
"ngapain gue ke sana?"
"malam ini lagi ada yang special Ed, queen flash bakal Dateng tempat gue itu, akhirnya setelah sekian purnama gue ngundang queen flash yang selalu sibuk dia akhirnya mau Dateng ketempat gue ed" papar vino
"queen flash? siapa?" dahi Edward berkerut.
"heh....masak Lo gak tau Ed, dia yang dulu pernah ngalahin elo pas jaman-jaman kuliah"
"........."Edward tampak berfikir. sepertinya dia tahu siapa yang di maksud vino.
"gue inget kok"
"Halah masa?" serangai vino meremehkan.
"iya gue inget" ucap Edward yakin.
"sumpah Ed Lo masih inget? gimana bisa? bukannya Lo amnesia ya?"
"cuma amnesia jangka pendek, ingatan selama setahun setelah gue kecelakaan doank yang ilang, selebihnya enggak" jelas Edward.
"tapi pas Tante yoland nanyain Lo, Lo bilang gak kenal Tante yoland Ed?"
"gue emang sengaja soalnya gue gak mau ribet dan masih ada yang perlu gue urus termasuk penggelapan dana perusahaan dan lain-lain"
"wah....wah....parah ni anak, Lo bohongi Tante yoland dan om Arthur Ed?" tanya vino heboh.
"awalnya sih iya, tapi mereka udah tau tentang rencana gue dan mereka mendukung itu"
__ADS_1
"emang rencana elo tu apaan sih Ed? gue gak paham deh"
"intinya gue mau nyari perempuan di 5 tahun lalu dengan aman tanpa pengawasan. udah itu doank"
"emang belum ketemu Ed?"
"kalo udah ketemu ngapain juga gue uring-uringan kayak gini Vin?"
"jadi Lo buat ruangan aestetik ini jadi kayak kapal pecah gara-gara cewek itu?"
"hmmm"
" ya udah deh, gini aja gue bantuin nyari tapi gue gak jamin ketemu soalnya Lo aja yang nyari 5tahun belum ketemu apalagi gue kan?"
"serius Lo mau bantuin gue nyari? biasanya Lo jual mahal"
"bukan gitu juga Ed, masalahnya gue kan sibuk"
"sibuk apaan?"
"hehehe...kayak Lo gak tau aja Ed"
vino pun hanya meringis dan Edward tahu itu. ya seorang vino memang sibuk tapi kesibukan dia hanya sibuk berfoya-foya dan berkencan dangan banyak gadis.
"gimana sama penawaran gue yang tadi?"
"penawaran apa? Lo aja belum bilang"
"oh gue belum bilang ya, gue mau nawarin elo buat jadi lawan mainnya si queen flash lagi ntar malem. gimana?"
"emang kalo gue mau Lo mau ngasih apa?"
"ya gak ngasih apa-apa lah, kan tadi gue udah janjian bantuin ngari cewek elo"
"bukan cewek gue!"
"iya-iya bukan. eh....tapi emang elo gak penasaran gitu sama queen flash ini Ed? ya secara kan dia selalu pake helm tiap lomba dan selalu pake topeng tiap ketemuan transaksi, elo gak mau gitu tau gimana dan siapa orang yang udah ngalahin elo dan ngebuat elo ngejual mobil kesayangan elo itu?" pancing vino mulai memanas-manasi Edward karena vino tahu tentang kekalahan Edward yang sungguh fenomenal itu.
Bagaimana tidak Edward yang selalu ikut balapan sejak SMP yang tak pernah ada kata kalah di dalam hidupnya untuk pertama kalinya dia kalah dan lebih mirisnya lagi, dia di kalahkan oleh seorang cewek tanpa identitas yang jelas. Dan semenjak saat itu perempuan itu di juluki queen flash sang penakluk singa jalanan (Edward).
" ok! tapi untuk kali ini aja" jawab Edward malas
__ADS_1
"yes!!! ok gue akan menyiapkan tunggangan elo dengan baik, gue cabut dulu, nanti gue jemput Lo"
vino pun berlalu pergi meninggalkan Edward seorang diri. mungkin tidak ada salahnya ikut balapan lagi, setidaknya dia bisa melupakan perempuan itu untuk sementara waktu. lagi pula benar yang di katakan vino, Edward memang masih penasaran dengan sosok queen flash ini. semoga kali ini hasilnya berbada dari tahun-tahun kakalahannya dulu.