Asmara : Kisah Cinta Beda Kasta

Asmara : Kisah Cinta Beda Kasta
Teman yang menyebalkan


__ADS_3

Salah satu murid bertanya kenapa harus pergi ke Shima island dan guru menjawab bahwa Shima Island pimpinan sekolah telah melakukan kontrak dengan pemimpin kuil yang sekaligus menjadi pemimpin Shima Island


"Apakah kau takut." Yuuji mengejek murid yang bertanya


"Diamlah."


Ini disebabkan Shima Island memiliki rumor tentang Witch Of Nigthmare, tapi menurutku itu hanyalah rumor yang tidak terbukti kebenaran nya


"Mungkin saja itu merupakan cara untuk menarik wisatawan." Ujar ku


"Masih banyak hal yang bagus untuk menarik wisatawan, bukan dengan hal yang menyebabkan wisatawan takut."


Karena tidak ada yang mau aku lalu mengangkat tangan dan guru mulai mencatat nama ku, Yuuji yang melihat ku mengangkat tangan langsung juga mengangkat tangan


"Aku juga ikut, akan kubuktikan bahwa itu semua hanyalah mitos." Yuuji mengatakan nya dengan percaya diri


"Dia ini kenapa selalu mengikuti ku." Dalam hati aku berkata dengan kesal


Setelah mencatat nama ku dan Yuuji guru yang bernama Soun langsung menjelaskan pelajaran. Waktu pun berlalu dan pelajaran selesai, aku lalu pergi meninggalkan kelas dan berharap Yuuji tidak mengikuti


"Arkana, kau mau kemana."


"Sial, anak ini."


Rencana ku yang ingin pergi menghindari Yuuji pun gagal, aku lalu menjawab dengan kesal bahwa diriku ingin pulang namun Yuuji malah membalas


"Ingin pulang atau ingin bertemu dengan Eca ?."


"Bisakah kau tidak membahas itu."


"Baik baik, jika itu mau mu."


Yuuji lalu melambaikan tangan nya dan mengatakan sampai jumpa saat di Shima Island, aku lalu pergi meninggalkan Yuuji dan tanpa sengaja bertemu dengan Eca

__ADS_1


"Apakah kau ingin pulang bersama." Tanya Eca


"Hari ini tidak dulu, aku ingin pulang sendiri."


"Ohhh baiklah, jangan lupakan besok ya."


"Aku tidak akan lupa janji kita berdua." Aku menjawab nya sambil tersenyum


"Kau tidak perlu tersenyum manis kepada ku." Eca yang malu lalu memalingkan wajah nya


"Kenapa kau memalingkan wajah ? Apakah kau marah kepada ku." Tanya ku


"Tidak, aku baik baik saja."


Eca lalu pergi meninggalkan ku, saat aku ingin mengejar nya diriku malah dihentikan oleh Yuuji. Dan lagi lagi Yuujj melihat ku


"Arkana, tenang lah itu hanya reaksi biasa perempuan."


Aku tidak memperdulikan kata kata Yuuji dan tetap mengejar Eca, aku lalu bertanya hal apa yang dapat membuat Eca kembali tersenyum dan Eca menjawab bahwa ia sama sekali tidak marah dengan diriku


"Baiklah, tapi aku mohon kau jangan marah kepada ku."


"Aku tidak akan marah kepada mu Arkana."


Seorang wanita lalu menghampiri Eca dan ia adalah Myu, Eca bertanya kepada Myu kenapa dia ada disini dan Myu menjawab bahwa Nona Viola menyuruh nya agar menjemput Eca


"Siapa laki laki di dekat anda Nona." Tanya Myu dengan sopan


"Ohh, perkenalkan ia Arkana dan ia merupakan teman ku."


"Salam kenal Arkana, aku Myu."


"Salam kenal." Kami berdua berjabat tangan

__ADS_1


Eca lalu berkata bahwa dirinya tidak bisa berlama lama, aku juga berkata bahwa akan ada masalah jika tidak pulang sekarang dan Eca bertanya masalah apa yang akan aku alami


"Kakak ku mungkin akan memarahi diruku jika pulang terlalu lama."


"Kalau seperti itu kita sama, adik ku juga mungkin akan marah apalagi jika dia mengetahui aku bersama laki laki."


"Jika seperti itu apakah tidak apa apa jika adik mu tau kita kebioskop." Aku mengkhawatirkan Eca


"Tidak apa apa, dia bukan masalah besar bagiku."


"Baguslah, aku tidak ingin kau terkena masalah."


Myu lalu bertanya apakah aku adalah pacar dari Eca dan aku menjawab bahwa kami berdua hanyalah teman. Eca mengiyakan nya walau sedikit kesal dengan sifat Arkana yang hanya menganggap nya sebagai teman


"Aku pulang dulu, jangan lupa janji kita besok."


"Kau ini benar benar khawatir ya."


Kami berdua lalu berpisah, di dalam mobil Myu bertanya kepada Eca apakah ayah nya telah mengetahui hubungan mereka dan Eca mengatakan bahwa dirinya dan Arkana sama sekali tidak memiliki hubungan


"Akan tetapi kalian benar benar terlihat sebagai pasangan."


"Tapi dirinya tidak menganggap ku sebagai pasangan." Kata Eca sambil melihat ke arah jendela mobil


"Saya tau perasaan Nona."


Waktu berlalu dan aku pun sampai di rumah dan membuka pintu namun rumah terlihat sepi bahkan aku telah memanggil kak Mei. Aku lalu pergi ke dapur dan melihat sepucuk surat


"Surat apa ini." Tanya ku di dalam hati


Aku lalu membuka surat itu dan ternyata surat ini berasal dari Kak Mei, ternyata alasan rumah sepi disebabkan kak Mei diajak oleh teman nya untuk pergi berjalan jalan


"Jarang jarang dia pergi berjalan jalan."

__ADS_1


Aku lalu pergi ke kamar untuk tidur, biasanya Mei akan memarahi diriku jika setelah pulang sekolah langsung tidur akan tetapi karena hari ini Mei sedang berpergian aku bisa bebas melakukan hal yang aku mau


"Aku tidak bisa membayangkan jika kakak melihat diriku seperti ini." Kata ku sambil berbaring terlentang di kasur


__ADS_2