
Saat sampai ke rumah, Agares pun datang menghampiri Myu dan berkata bahwa Nona Viola memanggil nya. Myu pun meminta izin kepada Eca
"Kalau seperti itu, aku juga mau ikut."
Agares lalu meminta Eca agar segera mandi dan makan malam, ini membuat Eca bertanya kenapa dirinya harus mandi padahal waktu makan malam masih lama
"Nona Viola dan Tuan Arana menyiapkan hadiah khusus di kamar mandi anda Nona."
"Tidak biasanya mereka berdua menyiapkan ku hadiah." Eca memandang curiga ke Agares
"Saya mendapatkan pesan dari mereka berdua bahwa mereka ingin meminta maaf atas kejadian tadi pagi."
"Kalau seperti itu baiklah, aku akan pergi bergegas mandi."
Eca pun masuk ke dalam rumah tanpa ada kecurigaan sambil ditemani oleh Agares dan mereka langsung menuju ke kamar. Disisi lain Myu sedang menuju di taman dalam ruangan
"Permisi."
Seseorang lalu membuka pintu dan disana sudah ada Viola serta Arana yang sedang memegang secangkir teh hitam, ruangan itu dipenuhi oleh bunga mawar mahal yang di impor melalui kerajaan Roze
"Viola, apakah kau yang memesan bunga sebanyak ini." Tanya Arana yang bingung
"Bukan aku, aku tidak akan membuang buang duit hanya untuk ini." Kata Viola sambil melihat kupu kupu yang hinggap di jari telunjuk nya
"Kupu kupu itu terlihat cantik, apa namanya." Tanya Arana yang terpesona melihat kupu kupu yang hinggap di jari Viola
"Itu kupu kupu jenis Palos Verdes Blue Nona." Ujar Myu
"Akhirnya kau datang juga Myu, ngomong ngomong kenapa ruangan ini dipenuhi bunga mawar ?." Tanya Viola
"Ini merupakan pemberian dari ayah kalian, tuan Herald."
__ADS_1
"Lagi lagi ayah."
"Sebelum itu, apakah aku telag melakukan kesalahan." Myu bertanya alasan dirinya dipanggil
"Tidak, ngomong ngomong apakah Kak Eca telah datang."
"Sudah." Jawab Myu
Viola lalu bertanya kepada Myu tentang pasangan dari Viola yakni Arkana dan Myu menjawab bahwa Arkana menurutnya merupakan laki laki yang lumayan baik
"Aku jadi ingin bertemu dengan nya." Kata Viola sambil meminum teh hitam
"Kalau seperti itu kenapa Nona tidak menemui nya saja."
Myu menjelaskan bahwa besok Eca dan Arkana akan pergi ke bioskop, Viola lalu terkejut sampai menumpahkan teh hitam yang ia pegang, Arana lalu menegur nya
"Viola, kenapa kau sangat terkejut."
Myu lalu bergegas membersihkan nya tapi Arana mengatakan bahwa Viola sendiri yang harus bertanggung jawab, Viola lalu berkata bahwa ia akan bertanggung jawab
"Baik baik."
Arana lalu menyuruh Myu agar kembali ke kamar untuk beristirahat dan berterima kasih karena telah menjemput adik nya, Myu menuruti perkataan Arana dan pergi
"Arana, kau kenapa menyuruh Myu pergi." Tanya Viola yang baru kembali
"Tidak ada dan kenapa kau sangat ingin kengetahui hubungan mereka berdua." Tanya Arana
"Apakah kau tidak khawatir dengan keadaan adik mu."
"Tidak, Eca sudah dewasa dan dia harus menemukan kebahagiaan nya sendiri."
__ADS_1
"Inilah sebab nya aku benci pada mu."
Setelah mengatakan hal itu, Viola langsung keluar. Arana tidak bisa berbuat apa apa dan hanya menghela nafas melihat perbuatan adik nya
"Aku harap ibu datang kesini dan menasehati Viola." Arana hanya bisa berharap ibu nya ada disini
Viola yang ada di luar langsung meratapi perbuatan nya yang sepertinya sudah kelewatan namun menurut Viola apa yang ia lakukan adalah hal yang terbaik untuk keluarga nya
"Nona Viola, anda kenapa berada disini." Amerla datang menghampiri Viola
"Tidak apa apa, aku hanya butuh istirahat."
Viola lalu pergi meninggalkan Amerla, melihat wajah Viola yang seperti mau menangis membuat Amerla mengikuti nya dan menanyakan apa yang dapat ia bantu
"Tidak ada, aku hanya ingin menyendiri di kamar."
"Tapi Nona." Amerla benar benar khawatir dengan keadaan Viola
"Sudah ku katakan, aku hanya ingin sendiri." Viola membentak Amerla
"Baiklah, aku pergi dulu." Amerla dengan perasaan sedih meninggalkan Viola
Viola dengan rasa bersalah menuju ke kamar dan menutup pintu selain itu ia menangis di dalam kamar, ia benar benar berpikir apakah dirinya egois namun ada suara yang sangat lembut mengatakan bahwa Viola tidak lah egois
"Kau tidak egois Viola, sifat mu merupakan bagian dari kasih sayang."
Lingkaran heksagram bewarna ungu muncul di kamar Viola, Viola awal nya ingin melarikan diri namun terdapat suara yang melarang nya
"Aku tidak akan menyakiti mu, kita akan berteman."
"Siapa kau, sungguh tidak sopan memasuki kamar milik orang lain tanpa izin."
__ADS_1
Suara lyra terdengar di seluruh kamar dan ini membuat suasana hati menjadi tenang, perempuan cantik muncul dihadapan Viola. Perempuan itu langsung berkata bahwa dirinya di utus untuk melayani Viola
"Perkenalkan, aku adalah Francesca Caccini. Aku akan bermain Lyra untuk mu."