
Disisi lain saat Eca sudah sampai di kamar mandi. Ia begitu terkejut karena melihat tempat berendam nya sudah dipenuhi oleh kelopak mawar yang begitu harum
"Agares, siapa yang telah membuat kamar mandi ku seperti ini." Tanya Eca
"Sudah saya bilang bahwa ini adalah hadiah untuk anda Nona."
Eca lalu memerintahkan Agares untuk segera pergi karena ia ingin segera berendam di air yang dipenuhi kelopak mawar. Agares menuruti perintah Eca dan pergi
Eca lalu melepaskan satu persatu pakaian nya dan secara perlahan memasuki air, ia merasakan apa yang tidak pernah ia rasakan
"Semua ini terlihat seperti mimpi."
Eca sama sekali tidak pernah melakukan hal seperti ini karena menurut nya hal ini hanya menghabiskan uang dengan sia dia
"Berada disini sambil memikirkan hari besok sangat menyenangkan." Eca tersenyum saat berendam
Eca lalu mengambil setangkai bunga mawar yang masih sempurna dan menghirup nya, aroma yang harum seakan telah membawanya ke sebuah taman bunga
"Aku sangat berterima kasih kepada Viola dan Arana."
Saat Eca sedang menikmati keindahan mawar yang ada di sekitar nya, ada seseorang mengetuk pintu kamar mandi Eca dan Eca menanyakan siapa dia
"Aku Amerla." Jawab nya
"Ohhh, apakah kau mau berendam disini bersama ku."
"Tidak perlu Nona, jika kau ingin sesuatu silahkan panggil diriku."
"Baiklah."
Kembali ke Viola yang dimana ia sangat terkejut melihat kejadian yang baru saja menimpanya, Viola lalu menanyakan lagi bagaimana ia bisa menciptakan lingkaran hexagram
"Aku adalah Spirit yang muncul untuk melayani anda."
__ADS_1
"Apa itu." Tanya Viola kebingungan
Francesca lalu menjelaskan bahwa kotak pandora telah muncul setelah puluhan tahun, Viola menanyakan apa yang dimaksud kotak pandora dan Francesca menjelaskan bahwa kotak pandora merupakan sebuah kotak yang menyimpan kekuatan untuk mengabulkan segala harapan dan keinginan
"Lalu tujuan mu selanjutnya apa ?." Tanya Viola
"Mencari kotak pandora."
"Ini semua pasti mustahil bukan, kotak pandora, roh, sihir. Itu semua hanya khayalan manusia." Viola benar benar tidak menerima hal yang dilihat nya
"Ini sudah takdir mu."
Francesca lalu memainkan sebuah melodi menggunakan lyra nya, suara permainan nya begitu indah bahkan sampai membuat Viola ingin menari
"Akan ku perkenalkan, ini adalah melodi yang selalu aku mainkan yakni Romanesca."
Francesca lalu menghentikan permainan lyra nya dan bertanya apakah sekarang ia dapat menjadi pelayan Viola
"Tidak karena yang akan mengambil nya adalah aku."
"Lalu kenapa kau meminta ku untuk menjadi tuan mu." Viola benar benar bingung
"Kami para Spirit tidak memiliki kehendak bebas karena kami hanyalah makhluk yang dibangkitkan jadi kami terpaksa melakukan kontrak dengan manusia."
Francesca menjelaskan bahwa di dunia ini terdapat beberapa Spirit yang dapat merasuki tubuh dari manusia, mau itu hidup ataupun mati
"Aku akan menerima mu tapi dengan 1 syarat, ceritakan semua yang kau tau tentang kotak pandora."
"Dengan senang hati."
Francesca lalu memulai ceritanya, cerita bermulai dari konflik antara para Dewa dan Manusia yang disebabkan Api Suci milik para Dewa telah dicuri
"Pada akhirnya sang pemimpin para Dewa murka dan meminta salah satu pengrajin terhebat menciptakan sebuah kotak yang nantinya akan ia isi segala kekacauan dan penderitaan."
__ADS_1
"Lalu kenapa kotak pandora menjadi kotak yang sangat kalian incar."
Francesca melanjutkan cerita nya, ia mengatakan bahwa terdapat beberapa dewa yang masih memiliki kasih sayang terhadap manusia. Para dewa yang masih memiliki kasih sayang lalu pergi ke dunia yang telah kacau akibat terbuka nya kotak pandora
"Walau mereka tidak dapat menghilangkan kekuatan kotak Pandora namun mereka dapat mengurangi dampak nya."
Para dewa yang dipimpin oleh Thoth lalu datang menghadap pemimpin para dewa yakni Jupiter untuk bernegoisasi agar manusia bisa tetap hidup tentram namun Jupiter menolak permintaan Thoth mentah mentah
"Sepertinya aku pernah mendengar cerita ini tapi bukankah mereka Dewa di negara berbeda, kenapa Thoth malah meminta ke Jupiter."
Francesca menjelaskan bahwa para dewa memiliki sistem yakni mencari seseorang yang pantas menjadi pemimpin mereka semua, semua dewa dari berbagai penjuru dunia memilih Jupiter karena menurut mereka memimpin bukanlah perkara muda
"Tapi dari semua dewa kenapa mereka memilih Jupiter."
"Aku kan sudah menjelaskan alasan nya." Francesca mengeluarkan wajah yang sedikit kesal
"Apakah kau ada alasan lain."
"Jika diukur dari kebijaksanaan ada Odin namun dia menolak nya karena ia harus mencari kebijaksanaan baru."
"Nona, makan malam akan dimulai. Bisakah kau pergi ke ruang makan."
Belum Francesca menyelesaikan kisah nya, Myu mengetuk pintu disebabkan makan malam akan dimulai. Viola panik karena takut Francesca ketahuan
"Tenang saja, kau bisa memanggil ku kapan saja karena kita telah melakukan kontrak."
"Maksud mu."
"Coba kau lihat tangan mu."
Viola lalu melihat tangan nya yang ternyata sudah terdapat sebuah lambang, Viola menanyakan tentang lambang apa ini namun Francesca sudah pergi
"Kejadian hari ini benar benar membuat ku pusing."
__ADS_1