Awal, Dimulai Dari Menikahi Presiden Wanita Gunung Es

Awal, Dimulai Dari Menikahi Presiden Wanita Gunung Es
Bab 33 Liburan Keluarga di Bali


__ADS_3

Setelah menyelesaikan perjalanan bisnis dan bulan madu yang penuh kesan, Sahrul dan Ega akhirnya kembali ke rumah dengan hati yang penuh sukacita. Mereka merasa bahagia bisa bersama-sama lagi dengan Haidir dan bergabung dengan keluarga lainnya. Namun, mereka merasa bahwa momen-momen penuh kebahagiaan belum berakhir.


Zahra dan Fadhil juga merasa senang dengan kembalinya Sahrul dan Ega. Mereka menyambut kedatangan kembali kedua pasangan tersebut dengan tawa dan pelukan hangat. Semua berkumpul bersama di ruang keluarga, berbagi cerita tentang perjalanan mereka masing-masing, dan tertawa bersama atas kenangan-kenangan indah yang telah mereka ciptakan.


Wulan dan Haidir juga merasa antusias karena bisa berkumpul dengan teman-teman mereka lagi. Mereka sudah tak sabar untuk bermain bersama dan mengeksplorasi petualangan baru bersama di Bali.


"Bagaimana kalau kita semua pergi berlibur ke Bali?" usul Zahra dengan ceria.


Semua anggota keluarga langsung bersemangat dengan ide tersebut. Mereka setuju untuk merencanakan liburan keluarga yang seru dan penuh kenangan di pulau Dewata tersebut.


Beberapa hari kemudian, keluarga kecil ini bersiap-siap untuk berangkat ke Bali. Mereka mengepak barang-barang dan semangat untuk petualangan baru yang menunggu di pulau yang indah tersebut.


Setibanya di Bali, mereka menginap di sebuah vila yang indah dengan pemandangan pantai yang menakjubkan. Hari-harinya diisi dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Mereka bermain di pantai, berenang di kolam renang vila, menjelajahi tempat-tempat wisata terkenal di Bali, dan menikmati makanan khas Bali yang lezat.

__ADS_1


Haidir, Wulan, dan Valerine bersenang-senang bersama, menjadi sahabat cepat dan menikmati momen bermain bersama. Mereka tertawa riang, berlari di pasir pantai, dan mengeksplorasi keindahan alam Bali yang eksotis.


Sahrul dan Ega merasa bahagia melihat anak-anak mereka begitu ceria dan dekat. Mereka menyadari betapa berartinya momen-momen seperti ini, di mana keluarga bisa berkumpul bersama dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.


Di malam hari, mereka semua berkumpul untuk makan malam bersama di vila, membagikan cerita-cerita tentang petualangan mereka sepanjang hari. Mereka merasa bersyukur atas kesempatan ini untuk merayakan kebersamaan dan cinta di antara mereka.


Selama liburan di Bali, keluarga kecil ini menikmati berbagai kegiatan yang mengasyikkan dan mendalamkan ikatan mereka satu sama lain. Setiap hari dipenuhi dengan petualangan dan kenangan yang tak terlupakan.


Di hari berikutnya, keluarga ini memutuskan untuk menjelajahi alam pegunungan Bali. Mereka pergi ke Taman Nasional Bali Barat dan menikmati keindahan hutan tropis serta panorama yang menakjubkan. Mereka juga menjelajahi aliran sungai, berenang di air terjun, dan menikmati piknik bersama di alam bebas. Anak-anak terpesona dengan keindahan alam Bali dan tak henti bertanya tentang flora dan fauna yang mereka lihat.


Tidak ketinggalan, mereka juga menyempatkan untuk mengunjungi beberapa pura dan tempat bersejarah di Bali. Sahrul dan Ega memberikan pengenalan tentang budaya dan tradisi Bali kepada Haidir dan Wulan. Anak-anak dengan antusias mengikuti kegiatan upacara kecil di pura dan menyaksikan tari-tarian tradisional yang indah.


Puncak kebahagiaan terjadi ketika mereka menyaksikan matahari terbenam di Tanah Lot, salah satu ikon wisata Bali yang terkenal. Saat matahari perlahan tenggelam ke laut, keluarga ini berdiri berdampingan dan merenungkan keindahan alam yang spektakuler. Momen ini mengingatkan mereka akan keajaiban alam yang begitu besar dan membuat mereka merasa lebih dekat sebagai keluarga.

__ADS_1


Tak hanya itu, mereka juga menikmati kelezatan makanan khas Bali. Di setiap kesempatan, mereka mencicipi berbagai hidangan lezat seperti babi guling, ayam betutu, dan sate lilit. Setiap makanan memberikan sensasi baru bagi mereka dan menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan.


Di malam hari, mereka sering berkumpul di teras vila, menikmati suasana santai sembari menonton pertunjukan tradisional atau hanya berbincang-bincang. Saat itulah mereka merasakan kehangatan dan keintiman keluarga yang begitu erat.


Liburan di Bali menjadi momen spesial bagi keluarga kecil ini. Mereka telah mengisi hari-hari mereka dengan cinta, tawa, dan kebahagiaan yang begitu berharga. Ketika akhirnya tiba waktunya untuk pulang, mereka semua merasa berat hati untuk meninggalkan pulau indah ini.


Liburan keluarga di Bali berlangsung dengan begitu indah dan penuh kebahagiaan. Setelah beberapa hari yang menyenangkan dan tak terlupakan, keluarga kecil ini kembali ke rumah dengan hati yang penuh kenangan manis dari petualangan mereka.


Namun, mereka tahu bahwa mereka membawa pulang kenangan indah dan pengalaman berharga yang akan tetap bersama mereka seumur hidup. Setibanya di rumah, mereka merasa lebih dekat, lebih kuat, dan lebih bersyukur karena keluarga adalah harta yang tak ternilai dalam hidup mereka.


Momen-momen penuh kasih sayang, tawa, dan kebersamaan yang dijalani bersama selama liburan tersebut membuat ikatan keluarga mereka semakin kuat. Mereka menyadari bahwa keluarga adalah harta yang paling berharga, dan momen-momen seperti ini adalah yang paling berharga dalam hidup mereka.


Kembali ke kehidupan sehari-hari, keluarga kecil ini merasa lebih bersatu dan siap untuk menghadapi masa depan dengan semangat dan kebahagiaan. Bersama-sama, mereka tahu bahwa tak ada yang tak mungkin ketika cinta dan dukungan keluarga selalu ada di samping mereka.

__ADS_1


__ADS_2