AZURA ANANTA

AZURA ANANTA
episode 10 Cemburu?


__ADS_3

...Di lain sisi...


Azura mondar mandir mencari keberadaan Vemas, Di rooftop tidak ada, di ruang basket juga tidak ada. Pada akhirnya dia pergi ke UKS untuk bertanya pada Zidan dimana biasanya Vemas berada. Azura menghubungi Vemas di WhatsApp.


...Vemas Prik...


^^^Vem^^^


^^^dmana? ^^^


^^^gw cma bercanda tdi!^^^


^^^Vemas!!^^^


Azura terus mengirimkan pesan kepada Vemas, tpi Vemas tidak membukanya.


*tok tok tok


" Dan, lo liat Vemas ga? ". Tanya Azura


" Bukanya tadi sama lo? ". Tanya Zidan heran


" Tadi, trus dia pergi gitu aja gatau kemana. Lo tau biasanya dia kemana? "


" Lo udah cari ke ruang olahraga? "


" Belum "


" Coba lo cari kesana, sapa tau dia disana "


" Oke, gw cabut!! "


Azura meninggalkan ruang UKS dan pergi menuju ruang olahraga. Sesampainya disana dia mendengar suara pukulan samsak. Saat Azura ingin membuka pintu, terdengar suara seseorang terjatuh di atas matras.


" Vemas, ngapain lo? ". Tanya Azura melihat Vemas terbaring di atas matras


Tanpa menoleh Vemas berkata


" Pergi!! ". Kata Azura singkat


" Gak! ". Melangkahkan kakinya menuju Vemas


" PERGI!! ". Bentak Vemas


Azura terkejut mendengar teriakan Vemas, Azura menatap Vemas dengan pandangan takut dan tidak menyangka Vemas akan membentaknya.


" Oke kalau itu mau lo! "


" Sorry soal tadi, gw cuma bercanda ". Setelah mengatakan hal itu, Azura berbalik arah meninggalkan Vemas.


Tak berselang lama, Zidan memasuki ruang olahraga


" Udah ketemu Zura lo?, Zura nyariin lo tadi "

__ADS_1


" Bacot ". Kata Vemas. Meninju samsak dengan keras dan berlalu meninggalkan Zidan menuju kelas


Zidan hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Vemas, tapi setelah itu Zidan tersenyum dan berkata


" cemburu tuh "


Sejak saat itu, Vemas dan Azura tidak bertegur sapa selama 2 hari. Entah Vemas yang gengsi untuk minta maaf atau Azura yang terlanjur kesal dengan Vemas


...Pada malam hari ...


Azura sedang berada di supermarket. Dia berniat ingin membeli kebutuhannya, tapi malah terjebak hujan deras disertai angin kencang dan petir. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Belum ada tanda-tanda hujan akan reda. Azura tidak membawa motor, karena tadi dia naik ojek online.


...Vemas Prik...


^^^Vem^^^


^^^Bisa jemput gw gak?^^^


^^^di supermarket^^^


^^^Tolongin gw dong mas^^^


^^^Vemass^^^


spermrket mna?


^^^supermarket xx^^^


^^^cptan Vem!!^^^


" Cantik banget sih neng, mau nggak jadi pacar Abang? ". Mencolek dagu Azura


" Ih, apaan sih lo, najis tau gak!!". Kata Azura marah sekaligus takut


Dalam hati, Azura terus memanggil nama Vemas


' Vem , tolongin gw '


' Mama, Papa, bang Zevan, Zura takutt '


Azura ingin melawan, namun di pastikan dia akan kalah. Jumlah mereka sangat banyak sekitar 7 orang pria.


" APA LO BILANG?, NAJIS HAH? ". Kata pria berkumis tebal


" Apasih lo, jangan deket deket!! ". Kata Azura mundur


Salah satu pria maju dan mencekram rahang Azura.


" Lepasin, Sakit bang*sat !! "


Pria tersebut mendekatkan wajahnya ke arah Azura berniat menciumnya. Azura hanya bisa menangis. Melawan pun percuma.


" BANG*SAT ".

__ADS_1


Vemas datang dari arah berlawanan dan langsung menendang pria tersebut. Vemas datang bersama Dion dan Zidan. Dengan gesit mereka melawan ke 7 pria tersebut.


Dion mengambil galon kosong yang terletak di depan supermarket. Dia berlari dan memukulkan galonnya ke punggung 2 pria sekaligus.


*buag


*buag


2 pria tersebut terjatuh, Dion langsung menendang kepala kedua pria tersebut hingga tersungkur. Sedangkan Zidan Menendang perut dan betis pria yang bertubuh gempal. Memutar tangan pria bertubuh kurus, dan menendang kakinya.


Dengan kuat Vemas memukul tengkuk pria yang hendak mencium Azura. Seketika pria tersebut terjatuh. Menendang perut pria 2, memutar menyikut bahu pria 3, memukul hidung pria 2, dan terakhir menendang kepala samping pria 3. Semua pria pemabuk tersebut tumbang.


Setelah mengalahkan ke 3 pria itu, Vemas mendekati Azura dan memeluknya. Azura pun membalas pelukan vemas dengan erat.


" Maafin gw, gw telat nolongin lo. " Mengusap bahu Azura .


" Lo gak telat kok, makasi ya. " Mengurai pelukan mereka dan menghapus air matanya.


" Lain kali kalau mau keluar telpon gw, biar gw anter ." Azura hanya mengangguk.


Setelah itu Vemas mengantarkan Azura pulang. Dion dan Zidan mengekor di sisi kanan dan kiri mengendarai motor hitamnya masing-masing.


Sesampainya di rumah Azura


" Kenapa baru pulang?, udah malem Lo ini dekk ." Tanya Zevan khawatir.


Vemas berniat untuk menjelaskan apa yang telah terjadi pada Azura, tapi dengan cepat Azura menarik jaket Vemas, seakan memberi perintah untuk bungkam.


" Gw pulang ya Ra, udah malem. " Kata Vemas.


" Iya ."


Setelah bersalaman dengan Zevan, Vemas, Dion dan Zidan pergi meninggalkan rumah Azura.


setelah kejadian itu, hubungan Zura dan Vemas menjadi semakin dekat, selayaknya pasangan pada umumnya.


dikabarkan juga, Zidan sedang dekat dengan cewek galak bernama Aleya si bendahara kelas. Yang sekarang menjadi teman baik Zura dan Zea .


*tetttttttt


Bel istirahat berbunyi, seakan memberikan semangat baru untuk murid murid SMA Galaksi yang setres karena pelajaran yang membosankan, mengantukkan, dan membingungkan tentunya.


" Kantin Ra?. " Tanya Zea


" Bentar ." Melanjut menyalin materi pada bukunya.


" Ya, Kantin yuk. " Ajak Zea pada Aleya.


Mereka bertiga berjalan menyusuri kelas demi kelas menuju kantin. Dengan pesonanya, mereka bertiga menjadi pusat perhatian. parasnya yang cantik, body bagus, Aleya dengan wajah galaknya berjalan di depan Azura dan Zea.


Sesampainya mereka di kantin, mereka duduk di bangku yang biasanya diduduki oleh Vemas, Zidan ,dan Dion. Karena hanya bangku itu yang kosong, para murid SMA Galaksi tidak ada yang berani menduduki tempat itu.


Saat sedang memakan makanannya, Azura dikejutkan dengan tepukan di pundaknya.

__ADS_1


Bersambung.............


Maaf ya, up nya lama. Saya sibuk nugas hihi.


__ADS_2