AZURA ANANTA

AZURA ANANTA
episode 7 Zea dan Dion


__ADS_3

Zea, Dion, Zidan,dan Vemas berjalan menuju lantai 3. Sesampainya mereka disana, tidak mendapati keberadaan Zura. Ternyata Zura berada di kamar mandi.


" Lu serius mau tembak Zea sekarang? ". Tanya Vemas pada Dion


" Ya, gw gak rela Zea Deket sama cowok lain selain gw. Gila aja, gw udah naksir dia dari kelas X. Masa iya gw lepasin gitu aja "


" Yaudah sana!! "


Dion berjalan menuju sofa yang diduduki Zea. Bertepatan dengan keluarnya Zea dari dalam kamar mandi. Vemas terpana beberapa detik melihat Azura, rambut yang di cepol asal asalan memperhatikan leher putihnya, kaos putih lengan pendek, dan celana jeans hitam menambah kadar kecantikannya .


Saat Zura ingin berjalan menuju sofa yang diduduki Zea, tangannya segera ditarik oleh Vemas. Zura yang tidak siap pun bergerak memutar dan kepalanya menabrak dada Vemas


" Sakit bangs- "


Seakan mengerti Zura ingin mengumpat, Vemas langsung membekap mulut Azura dengan tangannya.


" Diem!!, Dion mau nembak Zea. Lo jangan ganggu !! "


" Tpi kepala gw sakit bangs- "


Lagi lagi Vemas membekap mulut Zura.


" Ngomong kasar terus ga baik, sini gw usapin kepala lo ". Mengusap kepala Azura


Di lain sisi


" Ze, lo mau jadi pacar gw gak? ". Tanya Dion serius


" Gimana ya jawabnya "


" Kalau lo ga mau gpp kok Ze ". Ucapnya dengan tatapan sendu

__ADS_1


" Gw gabisa Yon, gw gabisa nolak lo, gw udah nungguin ini dari lama. Tapi kenapa baru sekarang lo nyatain perasaan lo ke gw". Memeluk Dion


" Makasih Ze "


" Iya sama sama "


*Prok..prok..prok..


Tepukan tangan berasal dari Vemas, Zidan dan Zura


" Gw cabut, gw pinjem motor lo yon ". Kata Zidan


" Pakai motor gw aja Dan ". Kata Zea melemparkan kunci motornya


" Biar nanti gw pulang bareng Dion. Iya kan yon ". Menatap mata cowok yang beberapa menit telah resmi menjadi kekasihnya


" Iya sayang ". Kata Dion mengusap rambut kekasihnya


Seketika pipi Zea memerah mendengar jawaban dari Dion


" Gak, Gak bisa gitu dong, Kalau lo sama Dion, gw sama siapa?, Kan tadi gw nebeng lo ". Menunjuk Zea


" Sama gw ". Ucap Vemas


" Tuh sama Vemas, yuk kita pulang ". Kata Dion sambil menggandeng tangan Zea


Selama beberapa detik Zura dan Vemas sama sama terdiam. Sampai akhirnya Vemas memulai pembicaraan


" Masih mau disini atau pulang?! "


" Pulang ". Kata Azura singkat

__ADS_1


" Yaudah yuk "


...Pagi harinya di sekolah...


*Brum...Brum....


*Brum....Brum....


5 motor sport hitam memasuki kawasan parkiran sekolah. Berjaket kulit hitam, berhelm full face, dan bersepatu boot hitam. Setelah memarkirkan kendaraan, mereka melepas helmnya. Dan terlihatlah paras paras yang indah bak bulan. Selama beberapa Minggu terakhir ini, mereka selalu bersama.


Kalian pasti sudah tau siapa mereka. Ya, mereka adalah Dion, Zea , Zura, Vemas, dan Zidan . Mereka berjalan berjejer menyusuri kelas kelas dengan tas yang hanya disampirkan ke 1 bahu saja. Gaya dan paras mereka membuat semua murid menjulukinya Black Moon. Paras yang seperti bulan, dan warna hitam favorit mereka. Buktinya, motor, sepatu, helm, semuanya berwarna hitam.


Saat di tengah perjalanan menuju kelas, Azura berpamitan untuk ke toilet. Setelah menuntaskan hajatnya, Azura pun keluar dari toilet. Namun, 3 orang membawanya masuk kembali ke dalam toilet. Salah satu dari 3 orang itu mencekam bahu Zura dan menabrakkannya ke arah dinding. Zura yang tidak siap pun hanya meringis dikit.


" Selama ini gw biarin Lo Deket sama Vemas ya, tpi lo malah ngelunjak ". Kata salah satu orang dengan muka penuh make up. Dengan santai Azura menjawab


" Trus mau apa? Secara kan ya, gw lebih cantik dari Lo, lebih kaya, dan ga mirip ondel ondel ".


" SIAPA YANG LO KATA MIRIP ONDEL ONDEL HAH?!!". Kata Angel Ngegas


" YA LO SAMA TEMEN TEMEN LO LAH SIAPA LAGI ". Azura pun ikut meninggikan suaranya


Angel yang geram pun langsung memerintahkan Jessica dan Selvia untuk memegangi tangan Zura


" Oh, jadi setelah kalah adu omongan, sekarang mau adu fisik? Sini maju!! ". Tantang Azura


Jessica dan Selvia maju ingin mencekam tangan Azura tetapi dengan gesit Azura memukul tangan tangan nakal itu. Sebenarnya Azura bisa saja menendang tangan iku, tpi dia masih mempunyai hati. Toh setelah sekolah berakhir , dijamin besoknya ketiga orang itu tidak akan bersekolah lagi di SMA Galaksi. Dia akan mengeluarkan mereka dari sekolah ini dengan izin papanya . Setelah itu Azura pergi dengan menjambak pelan rambut Angel dan berbisik.


" Tunggu besok, Lo akan mohon mohon ke gw "


Bersambung..........

__ADS_1


Maaf kalo ceritanya ga bagus


__ADS_2