AZURA ANANTA

AZURA ANANTA
episode 9 Bk


__ADS_3

Pagi harinya di sekolah


Mading sekolah dipenuhi dengan foto Angel, Jessica, dan Selvia. Banyak yang mengaitkan mereka dengan Azura. Karena saat Angel and the gang membuly Azura di toilet kemarin, ternyata kejadian tersebut disaksikan oleh salah satu siswi yang sedang berada di toilet pada saat itu. Siswi itu mengatakan bahwa Angel yang pertama kali mendorong Azura.


Dugaan tersebut diperkuat dengan posisi Vero yang menjadi direktur sekolah SMA Galaksi. Perintah Vero untuk mengeluarkan Angel, Jesika, dan Selvia tidak bisa dibantah.


' Panggilan untuk Azura Ananta, dimohon untuk segera ke keruang BK '


Azura mengetok ruang BK dan mengucapkan salam, dibukanya pintu ruangan tersebut, dan terlihatlah disana guru BK, Papanya, Angel, Jessica, dan Selvia beserta orang tua mereka masing-masing. Disana juga ada Tika, siswi yang berada di toilet saat kejadian berlangsung.


" Duduk nak ". Kata Bu guru BK


Angel, Jessica dan Selvia terus memohon kepada Vero agar Vero bisa berubah pikiran untuk tidak mengeluarkan mereka.


" Saya minta maaf atas kesalahannya anak saya ya pak , sebaiknya kejadian ini kita bicarakan secara kekeluargaan saja. Lukanya Zura juga tidak parah kan . Malah parahan luka anak saya . Kasihan lo pak anak saya, katanya kepalanya sakit karena di Jambak Azura". Kata mama Angel


Dengan tangan mengepal kuat menahan amarah, Vero berkata


" Keputusan saya tidak bisa di ganggu gugat, silahkan ibu dan bapak meninggalkan ruangan ini!, Dan kamu Azura, kembali ke kelas! "


Azura beranjak dan berjalan menuju pintu keluar. Saat berhadapan dengan Angel, ia pun membisikkan sesuatu


" Gimana? mangkanya jangan macem-macem sama gw. Oh, satu lagi, Vemas udah jadi milik gw!! ". Menyunggingkan senyum sinis dan berlalu keluar.


Angel tidak bisa berbuat apa apa, dia hanya bisa menahan kekesalannya dan mencoba menerima takdirnya


Setelah kejadian itu, semua siswa siswi SMA Galaksi mengetahui bahwa Azura Ananta adalah anak dari Vero Prananta. Siswa dan siswi yang semula suka menjelekkannya, sekarang tidak berani berbuat apa apa


...Pagi harinya di sekolah...


Hari ini adalah hari paling menyenangkan bagi siswa SMA Galaksi. Karena hari ini, guru SMA Galaksi akan rapat ke kantor pusat PGRI.


Semua murid sedang bercanda gurau di kelas masing-masing . Azura, Vemas, Zea, Dion dan Zidan memutuskan untuk pergi ke kantin. Saat sedang asik memakan makanannya, terdengar panggilan yang ditujukan kepada Zura.


' Panggilan untuk Azura Ananta, dimohon untuk pergi ke lapangan basket '


Azura yang merasa namanya dipanggil pun segera beranjak dari duduknya.


" Lo buat masalah lagi Ra? ". Tanya Zea. Sementara Vemas, Zidan , dan Dion hanya menyimak


" Gak, gw cabut ". Kata Azura beranjak pergi


Sesampainya Azura di lapangan basket, tidak ada siapa pun disana .

__ADS_1


" Sepi ". Gumamnya


" Apa gw di prank? ". Merasa dipermainkan, Azura memutuskan untuk kembali ke kantin. Tetapi sebelum dia melangkahkan kaki, Sebuah suara mengejutkannya.


" Ra!! ". Panggil Satya, Ketua OSIS SMA Galaksi


Azura menoleh dan menaikkan sebelah alisnya seolah sedang berkata ' Ada apa? '


...Di sisi lain...


' Lo kenapa lagi sih Ra!? '


' Apa gw susulin aja ya? '


Batin Vemas, Khawatir


Vemas beranjak dari duduknya


" Kemana? ". Tanya Zidan


" Nyusulin Zura, ikut? "


" Boleh ". Kata Zidan


" Bucin prik ". Kata Zidan


Vemas dan Zidan berjalan menuju lapangan basket. Sesampainya disana, Vemas melihat sekumpulan anggota OSIS berbaris membentuk sebuah lingkaran dan ditengahnya terdapat Satya yang sedang menyatakan perasaannya kepada Azura.


" Do you want to be my girlfriend? ". Kata Satya berlutut didepan Azura sambil memberikan buket bunga mawar.


Seketika amarah Vemas memuncak, tangannya mengepal kuat hingga urat tangannya terlihat.


*terima


*terima


*terima


Suara serta tepukan tangan anggota OSIS yang saling bersautan. Seakan memerintah Azura untuk segera menerima Satya


" Bangs*t ". Vemas berlari menuju kerumunan OSIS dan langsung menonjok Satya


*buag

__ADS_1


" ANJ*NG "


*buag


" DIA CEWEK GW BANG*SAT!! ". Vemas memukul Satya memba*bi buta, sampai Satya tidak mampu membalas pukulan Vemas.


" Udah Vem. Ra, gw minta tolong bawa Vemas pergi, biar gw yang nganterin Satya ke UKS ". Kata Zidan, dan dianggukki Azura


" Lo semua bubar !!". Kata Satya menyuruh anggota OSIS


" Sorry Sat, gw udah punya Vemas ". Kata Azura menolak


Vemas tersenyum sinis kepada Satya.


" Yuk pergi Vem "


Azura dan Vemas berlalu pergi meninggalkan area lapangan basket Menuju kantin.


" Kenapa lo semarah itu pas tau Satya nembak gw? Kita pacaran juga karena ga sengaja kan? ". Kata Azura


" Gw ga peduli, apa yang udah jadi milik gw ga akan gw lepasin ". Kata Vemas


" Lo ga suka gw kayak tadi?, Lo suka sama dia? ". Tanya Vemas


Dalam hati Azura berkata


' Kerjain dikit gapapa kali ya, hihi '


" Ya, gw tadi hampir terima Satya, tapi keburu lo dateng ". Kata Zura santai


Vemas terbelalak dan mengepalkan tangannya menyalurkan semua emosi yang dirasakannya


" Oke fine, Sana lo balik ke ketua OSIS sialan itu!! ". Kata Vemas emosi, tetapi masih ia tahan.


Setelah mengatakan hal tersebut, Vemas berlalu pergi dari hadapan Azura


" GW CUMA BERCANDA VEM!! . VEMASSS !!". Teriak Azura, Tetapi Vemas tidak menghiraukannya .


Disinilah Vemas berada, Di ruang olahraga. Vemas membungkus tangannya menggunakan kain dan mulai memukul dan menendang samsak meluapkan emosinya.


Vemas memukul samsak kurang lebih 30 menit sambil terus menyumpah serapahi Satya . Sampai akhirnya dia lelah dan terbaring di lantai ruang olahraga. Tangannya pun sudah memerah.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2