AZURA ANANTA

AZURA ANANTA
episode 11 Kejar kejaran


__ADS_3

" Gw nyariin lo di kelas. " Kata Vemas.


" Salah siapa bolos pelajaran!. " Balas Azura.


Aleya yang duduk di samping Zura pun pindah menjadi di samping Zea. Zidan duduk di samping Aleya. Karena hanya kursi itu saja yang kosong. Aleya melirik Zidan dengan sinis. Setiap bertemu, mereka selalu nyolot dan ngegas.


" Ngapain lo liatin gw gitu?!! ." Bertanya dengan nada tinggi.


" Suka suka gw lah, mata mata gw! ." Balas Aleya tak mau kalah.


" Mata titipan aja belagu loo!! ." Kata Zidan sambil berdiri .


" Dih, yang di titipin kan gw, kenapa lo yang ngebacot sih!! ." Ikut berdiri.


" Punya mulut buat apa kalo ga buat ngebacot hah?! ." Tanya Zidan lagi.


" Punya mulut tuh dijaga, gausa nyolot!! ." Kata Azura.


*BRAKK..


Vemas yang merasa terganggu pun menggebrak meja dengan keras. Gebrakan tersebut mampu membuat mulut Zidan yang awalnya terbuka ingin membalas perkataan Aleya langsung tertutup rapat.


" Duduk!! ." Perintah Vemas.


Dengan grasak-grusuk mereka duduk dengan meletakkan tangan mereka bersilang ke atas meja. Seperti anak TK yang disuruh sikap duduk sempurna oleh gurunya.


Azura, Dion dan Zea hanya bisa menahan tawa melihat kelakuan Zidan dan Aleya.


.


Sepulang dari sekolah, Vemas mengantarkan Azura pulang ke rumahnya menggunakan mobil Civic nya . Saat di tengah perjalanan menuju ke rumah Azura, Vemas melihat dari kaca spion, sebuah mobil Alphard hitam seperti mengikutinya.


" Ra, pegangan yang kenceng, pakai Safety beltnya! ." Perintah Vemas.


Azura yang kebingungan hanya menuruti perintah Vemas untuk memakai safety belt.


Setelah melihat Azura sudah mengenakan safety belt, Vemas menambah laju kendaraan yang ditumpanginya. Vemas melirik Azura yang kebingungan.


" Ada yang ngikutin kita!, Mobil Alphard hitam, Liat di spion!, Jangan noleh ke belakang!! ." Perintah Vemas.


Vemas mengendarai mobilnya dengan cepat dan gesit. Menyalip pengendara yang berlalu lalang.

__ADS_1


" Tolong telponin Zidan! ." Memberikan Handphonenya pada Azura. Setelah tersambung, Vemas berkata


" Gw perjalanan ke rumah lo, tolong buka garasi lo yang di bawah! ." Kata Vemas singkat.


' Ngapain??. ' Tanya Zidan.


" Gausah banyak bacot, lakuin aja! ."


' Alasannya apa dul- .'


Tidak ingin berbasa-basi, Vemas langsung mematikan teleponnya secara sepihak.


Vemas menambah kecepatan mobilnya dan menuju ke rumah Zidan. Maksud Vemas garasi bawah adalah garasi bawah tanah yang digunakan keluarga Zidan untuk menyimpan koleksi mobil tua dan antik. Papa Zidan suka akan hal hal yang berbau antik.


Selama perjalanan, Azura hanya diam. Dia sedang berpikir apa tujuan mobil itu mengejar dirinya dan juga Vemas. Apakah karena papanya? apakah itu mobil saingan papanya yang ingin mencelakainya?. Atau Vemas, apakah itu mobil saingan papa Vemas?. Selama perjalanan menuju rumah Zidan, Azura terus memikirkan hal itu.


Mobil Alphard hitam itu terus mengikuti mobil Vemas. Mobil yang tadinya satu, sekarang menjadi 2. Vemas terus melajukan mobilnya dengan tenang. Dihadapannya terdapat lampu kuning yang sebentar lagi akan berubah menjadi merah. Vemas menoleh ke Azura, Azura mengangguk seakan memberi respon 'oke'.


Vemas semakin menambah kecepatan mobilnya. Bertepatan dengan berpindahnya lampu kuning ke merah, Vemas berhasil melewati lampu tersebut, tapi tidak dengan kedua mobil Alphard hitam itu.


Azura dan Vemas bernafas lega dan bertos ria. Seakan belum usai perjuangan mereka, dari arah depan muncullah mobil sedan hitam. Mobil sedan tersebut berjalan melenceng dari arah yang ditentukan, seakan sengaja ingin mencelakai Azura dan Vemas. Dengan gesit Vemas membanting setir menghindari mobil tersebut.


Vemas dan Azura semakin dekat dengan rumah Zidan . Vemas membelokkan mobilnya menuju perumahan yang ditempati Zidan. Terlihat disana Zidan tengah berdiri dengan membawa sapu lidi? untuk apa?, entahlah hanya Zidan yang tau.


Zidan menekan tombol pembuka garasi dan mobil Vemas masuk kesana. Zidan langsung menutup kembali garasi tersebut. Zidan berlari menuju taman bunga milik mamanya seakan akan sedang menyapu disana.


" Permisi, liat mobil Civic lewat sini nggak?. " Kata pria berpakaian serba hitam turun dari mobil sedan.


Zidan menyenderkan sapu lidinya


" Emang kenapa pak, belum bayar cicilan ya? ." Kata Zidan ngawur.


" Liat apa nggak?!. " Tanyanya tidak sabaran.


" Jangan galak galak atuh pak, nanti ga ada yang mau sama bapak lo ." Kata Zidan tambah ngawur.


" LIAT APA ENGGAK!! ." Seakan habis kesabaran pria itu, dia pun bertanya dengan membentak .


" ENGGAKK!!! ." Zidan yang di bentak, tanpa sadar ikut berteriak dan langsung membekap mulutnya.


" Cih, buang buang waktu!. " Menatap Zidan dengan sinis.

__ADS_1


" Bapak juga buang waktu saya, saya lagi nyapu, keganggu sama bapak!. " Balasnya tak mau kalah.


Tanpa berbicara lagi, pria berpakaian serba hitam tersebut masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan perumahan itu.


" Lo ngapain ladenin dia sih bego!! ." Mendorong bahu Zidan.


" Husttt.., udah ditolongin bukannya terimakasi ." Kata Zidan sinis.


" Makasi. " Memutar bola mata malas.


" Kenapa bisa dikejar gitu?. " Tanya Zidan ke Vemas.


" Gatau. " Jawab Vemas acuh.


" Kayaknya itu saingan bisnis papa gw deh, mungkin pengen nyelakain gw. " Kata Azura.


" Bisa juga saingan bisnis papa gw. " Kata Vemas .


" Bener tuh. Mending sekarang lo berdua pulang, trus ngomong ke papa lo masing masing deh, daripada kejadian kayak gini keulang lagi ." Kata Zidan memberi solusi.


" Yuk pulang Ra!. " Menggandeng tangan Azura.


" Gandeng trossss ." Sewot Zidan.


" Iri bilang pembantuku, wlee ." Ejek Zura.


...Di rumah Azura...


Vero, Zevan, dan Azura telah selesai makan malam. Mereka bercerita tentang kegiatan masing masing. Azura mulai menceritakan tentang kejadian tadi.


" Papa punya saingan bisnis yang benci sama papa nggak?. " Tanya Azura tiba tiba.


" Emangnya kenapa?, tumben kamu tanya gitu. " Tanya balik Vero


Azura pun menceritakan kejadian tadi saat munculnya mobil Alphard hitam sampai dia di rumah Zidan.


Bersambung.....


Makasih ya yang udah baca karya saya..


Makasih banget..

__ADS_1


__ADS_2