Backdoors : Survival Guide

Backdoors : Survival Guide
Chapter 11 : Senjata Api


__ADS_3

Setelah menenangkan diri sebentar, aku kembali ke yang lain. Hyunsuk dan Olivia yang melihatku kembali memiliki wajah khawatir tetapi juga senang karena aku kembali dengan selamat.


" Lan apakah kau tidak apa-apa "


" Kau tampak mengerikan Hyung, tapi tadi sangat keren. Apakah kau seorang master bela diri? "


Aku hanya menggelengkan kepalaku dengan senyum kecil tidak menjawab saat tangan ku mengambil air dan membersihkan tubuhku dari darah. Yah aku sudah memboroskan banyak air, jadi mungkin kami akan coba mencari persediaan air bersih kedepannya. Setelah membersihkan diri aku mengajak yang lain untuk melanjutkan perjalanan.


" Baiklah, mari kita lanjutkan perjalanan " ucapku


" Tunggu hyung, aku ingin memuaskan rasa penasaranku " setelah mengucapkan itu, Hyunsuk berlari ke tubuh anjing yang tidak bergerak lagi.


Sementara itu aku kembali mengendong Olivia, " Maaf ini agak kotor karena bekas darah "


" Tidak masalah " ucap Olivia dengan wajahnya yang tampak tersipu, yah bagaimanapun posisi ini cukup memalukan.


Setelah memastikan tidak ada yang tertinggal, aku pergi ke arah Hyunsuk. Dengan parang di tangannya, Hyunsuk tampak mencoba mengeluarkan sesuatu saat ia membongkar tubuh anjing itu.


Dengan penasaran aku bertanya, " Apa yang kau lakukan? "


" Oh ini? aku sering membaca manhwa dan banyak dari mereka bilang kalau ada penyusun yang membentuk tubuh monster. Hal itu disebut inti monster dan berguna sebagai sumber kekuatan, aku ingin tau apakah monster di dunia ini memilikinya. " ucap Hyunsuk.

__ADS_1


" Jadi apakah kau menemukannya? "


" Aku sudah mencoba membongkar jantung monster ini tetapi tidak ada hal-hal seperti itu "


" Yah bagaimanapun itu hanyalah cerita, berbeda dengan dunia nyata " ucapku sambil menggelengkan kepala.


" Kau benar hyung, aku hanya mencoba memastikan saja hehe "


Setelah itu kami melanjutkan ke pintu merah yang ada di depan, kami tidak tau tempat macam apa lagi yang akan kami datangi, tapi semoga kami dapat tetap aman. Dengan itu Hyunsuk yang memimpin duluan membuka pintu merah perlahan.


Pemandangan yang kami bisa lihat adalah basement parkir yang luas dengan pemandangan yang suram, tapi setidaknya memiliki penerangan yang cukup bagus.



Karena objek tersebut adalah satu-satunya yang paling menarik di ruangan yang sangat luas dan tampak sepi ini, jadi kami secara naluri berjalan ke arah mobil tersebut.


Ketika kami semakin dekat, aku melihat sepertinya mobil itu sepenuhnya rusak dengan ban yang hilang, mesin depan tidak ada, dan pintu berkarat dengan engsel yang lepas.


Yah ini sangat disayangkan, kami kira kami bisa menggunakan mobil ini untuk mencari jalan keluar dengan cepat di tempat ini, tapi sepertinya tidak. 


Mendekat ke mobil kami mencoba melihat apakah ada sesuatu yang berguna, tapi hal yang kami temui melampaui ekspetasi kami.

__ADS_1


Di kursi pengemudi, tergeletak dengan sangat santai adalah sebuah senjata api berjenis shotgun. Ini, sangat mengejutkan, sebelumnya kami menyadari kalau ada senjata api di dunia ini setelah melihat monster kecil yang berperan sebagai trader memberikan kami selongsong magazine penuh peluru.


Tapi kami tidak menyangka akan memiliki satu begitu cepat, Hyunsuk mengambil Shotgun dengan gembira dan memberikannya padaku.


" Hyung lihat! Kami menemukan Shotgun " ucapnya.


Aku tersenyum atas kegembiraan Hyunsuk, semua anak laki-laki pada dasarnya sangat menyukai senjata api. Apalagi setelah mengetahui kalau monster dapat dibunuh di dunia ini, keberadaan sebuah shotgun seperti senjata suci bagi para penjelajah seperti kami. Dengan adanya senjata ini, setidaknya tingkat keselamatan yang kami miliki naik berapa tingkat.


" Ngomong-ngomogn apakah kau tau jenis shotgun ini hyung? " tanya Hyunsuk


Olivia yang melihat Shotgun itu berbicara, " Sepertinya ini adalah senjata jenis Benneli M-4 dengan isi penuh 8 peluru kaliber 12 gauge. Kecepatan tembak senjata ini sangat tinggi karena fungsinya yang semi-auto. M-4 biasa sering digunakan oleh petugas kepolisian dan tentara di seluruh dunia "


Setelah mengatakan itu semua, aku dan Hyunsuk terdiam mendengar penjelasan lengkap dari Olivia. Olivia yang melihat itu tampak agak canggung saat dirinya dengan cepat berkata, " Kau tau aku berasal dari USA kan, mengetahui beberapa jenis model senjata adalah hal alami disana " ucapnya sambil tertawa canggung.


Kami cepat mengangguk memahami, kemudian Hyunsuk bertanya padaku " Ambil ini Hyung, agar kedepannya tidak perlu lagi melakukan tindakan berbahaya seperti pertarungan jarak dekat seperti sebelumnya "


Aku tertawa kecil pada kekhawatiran Hyunsuk, menggelengkan kepala aku berbicara " Tidak, karena kau yang akan menjaga di depan, kau boleh mengambilnya. Dan juga aku tidak memiliki cukup tangan untuk memegang senjata sekarang " ucapku sambil menunjukkan Olivia di dadaku.


Olivia yang melihat itu tampak cemberut sebelum menyiku dadaku dengan pelan.


" Emmm Hyung benar! Kalau begitu aku akan mengambil senjata ini dan melindungi Noona dan Hyung " ucap Hyunsuk dengan sangat gembira saat dirinya memeluk shotgun itu seperti memeluk anaknya sendiri.

__ADS_1


Setelah mencari di dalam mobil kami mendapatkan beberapa barang lagi seperti pecahan kristal kecil bewarna ungu. Kami tidak tau apa kegunaan dari kristal ini tapi kami membawanya sebagai jaga-jaga siapa tau akan berguna nantinya.


Setelah tidak menemukan apa-apa lagi di mobil, kami berjalan menjelajahi lantai ini. Bahkan kami belum berjalan lama, saat kami bertemu dengan entitas keempat yang berdiri di bawah cahaya lampu menatap kami dengan mata putih.


__ADS_2