Backdoors : Survival Guide

Backdoors : Survival Guide
Chapter 27 : Duel


__ADS_3

Saat tim Lan sedang beristirahat setelah pertempuran, tiba-tiba saja sebuah siluet bayangan hitam yang sangat cepat langsung melompat. Lan adalah yang paling pertama bereaksi tapi karena fisik dan jiwanya terlalu lelah, dan serangan yang dilancarkan juga secara diam-diam, pada akhirnya dia juga tidak bisa merespon secara tepat waktu saat sosok bayangan tersebut menabrak dirinya jatuh ke sisi jalur jembatan lain di bawah.


" LANNNN!! "


Olivia dan yang lain berteriak ketakutan ketika mereka melihat apa yang terjadi pada Lan, sembari segera bergegas ke sisi jembatan.


Sementara itu, Lan terjatuh ke bawah jembatan dan terluka parah. Sebelumnya di udara Lan berhasil membalik posisinya dan membiarkan monster yang menyerangnya untuk menanggung beban penuh dampak jatuh.


Lan tau walaupun dia tidak akan menerima dampak penuh tapi tetap saja fakta bahwa ia jatuh dari ketinggian setidaknya pasti akan membuatnya entah itu patah tulang atau mungkin sekarat. Karena itu, di bawah insting bertahan hidup yang kuat semua perasaan lelah yang ada di tubuhnya langsung menghilang dan pikirannya berpacu sangat cepat mencari cara untuk bertahan hidup.


Saat seseorang dalam keadaan terdesak dalam bahaya hidup dan mati, otak manusia akan membuka batasan pada tubuh manusia dan memperkuat fisik manusia hingga pada batasnya. Lan tidak tau apakah ini juga terjadi pada dirinya, tapi yang hanya ia rasakan adalah sebuah kekuatan misterius mengalir ke seluruh tubuhnya tampak membuat dirinya lebih kuat.


Dengan hal tersebut Lan dan monster itu jatuh menabrak sebuah mobil merah dan menghancurkannya. Dari balik debu, Lan menopang tubuhnya berjalan perlahan ke tepi sambil meludahkan beberapa suap darah ke jalanan. Pada akhir hari tubuhnya hanyalah manusia biasa, dia bahkan bersyukur masih bisa berjalan seperti ini.


Yang lain melihat Lan terluka begitu parah merasakan kebingungan bagaimana cara membantu Lan, jalur yang menghubungkan jembatan bawah dan jembatan atas sangat jauh dan mereka tidak bisa mencoba bunuh diri dengan melompat dari sisi jembatan kan?


Ditambah lagi monster yang sebelumnya menabrak jatuh Lan juga perlahan bergerak dari atas mobil yang hancur, dari balik debu nampak lah siluet monster tersebut. Itu adalah raja para monster yang sebelumnya Lan serang, entah bagaimana cara monster ini dapat berhasil selamat, tapi ketika melihat kondisi monster itu jelas monster itu tidak jauh lebih baik daripada Lan.


Hampir setengah sisi tubuh monster itu lenyap mungkin karena terpapar sinar matahari sebelumnya, dan sisanya terdapat banyak luka berdarah dan pecahan dari dampak jatuh sebelumnya. Dan karena mereka jatuh dibawa bayangan jembatan monster ini berhasil selamat dari paparan sinar matahari langsung, tetapi walaupun begitu tubuh monster itu tetap perlahan memerah yang menunjukkan bahwa sinar tidak langsung masih memiliki efek terhadap monster ini.

__ADS_1


Lan dan yang lain tercengang pada ketahanan hidup dari raja monster ini, Raja monster ini benar-benar memiliki tubuh yang sangat ulet tapi tetap saja melihat dari luka yang diterima raja monster hanya menunggu waktu untuk menyisakan kematiannya.


Walaupun begitu, pandangan monster itu tetap terfokus pada Lan tampak tak peduli pada semua luka yang dialaminya, dengan jalan yang terpincang-pincang monster itu bergerak ke arah Lan tampak sangat ingin membawa Lan ke dunia akhir bersama dirinya.


Yang lain yang melihat dari atas tidak tau harus bagaimana, mereka tidak memiliki apapun yang bisa membantu Lan dan terjebak dalam pilihan yang sangat sulit karena tidak tau harus melakukan apa. lagipula semua senjata mereka sudah kehabisan peluru.


Sementara Lan sendiri merasa sangat lelah dan lemas ketika dia melihat raja monster menatapnya dari kejauhan. Dia merasa bahwa dia tidak akan mampu bertahan hidup dalam pertarungan melawan raja monster, tetapi dia tahu bahwa dia tidak dapat menyerah dan harus berjuang sekuat tenaga.


Keduanya sama-sama terluka. Lan memegang pedangnya dengan kuat, sementara raja monster menunjukkan kekuatan dan kebrutalannya.


Dengan kekuatan yang kuat raja monster melompat menyerang Lan, Lan segera menghindar ke samping, belum sempat dia berdiri sebuah pukulan menghantam dirinya dan menjatuhkan Lan ke samping.


Walaupun ia memiliki pedang Lan tidak dapat sekalipun melancarkan serangan karena semua luka di tubuhnya dan juga ia telah mencapai batas. Karena itu, ketika ia melihat monster itu kembali berlari ke arahnya Lan hanya tersenyum pasrah menerima fakta bahwa dia akan mati sebelum dia kehilangan kesadaran.


Tapi sebelum Lan kehilangan kesadaran, untuk terakhir kalinya ia merasakan sensasi aneh kembali di tubuhnya.


Olivia dan yang lain ketika melihat Lan kehilangan kesadaran tidak bisa tidak menangis, karena Lan sudah seperti tulang punggung mereka. Semua bisa sampai disini karena dukungan yang diberikan oleh Lan, dan juga hanya dengan kehadiran Lan semuanya dapat tetap tenang di dunia yang kacau ini.


Sekarang melihat Lan akan mati, bagaimana mereka tidak bisa tidak sedih karena ketidakberdayaan semuanya yang tidak dapat membantu Lan sama sekali. Mereka benci diri mereka yang lemah dan lemah, dan terlebih-lebih lagi mereka sangat membenci dunia ini yang memberikan mereka. pengalaman kejam setiap waktunya.

__ADS_1


Tapi saat itu pemandangan mengejutkan muncul di depan mata mereka.


Saat monster itu akan menghajar Lan lagi untuk memberikan pukulan penghabisan, tiba-tiba Lan yang tak sadarkan diri berdiri dengan tatapan kosong. Di tangannya sebuah katana dipegang sangat kuat.


Monster itu mengira bahwa Lan saat ini hanya mencoba berjuang untuk terakhir kalinya, tapi saat melihat Lan entah mengapa aura yang keluar dari Lan memberikan perasaan ancaman padanya.


Hal ini menguat monster yang mendekati Lan berhenti karena ragu, tetapi mengingat luka Lan yang parah pada akhirnya monster ini kembali berlari dan akan mengakhir Lan pada serangan berikutnya.


Olivia dan yang lain yang melihat Lan berdiri juga tidak bisa tidak terkejut, mereka senang bahwa fakta Lan masih bisa berdiri tetapi ketika melihat monster itu kembali berlari untuk menyerang Lan bagaimana mungkin semuanya tidak bisa tidak panik.


Saat jarak monster dan Lan semakin dekat, monster itu mengangkat tinjunya yang besar dan akan memberikan pukulan terberatnya untuk segera mengakhiri Lan. Ketika jarak diantar mereka hanya tersisa 3 meter, Lan yang tak sadarkan diri juga maju dan mengayunkan pedangnya ke depan.


Gerakan Lan benar-benar sangat cepat belum lagi ayunan pedangnya, bahkan monster tersebut yang akan menyerang Lan hampir tidak menyadari serangan yang dilancarkan oleh Lan. Ini tidak seperti orang yang sangat berbeda, tidak ada tanda-tanda seperti orang yang sedang mengalami luka berat. Belum lagi serangan yang dilancarkan Lan sangat tiba-tiba dan tidak memberikan waktu untuk monster itu menghindar.


Hanya saat ayunan pedang Lan melewati kepala monster tersebut, suasana menjadi hening saat kepala monster itu jatuh menggelinding ke jalanan. Bahkan saat monster itu mati, dia masih tidak dapat mengerti bagaimana ia mati.


Bahkan rekan setim Lan yang dari tadi menyaksikan pertarungan tidak bisakah tidak kebingungan bagaimana Lan melakukan dan membunuh monster itu dalam sekejap.


Sementara Lan yang tak sadarkan diri masih berdiri dengan pedangnya yang memiliki tetesan darah di ujungnya.

__ADS_1


__ADS_2