BELENGGU

BELENGGU
Happy Birthday


__ADS_3

Seseorang tengah menatap sayatan sayatan di lengannya yang baru saja ia torehkan, dia merasa lega dengan semua rasa sakit yang menjalar diseluruh lengannya. Kemudian dia membasuh luka itu dengan dinginnya air tak dihiraukannya rasa perih itu, dia memejamkan matanya seperti menikmati rasa sakit itu sepertinya dia sudah terbiasa dengan semua rasa sakit itu.


Konyol bukan orang waras mana yang mau melukai dirinya sendiri hingga berdarah darah seperti itu. Sebelum keluar dari kamar mandi dia menatap pantulan dirinya di cermin tersenyum sekilas, senyuman itu terlihat menakutkan dia membalut lukanya dengan plester dan memakai baju lengan panjang untuk menutupi luka itu. Pernah mendengar orang yang menyembuhkan lukanya sendiri setelah dirinya sendiri yang menciptakan luka itu? Pernah?


Entah bagaimana awalnya dia sering melakukan hal itu secara sadar. Orang yang tidak pernah mengerti karena mereka tidak pernah mengalami hal itu pasti menganggap hal itu adalah hal gila namun bagi orang yang pernah melakukan hal itu tentu akan membenarkan tindakannya itu.


Dia keluar dari rumahnya yang terlihat tampak gela menutup pintu Rumahnya rapat-rapat. Dia layaknya orang normal tak terlihat hal yang mencurigakan namun satu yang kalian harus tahu dia selalu sendirian seharusnya orang orang peka akan hal itu.


Di sebuah club begitu ramai dengan hadirnya orang-orang yang tengah berlenggak lenggok mengoyangkan tubuhnya mengikuti irama musik yang begitu kencang lampu kerap kerlip menambah kesan meriah dan orang orang semakin menggila ditambah dengan minuman yang benar benar membuat orang gila. Namun di sebuah ruangan yang khusus telah di pesan untuk merayakan sebuah pesta terlihat dari dekorasi dekorasi yang menghiasi ruangan ini banyak balon dan hiasan khas pesta ulang tahun tulisan 'Happy Birthday' terpampang jelas di sana di tambah angka 18 dan nama sang pemilik pesta terlihat mencolok di ruangan itu bahkan orang orang yang datang terlihat berduka cita berada di ruangan itu.


"Semuanya terimakasih telah datang di pesta ulang tahun yang meriah ini, kita sambut bintang utama kita yang tengah berulang tahun Rasya Putri." teriak seseorang yang di tunjuk menjadi master of ceremony.


Seorang wanita yang berjalan anggun bak putri di negri dongeng dia terlihat cantik dengan gaun berwarna marun yang mencetak lekuk tubuhnya yang indah.

__ADS_1


"Guys Thank you for caming, let's party to night" ujarnya sambil berteriak di sambut meriah oleh para tamu undangan mereka semua kembali menikmati pesta ini sambil tertawa bahagia. Musik semakin keras terdengar semua orang tambah menggila, bahkan mereka tidak sadar akan bahaya yang mengintai.


Seseorang tengah memperhatikan mereka dari lantai atas ruangan itu tersenyum memperhatikan raut bahagia dari orang-orang. Bukan dia bukan tersenyum bahagia melihat orang lain bahagia namun dia menampilkan smirk andalannya yang jika dilihat sangat menakutkan. Kemudian tiba-tiba dia menghilang entah kemana.


Saat mereka tengah asik berpesta tiba-tiba Listrik mati membuat semua orang berteriak karena terkejut dan juga panik tak ada pencahayaan sama sekali di sana semua orang tidak kehabisan akal mereka menyalakan flash pada smart phone canggih mereka beberapa petugas berpencar mencari tahu masalah yang membuat listrik padam.


"percuma bayar mahal tempat ini, akh pesta ku hancur sudah!' teriak sang empunya pesta. Namun tanpa di sadari seseorang mendekat kearahnya dia mengenakan gaun selutut berwarna merah dengan hiasan di perutnya, sepatu hak tinggi menghiasi kaki jenjang nya serta rambut panjang tergerai dan satu lagi dia mengenakan topeng.


"siap lo" dia gelagapan kemudian mengarahkan flash handphonenya ke sumber suara betapa terkejutnya Resya melihat sosok gadis bertopeng namun dia tahu bahwa gadis ini sangat cantik meski tertutup topeng dia tak tahu siapa wanita ini dan mau apa dia kenapa dia menghancurkan pestanya.


Suara letusan terdengar di seluruh penjuru ruangan ini asap menyelimuti ruangan membuat ruangan ini sangat pengap karena keadaan listrik masih mati semua orang panik menyelamatkan diri namun anehnya mereka tidak menemukan jalan keluar pintu akses satu satunya tertutup entah siapa pelakunya.


Resya masih ketakutan berhadapan dengan wanita tadi tak ada seorang pun yang menolong ya meskipun dia telah berteriak meminta meminta tolong namun orang-orang malah sibuk menyelamatkan diri.

__ADS_1


"lihat teman-teman yang memuji dan memujamu tadi, tak ada yang mau menolong mereka sibuk menyelamatkan diri tidak peduli apakah temannya sedang dalam bahaya apa tidak." perkataan wanita itu membuat Resya menjerit ketakutan dia manangis menatap wanita itu yang mengeluarkan seringaian menyeramkan.


Wanita itu mengacungkan pistol kearah Resya, membuat Resya semakin histeris.


"Hari ulang tahunmu adalah hari kesialanmu." wanita bertopeng itu menarik pelatuh pistolya dan timah panas itu mengenai lengan Resya, dia menjerit kesakitan bersama suara letupan dari pistol itu orang-orang masih sibuk menyelamatkan diri tanpa sadar sang pemilik pesta tengah terluka. Gadis pemilik pestol itu meraih tangan Resya yang sudah tak sadarkan diri dia menggoreskan sesuatu di lengan Resya tulisan HBD tercipta berkat benda tajam yang menyerupai pulpen tak hanya luka tembak yang dia dapatkan namun luka akibat goresan di tulisan tersebut. Gadis bertopeng itu menghilang tanpa jejak kemudian lampu kembali menyala orang-orang yang tadinya sibuk di depan pintu hendak menyelamatkan diri merasa lega namun teriakan seseorang yang melihat sang ratu pesta tergeletak tak berdaya dengan bersimbah darah. Semua panik menghampiri Resya mencoba menyelamatkan gadis yang entah bagaimana nasibnya.


Para polisi tengah menyisir tempat kejadian perkara mereka memberikan garis polisi di area club untuk menghindari seseorang masuk dan menghalangi investigasi mereka. Sang detektiv terlihat gusar pasalnya kejadian ini terjadi lagi, beberapa waktu yang lalu juga pernah terjadi hal serupa dan korban mengalami patah tulang di area tulang belakang dan pinggul serta retakan di tulang keringnya para detektiv itu juga menemukan tulisan HBD di lengan kirinya persis sama seperti kejadian saat ini dan sekarang pun mereka belum menemukan siapa pelakunya dan apa motif yang melatar belakangi kejadian ini korban masih terguncang mentalnya akibat mengalami trauma.


"apakah hal ini dilakukan oleh orang yang sama pak?" tanya salah satu detektiv junior kepada detektiv senior.


"kurasa memang begitu." jawab detektiv senio itu dia pun ragu apakah kejadian ini akibat ulah orang yang sama. Dilihat dari kejadian ini pelaku selalu meninggalkan jejak tulisan yang dia ukir di lengan para korban dan tulisannya pun sama yaitu HBD entah apa yang di maksud tapi setiap orang yang menjadi korban mengalami hal tersebut pada saat mereka merayakan hari ulang tahunnya apakah tulisan HBD yang dimaksud pelaku adalah tulisan birthday yang artinya selamat ulang tahun?


TBC.....

__ADS_1


__ADS_2