Berbagi Cinta : Cinta Tuan Ghaffar

Berbagi Cinta : Cinta Tuan Ghaffar
3. Istri kedua Ghaffar.


__ADS_3

Hari wisuda,


Chayra bingung ketika mendapati suaminya tidak berada di rumah.


Kemana Suaminya ? Chayra berdecak kesal karena suaminya tidak bisa di telfon.


Chayra bingung saat bangun tadi hanya mendapati satu set pakaian lengkap dengan perhiasan yang diletakkan di ruang tamu dengan rapi. Di meja juga ada catatan dari Ghaffar yang ditulis secara pribadi Sebentar lagi penata rias datang jadi tunggu saja.


Tok


Tok


"Apa itu penata rias nya ?"


Di hari wisuda yang seharusnya membawa kebahagiaan bagi mahasiswa dan mahasiswi justru tidak bagi Chayra wisuda ini tidak ia rasakan kebahagiaan itu,Ghaffar yang seharusnya menemani wisuda hari ini tidak bisa hadir suaminya hilang tanpa kabar supir pun tidak tau jika Ghaffar tidak ada di rumah.


 


“Chayra “pekik Mama Ghaffar yang berlari menghampiri Chayra membawa buket bunga besar.


“Mama “ Ibu Ghaffar memeluk menantu nya. Ada juga papa Ghaffar dan saudara Ghaffar lainnya.


“Selamat yah cantik”


“Semoga bisa menjadi pengacara yang jujur dan adil”


“Amin”


“makasih mah”


Rachel mengendarkan pandangan ke orang tua Chayra “Untuk merayakan kelulusan bagaimana jika kita makan-makan “


“Kebetulan mama sudah pesan tempat untuk merayakan kelulusan kamu. Ayok sayang, papa Chayra juga harus ikut yah “


“Eits,tapi sebelum kita makan. Gimana kalau kita foto dulu ?”ucap Aditya.


“oh ya sampai lupa, ayok kita foto dulu “timpal Rachel menepuk jidat.


Yura mengalungkan tangan di lengan Chayra mengajak Chayra untuk duduk di mobil bersama nya.


 Chayra memang paling dekat dengan Yura adik terakhir suaminya jika dengan Aditya mereka hanya sekedar teman sekolah lumayan dekat  dulunya sebelum Chayra menikah dengan kakak Aditya.


Chayra seolah tidak punya rasa bosan untuk terus menghubungi suaminya bahkan di dalam toilet sekalipun namun hasilnya nihil suami tidak kunjung menjawab telfon.


Ada apa sebenarnya ?


Chayra khawatir takut terjadi sesuatu pada suaminya ini kali pertama Ghaffar tidak bisa dihubungi. Chayra mengirim pesan pada Ghaffar lalu setelahnya ia keluar dari toilet. Chayra berpapasan dengan Rachel.


“Mama, mama mau ke  toilet yah ?”


“Enggak Chayra, kamu sudah di toilet hampir 15 menit, mama khawatir. Memang kamu di toilet ngapain ? “


Chayra gelagapan selama itu ternyata Chayra sendiri bingung mencari alasan. “Perutku agak sakit tadi sekalian nunggu makanan makanya Chayra ke toilet dulu “


Rachel tersenyum, “Apa perutmu masih sakit Chyara ?”


“Huh ? Enggak ma, Sudah tidak lagi “


“Yasudah ayok makan, kebetulan makanan sudah datang “


Mama tau kamu berbohong Chayra, kamu sedang mengkhawatirkan suami mu yang brengsek. Sabarlah Chayra mama akan cari tau apa yang terjadi pada suamimu


Di kamar hotel,


Ghaffar memeriksa ponselnya di atas nakas hanya ada notif 150 kali panggilan dari Chayra juga pesan dari Chayra. Ghaffar menghela nafas, “Maafkan aku sayang. Tapi ada yang harus ku urus dan lebih penting “gumam Ghaffar.


Pandangan Ghaffar menuju ke seorang Wanita yang sedang tidur di ranjang kamar hotel yang sama dengan Ghaffar.Wanita itu bergelut selimut putih membungkus tubuh tanpa sehelai benang.


“Aku harus menyelesaikan ini semua”


Chayra masih menunggu suaminya hingga malam hari. Tangan Chayra mengusap perut yang masih rata, sudah pukul  09:30 malam tapi suaminya belum juga pulang atau memberi kabar paling tidak Chayra tau suami baik-baik saja.


Chayra yang tidak mendapat petunjuk apapun akhirnya Chayra menghubungi Gita untuk ketiga kalinya Gita itu sekretaris Ghaffar.

__ADS_1


Wanita yang baru saja keluar dari kamar mandi menggunakan baju handuk menghampiri ponsel yang terletak di Kasur. “Istrimu menelfon lagi “Ucap wanita itu yang menunjukkan pada Ghaffar.


Ghaffar masih tetap fokus pada Ipad


"Jawab saja, bilang aku ada di luar kota ada masalah dengan pekerjaan “ujar Ghaffar tanpa menoleh karena sedang sibuk memeriksa email masuk lewat Ipad.


Gita kemudian mengangkat telfon Chayra.


Chayra tersenyum akhirnya Gita menjawab telfonnya. “Hallo Gita. Assalamualaikum”


“Humm, Waalaikumsalam”Jawab Gita ketus.


“Maaf menganggu Gita nelfon malam-malam. Aku mau tanya apa Mas Ghaffar tadi ke kantor ?”


“Tidak “


“Memang Mas Ghaffar kemana ?”


“Memang bos tidak memberitaumu ? Beliau pergi ke Bali ada masalah disana dan Bos harus turun tangan untuk mengecek ke sana “


“Ooh begitu, Apa kamu sedang bersama dengan Mas Ghaffar ?”


“Tidak, Bos pergi sendiri. Sekarang aku bersama dengan suamiku “Tekan Gita di kata Suamiku.


“Ahh begitu ternyata. Ya sudah, terima kasih info nya. Sekali lagi maaf menganggu “


“Assalamualaikum “


Tut


Gita langsung mematikan sambungan ia lalu melempar ponsel ke sembarang tempat. “Bersikaplah sopan pada istriku Gita “


"Memang ada apa dengan sikapku " Tanya Gita.


"Koreksi sendiri "balas Ghaffar.


"Aku ingin tau ,apa yang salah ?"Tantang Gita.


"Kamu bisa sarjana karena bantuanku Gita. Jangan lupa aku adalah bos mu,majikanmu, tuanmu. Apa yang ku perintahkan kau harus menurut "


Ghaffar mengerti maksud Gita.


"Aku hanya suami dari seorang satu orang perempuan. Semua pria yang menikah lebih dari satu kali pasti punya perasaan yang lebih ke salah satu istrinya. "


“Ghaffar aku juga istrimu “pekik Gita.


“Status Chayra lebih tinggi daripada kamu Gita “ucap Ghaffar acuh.


"Kau harusnya mengerti konsekuensi dari awal. Kau harusnya mengerti kondisi seperti ini harapan aku mengakui hubungan kita semakin sulit karena ada Chayra, dan ibuku "


"Chayra.Chayra.Chayra. Chayra.Chayra.Chayra Chayra terus ! Apa sih bagusnya dia ?! "Ghaffar hanya diam tak menjawab.


“Tapikan aku istrimu kedua mu Ghaffar, Aku yang lebih dulu kamu nikahi bukan anak ingusan itu “


Prang !


Gita terperanjat kaget Ghaffar melempar gelas ke dinding.Hilang sudah kesabaran Ghaffar.


“Bisa jaga bicara mu, aku memang menikahi mu lebih dulu tapi secara S.I.R.I sedangkan Chayra aku menikahi dengan secara S.A.H ingat itu Gita. Aku mencintai Chayra. Anak ingusan itu adalah istriku jadi tolong jaga baik-baik ucapanmu “


"Kau tidak mencintainya untuk apa reaksi mu berlebihan seperti itu "


"Aku menemukan apa yang ku cari di Chayra. Dialah yang bisa memberikan itu padaku "


Gita menaikkan satu alisnya "Oh ya ?"


“Kamu mencintai Chayra tulus atau kau menginginkan Chayra karena ada maksud tertentu ?” Gita menyeringai.


“Apa maksudmu ?”


“Tidak ada,”jawab Gita enteng, Rahang Ghaffar mengeras. Ghaffar yang baru saja melangkah pergi kemudian terhenti.


“Ghaffar tidakkah kamu berpikir kamu sudah merebut perempuan yang di cintai Aditya adiknya sendiri. Kamu bahkan rela merebutnya hanya karena wajahnya yang mirip dengan----”

__ADS_1


Plak


“Kau sudah LANCANG Gita !”


“Itu semua karena aku mencintai mu Ghaffar !!!! Kau tidak tau dan tidak pernah mengerti perasaan ku. Selama ini aku mencurahkan seluruh waktu dan cintaku untukmu, aku selalu yakin bawa kamu akan mencintaiku dan menerimaku. Aku pikir pada akhirnya kau akan menerima kenyataan dan melupakan masa lalu tapi aku salah kau hanyalah seorang pria dewasa yang berkedok anak kecil dengan perasaan dan pikiran yang tidak tubuh.”


“Jangan berani melawan ku Gita !”


“Aku akan membuat hidup Chayra terus menderita hingga dia mati !”


“Jangan bawa Chayra dalam masalah kita dia tidak tau apa-apa”


“Dia memang tidak tau apa-apa, tapi dia adalah masalah utama. Karena dia kamu menikahiku secara siri”


“Gita kau sudah mulai tidak tau malu. Kau melunjak Gita. Kamu harus ingat dulu kamu hanyalah asisten Raisa kamu sudah bersama ku saat aku menikah lalu aku mengangkatmu menjadi sekretaris karena kamu punya potensi. Kita saling berbagi kenikmatan dan aku menikahimu secara siri. Kemudian aku bertemu Chayra lalu kamu minta lagi kita menikah secara Sah. Sebelum ada Chayra kita sudah menikah secara siri dan kamu setuju “


“Udah gila kamu yah !”


“Terus kenapa kamu membuatku hamil sedangkan Chayra tidak ?”


“Sudah jelas Gita aku menginginkan anak darimu” Gita semakin memanas.


“Itu bukan alasan mu yang sebenarnya !!! “


“Hei ! jangan membentakku. Ingat kau tidak bisa hidup tanpa uangku Gita. Dari ujung rambut sampai ujung kaki mu itu semua dariku. “


"Sekarang layanin aku "


"Tidak !"


"Gita !"


"Kamu selalu menyebut Chayra ! Di saat aku melakukan kewajibanku "


"Kamu cerewet sekali !"


Untuk pertama kali nya Gita menolak melayani Ghaffar, tapi Ghaffar tidak peduli penolakan Gita tadi adalah penghinaan bagi Ghaffar. Raisa,Gita dan Chayra tiga perempuan yang bersama Ghaffar. Mereka punya watak dan sikap yang berbeda Raisa dan Gita memiliki watak yang tak jauh berbeda wanita sosialita,boros dan banyak menuntut. Mereka awalnya yang manis,lugu dan polos serta baik kemudian berubah saat mengenal Uang dan tahta.


Karena Ghaffar merasa dirugikan oleh kedua wanita tersebut maka dari itu ia memperlakukan Chayra sedikit keras, Pernikahan mereka yang sudah berusia lima tahun itu membuat Ghaffar sadar jika Chayra adalah jawaban cinta nya. Ghaffar telah menemukan lubang pintu untuk kuncinya.


Ghaffar memang mengartikan Chayra sebagai cinta tetapi berbeda dengan Chayra. Chayra berfikir jika Ghaffar mencintanya karena wajah mirip dengan Raisa.


Chayra baru saja keluar dari ruang dokter Aisyah.  Wanita hamil itu duduk termenung di kursi kayu. Chayra tertegun mendengar penuturan cerita dokter Aisyah tadi.


“Ghaffar pernah menikah Chayra delapan tahun yang lalu istrinya Bernama Raisa. Raisa meninggal saat hamil anak Ghaffar dia juga mengindap kanker Rahim. Ghaffar melarang Raisa untuk hamil lagi tapi Raisa ngotot diam-diam ia hamil namun keguguran lagi sampai akhirnya kami mengangkat Rahim Raisa karena tumor begitu ganas. Raisa begitu hancur dia terus menangis sepanjang hari karena kamu pasti tau perempuan sempurna di nilai dari dia bisa melahirkan seorang anak itu pendapat orang.”


Hati Chayra semakin hancur saat dokter Aisyah mengatakan  “Chayra jujur saja kamu punya wajah mirip  seperti Raisa. Awalnya saya bingung saat pertama kali kamu datang bersama Ghaffar.  Wajah mu persis bagaikan pinang di belah dua dengan Raisa kupikir Raisa memiliki kembaran."


Chayra tertegun ia berpikir itu hanyalah alasan konyol Ghaffar menikahi nya tapi alasan konyol itulah ternyata alasan utama mengapa suaminya menikahinya.


“Saya menceritakan ini karena saya peduli sama kamu, Ghaffar pasti sangat marah jika ada orang yang menceritakan rahasia ini tapi saya tidak peduli. Kamu adalah istrinya. Kamu berhak tau alasan kenapa suami mu tidak menginginkan anak di rumah tangga kalian.”


“Saya mohon jaga janin-janin ini yah Chayra. Mereka juga ingin hidup dan melihat dunia. Mereka juga ingin melihat ibu dan ayah nya. Ini juga titipan Allah kan. Allah percaya sama kamu dan Ghaffar kalian bisa jadi orang tua “


“Dimana mbak Raisa sekarang kalau boleh tau ?”


“Raisa meninggal karena bunuh diri. Mobil menabrak nya “


Aisyah mengenggam kedua tangan Chayra “Kamu tenang saja Chayra.Ghaffar sangat menyayangimu melebihi Raisa. “


Chayra tersenyum kecut “Dokter Aisyah pasti sangat mengenal suami saya hingga tau alasan mengapa suami saya tidak mau saya hamil “


“Ini pertama kali saya melihat Ghaffar begitu posesif pada seorang wanita saya pikir Ghaffar hanya tidak ingin kesalahan terulang kembali. Tapi dia memperlakukan mu sangat baik bahkan dia begitu menghormatimu sebagai perempuan “


“Apa Mas Ghaffar tidak mencintai Mbak Raisa ?”Tanya Chayra. Pertanyaan itu sangatlah lucu.


Dokter Aisyah mengeleng kepala, “Dulu mereka saling mencintai tapi saya kurang tau pasti hubungan mereka seperti apa dulunya. Kenapa mereka menikah tapi tidak cinta dan pertanyaan lainnya. Itu diluar kuasa saya. Pernikahan mereka ada masalah. Saat Raisa meninggal Ghaffar tidak begitu berduka saya ingat saat itu Ghaffar tidak  begitu mengurus kematian Raisa dia menggunakan pengawal dan asisten mengurus Raisa


“Lalu kenapa Mas Ghaffar menikahi mbak Raisa ?" Terselip rasa cemburu di hati Chayra. Apa Ghaffar tidak mencintainya ? Jadi apa selama ini.


"Aahh Tidak-tidak astaga Chayra bagaimana bisa kamu cemburu pada orang yang sudah meninggal Chayra. Jangan gila “


Chayra lama duduk disana memikirkan hal yang tidak pasti ditambah lagi ketakutan semakin menjadi. Rasa takut itu menjadi selimut bagi Chayra yang semakin frustasi.

__ADS_1


Ghaffar tersenyum samar mendengar jika Gita mengandung.Itu artinya sebentar lagi Chayra akan menjadi istri satu-satunya Ghaffar dan anak itu akan menjadi milik Ghaffar juga Chayra.


"Sebentar lagi kita akan jadi orang tua Ra "seru Ghaffar.


__ADS_2