
Ghaffar mengantar
dokter keluar dari apartement nya. Wajah Ghaffar berubah drastis
lebih marah dari sebelumnya.
Apa kalian melakukan hubungan
suami-istri ?
Tentu saja. Memang nya kenapa ?
Kamu seperti tidak ada masalah sama
sekali. Mulai sekarangtolong diberi jarak yah minimal seminggu tiga
kali saja. Aku yakin kamu pasti bermain kasar “
Apa dia tadi sempat sadar atau
pingsan saat kalian selesai melakukan nya ?
Tentu saja dia sempat sadar bahkan
kami masih makan malam.
Dokter yang mengabdi pada keluarga
Ghaffar itu menghembuskan nafas panjang.
Ghaffar untuk sementara waktu jangan
lakukan hubungan suami-istri dulu. Miliknya sangat lecet sekali, dia
juga kekuragan nutrisi.
Jangan menyiksa ibu hamil Ghaffar.
Kamu bisa membahayakan bayi dan juga istrimu.
Bayi ?
Bayi ?
Bayi ?
Apa Chayra tengah
hamil muda ? Apa Chayra mengandung anaknya ? Kenapa Chayra bisa hamil
?
Setelah di
pikir-pikir Chayra tidak lagi datang bulan,tubuh juga lebih berisi.
Perut kamu agak membuncit yah
Apa kamu ga suka kalau aku buncit?
Aku tetap menyukaimu apa adanya.
Cintaku kepadamu tak akan pernah habis Chayra.
Tangan Chayra membuat setengah
lingkaran di perutnya. “Kau tidak akan hamil Chayra. Tenang saja
aku tidak menginginkan anak di pernikahan kita. Karena aku ingin
melindungi mu selamanya”
Kamu kok tumben kasih aku hadiah.
Apa yah isinya ?
Sejak kapan kamu minum susu. Aku
perhatikan kamu minum susu pagi dan malam.
Mas gendong
Aku ini bau banget loh sayang habis
main
“Jadi selama ini
dia berusaha memberitahuku tentang kehamilan nya ?”
Ingatan Ghaffar
__ADS_1
terulang kembali disaat pria itu menemani istrinya memasang KB.
“Berati Chayra waktu itu sudah hamil “ Ghaffar menyambungkan
kembali beberapa peristiwa dan gelagat aneh yang terjadi beberapa
bulan ini.
“Yah, Chayra
memang sudah hamil saat itu. “
“Apa bayi ku
kembar ?”gumam Ghaffar seolah bertanya entah pada siapa.
Malam ini Ghaffar
putuskan untuk tidur menemani Chayra dan calon anaknya yang sedang
sakit akibat ulahnya.
Calon anak ?
Rasanya terdengar mengelikkan karena Ghaffar menolak hadirnya anak
itu di rahim istri sah nya sendiri. Tapi ada perasaan aneh yang lebih
besar di hati Ghaffar perasaan yang hangat,sejuk dan bahagia
begitulah Ghaffar mendeskripsikan perasaan itu. Rasa naluri seorang
ayah yang hadir di dalam dirinya rasa ingin melindungi dan menyayangi
anak yang dikandung Chayra entah kenapa perasaan itu tidak muncul
saat Gita sedang hamil.
Ada apa ini ?
Kenapa semua jadi
seperti ini ?
Kenapa anak itu
hadir di rahim Chayra perempuan yang ia lindungi dengan nyawanya ?
Ghaffar takut janin
Ghaffar tak mau itu. Kehilangan Chayra saja tidak pernah terbesit di
dalam pikirannya.
Dan Malam itu Dito
di beri tugas untuk menyelidiki kehamilan Gita dan aktivitas Gita
selama enam bulan yang lalu. Ghaffar hanya ingin memastikan anak
siapa yang di kandung Gita. Katakanlah bahwa Ghaffar saat ini
berpikir sempit karena muncul pikiran konyol nya yang teringat kolega
dulu pernah mengatakan jika saat kamu akan memiliki seorang anak
perasaan dan naluri sebagai ayah muncul begitu saja begitupun dengan
ibunya.
Terdengar konyol
tapi Ghaffar mempercayai itu. Gerakan hati atau bagaimana ? Yang
jelas Ghaffar juga tak tau kenapa dengan dirinya kepikiran mencari
tau kehamilan Gita ?
Matahari terbit
memasuki celah apartement milik Ghaffar. Chayra duduk di atas Rajang
sedang Ghaffar duduk di kursi samping Sofa. Kini Chayra sedang di
introgasi mengenai kehamilan.
Perasaan bercampur
aduk,Chayra hanya memainkan ujung lengan bajunya.
“Chayra “
__ADS_1
“I..i..iya mas “
“Kenapa berbohong
?”
“Mas, sebenarnya
aku tidak bermaksud berbohong”
“Lalu ini apa ?
Kalau saja kamu tidak pingsan mungkin aku tidak akan pernah tau”
“Aku kecewa
sekali sama kamu Chayra. Lebih baik kamu ceritakan semuanya sebelum
aku memulai dengan marah “
“Maafin aku mas”
“Aku tidak
memakai pil KB selama enam bulan karena aku ingin hamil. Lalu aku
hamil, aku berencana kabur dan melahirkan anak k..k.kita di tempat
yang jauh dan memulai hidup baru tanpa kamu mas. Itu pilihanku
“Chayra menundukkan kepala ia meremas dress panjang.
“Jadi bekerja ini
sudah menjadi rencana mu ?” Chayra mengangguk.
“Apa alasan mu ?”
“Aku takut mas,
aku takut kamu gugurin anakku. Kamu bilang kita ga perlu punya anak
tapi aku pengen punya anak mas. Kalau kamu masih ga bisa nerima
anak-anak ini tolong izinkan aku pertahankan mereka aku janji semua
kebutuhan mereka aku yang akan cukupkan aku janji ga akan nyusahin
kamu “
“Apa mereka
kembar ?”
“Huh ? Ya mereka
kembar “Chayra mengambil amplop coklat di dalam tas.
“Ini USG nya
“Ghaffar dengan tangan gemetar membuka amplop coklat itu.
Ghaffar memijat
kepala, “Aku tidak akan mengugurkan anak itu dia sudah tumbuh
dirahim mu pasti sudah banyak organ tubuh yang telah dibentuk. Tapi
ada syaratnya, aku tidak mau kamu sakit atau tidak aku akan
mengugurkan anak itu “
“Baiklah..baiklah
terima kasih mas “
Chayra langsung
memeluk suaminya dengan sangat erat sambil terus mengucapkan terima
kasih.
“Aku sayang sama
kamu mas, I love you mas “
Mungkin memang sudah waktunya aku
memiliki anak.Aku tidak menyangka anak yang sulit ku dapatkan dari
Raisa kini dengan mudah ku dapatkan dari perempuan yang ku cintai.Aku
__ADS_1
begitu beruntung sekali dapat istri yang bisa mencintaiku dan anak.
Jadi begini rasanya menemukan orang yang tepat ?