Berjodoh Dengan Psychopat Tampan

Berjodoh Dengan Psychopat Tampan
Kanza


__ADS_3

"apa benar klo Kenzo itu punya kembaran?" tanya Arabella


"iya, Abang pernah liat fotonya di kamarnya Kenzo tapi Abang gak tau sekarang Kembarannya di mana karna pas Abang tanya Kenzo hanya menjawab dia adiknya sekaligus kembarannya dan setelah itu Kenzo gak ngomong apa-apa lagi dan dia menjadi diam dan dingin...jadi Abang gak tanya apa-apa lagi karna menurut Abang, mungkin Kenzo punya masalah tapi Kenzo gak ingin menceritakannya"


Arabella menganggukan kepalanya yang berarti Arabella mengerti dengan penjelasan Levin.


"kenapa kamu menanyakan tentang itu?"tanya Levin yang heran kenapa Arabella menanyakan tentang itu kepada dirinya.


"nggak kok,Arabella cuma penasaran aja" kata Arabella lalu Arabella terdiam dan memikirkan sesuatu yang di katakan oleh Bundanya Kenzo.


Flashback


"haha...ternyata Kenzo dulunya sangat lucu yah.."Arabella tertawa karna Bundanya Kenzo baru saja menceritakan tentang kelakuan konyol yang Kenzo lakukan ketika menghibur adiknya ketika sedang sedih.


"Kenzo melakukan itu karna Kenzo sangat menyayangi Kanza"


yah..adiknya Kenzo bernama Kanza. Kanza adalah anak gadis yang cantik, ceria dan selalu bersikap lembut pada siapapun.


"terus sekarang di mana Kanza?" tanya Arabella yang penasaran di mana Kanza sekarang dan juga Arabella tidak melihat foto seorang gadis perempuan di ruang itu yang Arabella lihat hanyalah foto Kenzo dan kedua orang tuanya.


"Kanza sudah meninggal dan sejak itulah Kenzo menjadi orang yang diam, cuek dan dingin" kata Bunda Kenzo dengan raut wajah yang sedih.

__ADS_1


"maaf Bun, Arabella gak bermaksud untuk membuat Bunda sedih" Arabella merasa gak enak karna membuat Bunda Kenzo sedih.


"nggak kok, Bunda gak sedih lagian kejadian itu sudah lama" Bunda Kenzo tersenyum untuk menutupi kesedihannya.


"klo boleh Arabella tau kenapa Kanza bisa meninggal? tapi klo Bunda gak ingin menceritakannya gpp karna Arabella ngerti kok" Arabella dengan hati-hati karna takut membuat Bunda Kenzo tambah sedih tapi Arabella juga penasaran dengan apa yang terjadi dengan Kanza.


"Bunda tau kamu pasti penasaran tapi Bunda harap setelah Bunda menceritakan semuanya kamu bisa merubah Kenzo seperti dulu karna kamu lah perempuan yang pertama kali Kenzo bawa ke sini" kata Bunda Kenzo dan menatap Arabella dengan penuh harapan.


"baik,Arabella akan coba tapi Arabella juga gak yakin tapi Arabella akan berusaha" Arabella sebenarnya tidak yakin bisa merubah Kenzo tapi Arabella juga tidak ingin mengecewakan Bunda Kenzo.


"jadi Kenzo itu dulunya adalah anak yang baik, ceria dan sangat penyayang terutama pada Kanza, Kenzo rela melakukan apapun demi membuat Kanza tertawa tapi itu gak bertahan lama karna setelah Kenzo dan Kanza tepat berumur 9tahun semuanya berubah" Bunda Kenzo berusaha menahan tangisnya agar bisa menceritakannya pada Arabella.


"Bunda, Arabella gak maksa kok...klo Bunda gak kuat gak usah menceritakannya" Arabella tidak ingin membuat Bunda Kenzo menagis karna menceritakannya tapi tetap saja Arabella masih penasaran.


"Bunda" Arabella belum selesai ngomong


"jadi waktu Kenzo dan Kanza akan merayakan ulang tahunnya yang ke 9tahun, kita menyewa sebuah gedung untuk acara ulang tahunnya tapi ketika Kenzo dan Kanza meniup lilinnya tiba-tiba semua lampu yang ada di gedung itu mati dan menjadi sangat gelap karna kita merayakannya pada malam hari setelah itu Bunda mendengar suara Kenzo dan Kanza yang memanggil akan memanggil Bunda tapi suara itu tiba-tiba terhenti dan saat itu juga perasaan Bunda gak enak dan tak lama setelah itu lampu kembali nyala tapi Kenzo dan Kanza sudah tidak ada di sana dan kita semua juga udah mencarinya di sekitar gedung itu tapi tetap aja kita gak menemukan Kenzo dan Kanza, hingga akhirnya Ayahnya Kenzo menyuruh semua anak buahnya untuk mencari Kenzo dan Kanza tapi tetap aja mereka gak menemukannya walaupun mereka sudah mencari di seluruh tempat di kota ini dan setelah 3hari mereka mencarinya akhirnya mereka menemukan Kenzo dan Kanza di salah satu rumah kosong di sebuah kota terpencil tapi ketika mereka menemukan Kenzo dan Kanza ternyata Kanza sudah meninggal dan banyak luka bekas pukulan di tubuhnya dan juga ada luka bekas cekikan di leher Kanza namun berbeda dengan Kenzo, Kenzo hanya mendapat luka bekas pukulan dan pingsan karna gak di kasih makan selama 3hari dan mereka dengan cepat membawa Kenzo ke rumah sakit dan Kenzo di rawat di sana selama 5hari...selama Kenzo di rawat di rumah sakit, Kenzo masih ceria seperti biasa karna Bunda melarang siapapun untuk menceritakan tentang Kanza kepada Kenzo dan yang Kenzo tau Kanza itu sedang sekolah dan bermain di rumah.tapi Setelah Kenzo pulang dari rumah sakit, Kenzo mencari Kanza di seluruh sudut rumah tapi Kenzo gak menemukan Kanza dan akhirnya Bunda gak tega melihat Kenzo yang seperti itu, jadi Bunda memutuskan untuk menceritakan semuanya pada Kenzo dan setelah Kenzo mendengar semua itu Kenzo menangis histeris dan akhirnya Kenzo pingsan namun setelah Kenzo siuman Kenzo berubah menjadi pendiam dan dingin, kenzo juga sering melamun" Bunda Kenzo sudah gak kuat menahan air matanya hingga akhirnya air matanya jatuh ke pipinya dan Bunda Kenzo cepat-cepat menghapus air matanya dan tersenyum pada Arabella


"klo boleh Arabella tau, emang siapa yang menculik Kenzo dan Kanza?" sebenarnya Arabella tidak tega untuk bertanya lagi takutnya Bundanya Kenzo meneteskan air matanya lagi tapi Arabella penasaran siapa orang yang tega melakukan itu pada anak kecil yang masih 9tahun.


"yang melakukan itu adalah mantan pacar Ayahnya Kenzo, dia masih gak terima karna Ayahnya Kenzo lebih memilih Bunda dari pada dia"

__ADS_1


"itu pasti karna Bunda lebih cantik dari pada nenek sihir yang burik itu" Arabella mencoba menghibur Bunda Kenzo agar tertawa lagi.


Flashback selesai


"gimana cara gw merubah Kenzo kaya dulu lagi?dan apakah gw bisa merubah Kenzo, sedangkan sekarang Kenzo aja suka banget buat gw takut"batin Arabella


"ara..ARABELLA!!" teriak Levin yang menyadarkan Arabella dari lamunannya


"SIal!!" Arabella mengumpat saking terkejutnya karna Levin teriak tepat di telinga Arabella " Abang tuh apa-apaan sih?" tanya Arabella yang kesal karna apa yang Levin lakukan.


"harusnya Abang yang tanya!!kenapa kamu ngelamun?padahal Abang udah panggil-panggil kamu dari tadi tapi kamu gak nyaut-nyaut"Levin melihat Arabella dengan tatapan aneh.


"ng-nggak kok,Arabella gak mikirin apa-apa"jawab Arabella dengan sedikit gugup karna Arabella gak mau Levin tau dengan apa yang di pikirkan olehnya.


"ya udah ayo kita ke ruang makan tadi mama udah manggil kita" Levin berdiri dan berjalan menuju ruang makan dan Arabella mengikuti Levin.


.


.


.

__ADS_1


.


~


__ADS_2