Berjodoh Dengan Psychopat Tampan

Berjodoh Dengan Psychopat Tampan
gudang tua #2


__ADS_3

"emm..kan Kenzo udah bilang waktu itu..


udah ya Arabella mau mandi" Arabella beranjak pergi


"tunggu abang belum selesai bicara" Levin tidak puas dengan jawaban Arabella dan mencegah Arabella agar tidak pergi


Arabella mengabaikan Levin dan tetap pergi. Arabella cepat-cepat pergi karna takut Levin bertanya macam-macam sehingga membuat Arabella tidak bisa menjawabnya.


Arabella masuk kamarnya dan duduk di tepi ranjang kasurnya. Arabella masih memikirkan pertanyaan Levin.


"sekarang gw masih bisa kabur tapi klo nanti abang tanya lagi, gw harus menjawab apa… ini semua gara-gara Kenzo sialan itu… klo gw jawab yang sebenarnya pasti abang akan marah dan pasti akan ribut sama Kenzo terus nyawa gw juga pasti bakal abis di tangan cowok sialan itu dan bla..bla" gerutu Arabella yang seperti orang bodoh memukul-mukul kasurnya


.


.


Setelah Kenzo mengatar Arabella, Kenzo tidak langsung pulang ke rumahnya tapi Kenzo ke restoran dekat supermarket yang tadi Arabella belanja.


Kenzo masuk ke restoran dan duduk di berhadapan dengan zion yang sudah menunggunya dari tadi.


"sorry lama"


"lo dari mana aja sih? gw udah nunggu lo hampir satu jam… padahal tadi gw buru-buru nyari taxi dan ninggalin mobil gw yang mogok di pinggir jalan karna gw kira lo udah nungguin gw tapi ternyata gw yang nungguin lo lama" Zion mendengus kesal karna dia tadi sempat terburu-buru karna mobilnya mogok dan karna takut Kenzo menunggu lama jadi Zion meninggalkan mobilnya di pinggir jalan.


Kenzo orangnya tidak suka menunggu lama, jika Kenzo menunggu lama maka Kenzo akan marah dan murka seperti orang yang temperamental.


"sorry tadi gw liat Arabella jadi gw ikutin dia "


Flashback


Kenzo sedang dalam perjalanan menuju caffe untuk menemui Zion. saat Kenzo sampai di depan restoran dan akan berbelok dan memarkirkan mobilnya, tiba-tiba Kenzo berhenti dan tidak jadi berbelok karna melihat Arabella yang turun dari taxi dan masuk ke supermarket. Kenzo yang tadinya akan belok dan memarkirkan mobilnya di depan restoran tidak jadi dan malah membelokan dan memarkirkan mobilnya ke depan supermarket lalu Kenzo masuk dan mengikuti Arabella.


flashback selesai


"Arabella?siapa?" Zion tidak tahu karna waktu Levin menceritakan tentang Arabella, Levin tidak memberitahu namanya Arabella.


"adiknya Levin"


"ohh..jadi namanya Arabella. ehh..tpi kok lo bisa tertarik sih? pasti lo sama dia ada sesuatu,kan?" tanya Zion karna di pikirannya 'gak mungkin seorang Kenzo tertarik pada seseorang klo tidak ada sesuatu' bukan hanya di pikiran Zion tapi Levin pun berpikir seperti itu tapi Levin lebih memilih mencari jawabannya sendiri karna walau sudah bertanya pada Kenzo ataupun Arabella tapi Levin tidak percaya pada jawaban Kenzo dan Arabella.


"itu bukan urusan lo" jawab Kenzo dengan wajah datar


"hmm… ya udah terserah lo aja" Zion cuek karna dia tidak suka ikut campur dengan masalah orang lain.


"lo nyuruh gw kesini mau apa?" Kenzo


"tadinya gw nyuruh lo ke sini buat nemenin gw makan dan ngobrol tapi karna lo lama datangnya jadi gw dah makan duluan" selasai Zion bicara Kenzo langsung berdiri "ehh..lo mau kemana?"


"pulang" Kenzo berbalik dan berjalan keluar

__ADS_1


"gw nebeng mobil lo ,ya!" Zion berjalan di belakang Kenzo


"hmm"


Kenzo dan Zion masuk mobil Kenzo. Kenzo mengendari mobilnya menuju rumah Zion. saat mereka dalam perjalanan dan melewati jalan sepi dan gelap karna sekarang hampir menunjukan tepat jam 18.00, mereka melihat seorang gadis sedang berjalan sendiri.


"ada cewek tuh" Zion


"emang lo mau apain?"


"seperti biasa" smrik Zion pada Kenzo


Kenzo mengerti dan membalas smrik pada Zion


Kenzo mengehentikan mobilnya tepat di sebelah gadis itu lalu Zion keluar dan langsung memukul tengkuk gadis itu hingga pingsan lalu memasukannya ke dalam mobil bagasi mobil dan Zion kembali masuk mobil dan Kenzo menjalankan lagi mobilnya dengan sangat kencang.


kini Kenzo dan Zion sudah sampai di depan gudang tua yang waktu itu dan mereka turun dari mobil. Kenzo membuka bagasi mobilnya dan Zion mengangkat keluar gadis yang pingsan itu.


Kenzo dan Zion masuk gudang tua itu dan di dalam gudang tua itu sangat gelap karna tidak ada lampu. Kenzo mengambil hp dari sakunya dan menyalakan senter dari hp nya. Kenzo berjalan menuju meja yang berada di pojok dinding lalu Kenzo menggeser meja itu dan terlihatlah pegangan seperti pegangan laci atau lemari tapi terbuat dari besi.


Kenzo menarik pegangan besi itu hingga terbuka. setelah terbuka terlihatlah sebuah tangga yang menuju ruang bawah tanah dan Kenzo menyuruh Zion masuk dan berjalan duluan setelah itu baru Kenzo masuk dan menutup kembali akses jalan masuk itu.


sesampainya ruang bawah tanah, di sana ada sebuah meja besar dan di lengkapi borgol di setiap sudut meja itu dan juga banyak alat tajam di yang di gantung di dinding ruangan tersebut.


Zion menurunkan gadis itu di atas meja lalu memborgol kedua lengannya dan Kenzo memborgol kedua kaki gadis itu.


"mau main dulu langsung ke itu?" Zion


...*BUAT YANG GAK KUAT SAMA KEKERASAN GAK USAH BACA!!*...


...🔞🔞...


Zion naik ke atas tubuh gadis itu lalu menapar kedua pipi gadis itu agar gadis itu terbangun. saat gadis itu membuka matanya dia terkejut karna yang pertama kari dia lihat adalah wajah Zion yang sekarang sedang berada di atasnya dan Zion tersenyum lebar seperti orang yang tak punya dosa.


"ka..kamu sia..siapa?" gadis itu gugup dan gemetar ketakutan


Zion tidak menjawab dan malah mendekatkan wajahnya pada wajah gadis itu. ketika gadis itu akan mendorong Zion, dia baru sadar klo tangannya di borgol dan dia akhrinya berteriak keras "AAA...TOLONG LEPAS" gadis itu menangis dan mencoba untuk berontak.


"DIAMM!!" Zion menjauhkan wajahnya dari gadis itu dan menampar wajah gadis itu dengan keras sampai pipi gadis itu bengkak dan sudut bibirnya berdarah.


Kenzo berdiri dan mendekat ke gadis itu lalu menyumpal mulut gadis itu pakai kain, ntah kain dari mana.Kenzo mencengkran rahang gadis itu sangat keras " gw benci suara tangisan" Kenzo melepas cengkramannya dan kembali duduk di kursih tadi.


Zion memulai aksinya, Zion merobek semua pakaian yang di pakai gadis itu sampai tidak tersisa sehelai benang pun di tubuhnya dan Zion membuka resleting celananya sendiri. Zion mengeluarkan juniornya dari sarangnya dan terlihatlah juniornya sangat besar, Zion langsung memasukan juniornya pada goa gadis itu dengan sekali hentakan dan tanpa pemanasan dan membuat gadis itu merasakan sakit yang luar biasa.


"hhng~hhngh~" gadis itu ingin teriak tapi tidak bisa dan hanya bisa menangis dan menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri untuk menahan sakit.


Zion mulai menaik turunkan pinggulnya dengan tempo cepat dan membuat p4yud4r4 gadis itu terpental-pental lalu Zion langsung meremasnya dengan sangat kuat dan membuat gadis itu tambah kesakitan.


"hhhngh~hhngh~hhngh~" gadis itu seperti ingin berbicara namun tidak bisa dan ia mencoba berontak agar borgol yang memborgol tangannya terlepas tapi tetap saja tidak bisa dan itu malah melukai tangannya saja.

__ADS_1


"ahh~ ternyata milikmu sungguh nikhmath" Zion kali ini menghentak-hentakannya dan memasukannya lebih dalam dan membuat gadis itu menggelinjang ntah karna kesakitan atau sama merasakan nikmat seperti Zion.


Zion melepas tangannya yang masih meresas p4yud4r4 gadis itu lalu Zion melinting-linting dan menarik p!t*ng gadis itu seperti Zion ingin itu terlepas.


"hhngh~hhngh~"gadis itu mendapat pelepasan untuk pertama kalinya.


"kenapa kau keluar duluan hahh~" Zion tidak terima gadis itu sudah keluar duluan lalu Zion menampar, meremas dan menarik p4yud4r4nya gadis itu sebanyak 3 kali berturut lalu Zion mempercepat hentakannya dan kali ini bukan hanya p4yud4r4nya saja yang terpental-pental tapi badan gadis itu ikut ke depan ke belakang sesuai tempo yang Zion berikan.


setelah setengah jam Zion belum mendapat pelepasan karna Zion menahannya sedangkan gadis itu sudah mengeluarkannya beberapa kali dan sekarang gadis itu sudah sangat lemas dan sudah seperti tidak punya tenanga lagi untuk berontak, Zion melepas miliknya dari milik gadis itu lalu Zion mencengkran rahang gadis itu dan membuka kain yang menutupi mulut gadis itu lalu Zion menggunakan tangan satunya untuk mengocok sebentar miliknya tepat di atas mulut gadis itu dan keluarlah cairan putih kental milik Zion. Zion memasukan cairan itu kedalam mulut gadis itu dan memaksa gadis itu menelanya. Zion membenarkan kembali celananya dan turun dari meja itu.


Kenzo yang dari tadi hanya duduk dan menonton, sekarang Kenzo berdiri lalu mengambil pisau kecil yang ujungnya sangat tajam yang menggantung di dinding. kemudian Kenzo mendekat ke gadis itu lalu menggores kedua pipi gadis itu dengan pisau yang di pegang Kenzo.


"akhh..saa..kiitt" kata gadis itu dengan suara lemah seperti untuk bicara pun ia sudah ke habisan tenaga.


"DIAM!!" Kenzo menggoreskan pisau yang di pegangnya pada dahi gadia itu.


"akhh" gadis itu menangis tanpa mengeluarkan air mata seperti air matanya sudah habis.


sekarang Zion sudah berdiri di pinggir meja dan behadapan dengan Kenzo dan Zion memegang pisau yang sama seperti yang di pegang oleh Kenzo. Zion dan Kenzo saling mentap lalu tersenyum smrik bersama, setelah itu Zion dan Kenzo mulai mengukir p4yud4r4 gadis itu dengan pisau ya mereka pegang.


gadis itu hanya merintih lemah dan memejamkan matanya karna ia tidak kuat menahan rasa sakit itu dan gadis itu juga sudah pasrah dengan yang Kenzo dan Zion perbuat pada dirinya.


setelah puas di bagian p4yud4r4, Zion dan Kenzo pindah ke bagian perut. sekarang di tubuh gadis itu sudah di banjiri darah miliknya. ukiran-ukiran Kenzo dan Zion semakin turun ke paha gadis itu, dan keadaan gadis itu sudah sekarat.


Zion masih mengukir di bagian paha gadis itu sedangkan Kenzo pindah ke bagian goa gadis itu lalu mengukir dan menghancurkan goa gadis itu.


setelah mereka merasa puas, Zion mengambil benang lalu memberikannya pada Kenzo dan Kenzo menerimanya. Kenzo membelai rambut gadis yang sudah sangat sekarat itu lalu Kenzo membisikan "selamat tinggal" dan Kenzo mulai menggesekan benang itu pada leher gadis yang sudah sekarat itu dan tak lama kemudian gadis itu meninggal. setelah gadis itu meninggal, Kenzo menghubungi anak buahnya untuk mengurus mayat gadis itu.


kemudian Kenzo dan Zion pergi dari gudang tua itu dan pulang ke rumah mereka masing-masing.


.


.


Author di sini akan menjelaskan bahwa para psychopat itu selalu melakukan hubungan s*x pada para korbannya perempuan sebelum membunuh mereka tapi yang akan melakukan hubungan s*x hanya Zion, Brian dan Rangga tapi rangga hanya akan melakukan pada korbannya yang masih perawan saja dan berbeda dengan Zion dan Brian akan melakukannya pada siapa saja korbannya asalkan itu perempuan.


klo Kenzo dan Levin itu tidak melakukan itu, Karna Kenzo tidak suka berdekatan dengan perempuan jadi dia tidak mungkin melakun hubungan s*x dengan sembarang perempuan dan klo Levin karna dia punya adik perempuan jadi dia ingat pada adik perempuannya jadi Levin tidak melakukan itu dan klo soal membunuh itu memang kesenangan Levin jadi Levin hanya akan membunuh dan menyiksa saja.


.


.


.


.


~


klo kalian suka like ya...

__ADS_1


dan


klo kalian punya saran kalian bisa komen...


__ADS_2