
.
.
pagi 09.30
Arabella sedang berjalan di koridor kampusnya sambil memainkan hpnya. Arabella terlalu fokus pada hpnya sehingga Arabella tidak sadar klo ada orang di depannya sedang berdiri.
'Brakk'
Arabella menabrak orang yang depannya dan Arabella terjatuh dan terduduk di lantai sedangakan orang yang di tabrak Arabella tidak jatuh karna orang tersebut posisinya membelakangi Arabella dan orang tersebut hanya sedikit terdorong ke depan.
"aduh..pantat gw" rintih Arabella yang merasakan sakit pada pantatnya
orang yang di tabrak Arabella tadi berbalik dan melihat Arabella yang sudah jatuh di lantai. "lo gpp? sini biar gw bantu" orang tersebut mengulurkan tangannya untuk membantu Arabella.
Arabella mendonggakan kepalanya dan melihat pada tangan orang yang Arabella tabrak lalu Arabella meraihnya dan Arabella berdiri "Thanks" Arabella melihat wajah orang yang dia tabrak dan ternya orang yang Arabella tabrak adalah "Niko..lo Niko kan?" Niko adalah sahabatnya Arabella waktu Arabella masih tinggal dengan papanya dan Niko juga tetangganya jadi Arabella dan Niko sangat dekat bahkan Arabella sudah menganggap Niko sebagai saudaranya.
"iiya gw Niko, lo..." Niko terus menarap wajah Arabella karna dia bingung dan juga wajah Arabella seperti tidak asing baginya.
"gw Arabella, masa lo lupa sih" Arabella memajukan bibir bawahnya
"serius ini lo Arabella?" Niko masih tidak percaya klo yang di hadapannya itu Arabella tapi Niko senang ketika perempuan yang di depannya itu mengaku bahwa dirinya adalah Arabella.
"iya ini gw Arabella sahabat lo" Arabella tersenyum lebar
Niko langsung memeluk Arabella dan Arabella membalas pelukan Niko.
"gw kangen banget sama lo" Niko mengerakan pelukannya
"iya gw juga kangen banget sama lo tapi lo jangan erat-erat peluknya, gw gak bisa nafas" Arabella susah nafasnya karna Niko terlalu erat memeluknya.
"sorry hehe..lo sekarang cantik banget" Niko melepas pelukannya.
"dari dulu kali..eh lo kok bisa ada di sini?"
"gw ingin mandiri dan nyari suasana baru jadi gw pindah ke sini" Niko berbohong karna yang sebenarnya itu Niko pindah karna ingin menyusul Arabella dan karna Niko juga sebenarnya sudah jatuh cinta sejak lama pada Arabella tapi Niko tidak berani mengatakannya karna takut akan merusak persahabatannya dengan Arabella.
"ouh..terus lo sekarang tinggal di mana?"
"di apartement gw"
"ouh iya lo ngambil jurusan apa di sini?"
"manajemen, klo lo jurusan apa?"
"gw jurusan ekonomi"
"ouh...eh iya kenapa nomer lo gak bisa di hubungin?"
"ouh itu, hp gw ilang waktu itu jadi gw ganti nomer baru..gw juga tadinya mau hubungin lo tapi gw gk tau nomer lo"
"ya udah nih masukin nomer lo" Niko memberikan hpnya pada Arabella dan Arabella menerimanya lalu memasukan nomernya ke hp Niko.
__ADS_1
"nih udah" Arabella memberikan kembali hpnya Niko pada Niko.
"Makasih" Niko tersenyum
"iya..ya udah gw ke kelas dulu ya byee..." Arabella pergi dan menuju kelasnya
.
Arabella masuk kelasnya dan duduk di depan Nata. Arabella memutar tubuhnya agar menghadap Nata dan Arabella melihat raut wajah Nata seperti sedang sangat senang.
"Ta, lo kenapa kok kayak lagi seneng banget? tanya Arabella pada Nata
"tau nih dari tadi senyum-senyum terus sendiri, giliran di tanya malah ngelamun terus tiba-tiba senyum-senyum lagi kayak orang gila" kata Aluna yang dari tadi duduk di sebelah Nata dan memperhatikan tingkah Nata yang seperti orang yang tak waras.
"enak aja lu, gw masih waras juga" Nata melirik sinis Aluna
"klo lo masih waras gak mungkinlah lo senyum-senyum terus dari tadi" Aluna
"gw senyum-senyum, ya karna gw lagi bahagialah" Nata
"emang ada apa?" Arabella
"jadi..." Nata baru mau mrnceritakannya tapi Dosen Sudah datang "nanti aja ceritanya" kata Nata dan di balas anggukan oleh Arabella dan Aluna.
"selamat pagi semuanya" Dosen menyapa semua Mahasiswa yang berada di kelas.
"pagi pak" balas semua Mahasiswa.
.
.
Arabella, Nata dan Aluna pergi ke kantin karna sekarang sudah waktunya makan siang.
Arabella Dan Aluna duduk di Salah Satu Kursih yang ada di kantin, sedangkan Nata pergi memesan makanan untuk Arabella, Aluna dan juga dirinya.
tak Lama kemudian Nata datang dan membawa nampan yang berisi 3 piring makanan dan 3 gelas minuman. Nata memberikan satu persatu makanan dan minuman itu pada Arabella dan Aluna, lalu Nata duduk di sebelah Aluna dan tepat berhadapan dengan Arabella.
"jadi gimana ceritanya?" Arabella sambil memasukan makanan ke mulutnya
"nanti aja ceritanya, mending abisin dulu makanannya soalnya gw udah lapar banget" kata Nata dan di balas anggukan oleh Arabella
Arabella, Nata dan Aluna memakan makanan mereka sampai habis, setelah itu barulah Nata bercerita.
" jadi gini..
Falshback
Nata baru sampai saja sampai dan memarkir mobilnya di parkiran depan kampus. Nata keluar dari mobil dan berjalan menuju masuk ke dalam kampusnya tapi belum Nata masuk ke dalam kampus, tiba-tiba ada orang yang berlari dan menyenggol bahu Nata sangat keras hingga Nata akan terjatuh tapi untungnya ada laki-laki di belakang Nata yang sigap menangkap Nata dan Nata akhirnya terjatuh ke dalam pelukan laki-laki itu.
Nata memperhatikan wajah laki-laki yang menangkapnya dan Nata juga menatap mata laki-laki itu.
"sangat tampan" gumam Nata yang masih dalam pelukan laki-laki yang menolongnya
__ADS_1
"siapa yang tampan" kata laki-laki itu yang mendengar gunakan gumam'an Nata
"e..ehh ng..nggak ada kok" Nata gugup dan membenarkan posisinya jadi berdiri.
"ya udah gw pergi dulu ya.." laki-laki itu pergi meninggalkan Nata
"eh tunggu" Nata sedikit meninggikan suaranya tapi laki-laki itu sudah cukup jauh dan tidak mendengar perkataan Nata.
"yah padahal gw belum ngucapin terima kasih" Nata berjalan masuk kampusnya "eh..tapi tadi itu dia tampan banget terus cool banget lagi" Nata berjalan sambil senyum-senyum sendiri karna masih membayangkan wajah laki-laki yang menolongnya tadi.
sepanjang perjalanan menuju kelasnya, Nata terus senyum-senyum dan membuat orang yang melihat Nata berpikir bahwa Nata sudah gila.
Falshback selesai
..jadi gitu ceritanya" Nata
"emang seperti apa laki-lakinya?" Arabella
"nah iya... kayak gimana sih orangnya? sampe-sampe lo tergila-gila padahal kan baru pertama kali ketemu" sambung Aluna
"dia itu tinggi terus tampan dan.... ahh pokoknya menurut gw dia itu sempurna banget" Nata tersenyum dan membayangkan lagi wajah laki-laki yang menolongnya.
"siapa namanya?" Aluna
"nah itu dia..gw gak tau soalnya dia langsung pergi begitu aja padahal gw juga belum sempat ngucapin terima kasih" Nata
"ohh begitu" Aluna menganggukan kepalanya.
"La, lo lagi apa sih? kok sekarang lo sering banget main hp" Nata bertanya pada Arabella yang ntah sejak kapan Arabella memainkan hpnya.
"gak ngapa-ngapain kok" kata Arabella tanpa melihat pada Nata.
Nata baru saja akan membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu pada Arabella tapi tidak jadi karna Nata melihat orang yang menolongnya berada jauh di belakang Arabella dan sedang berjalan menuju tempat mereka.
"nah itu dia orang yang ngomong gw tadi" Nata menepuk-nepuk bahu Aluna namun kedua bola matanya masih melihat laki-laki yang menolongnya
"yang mana?" Aluna masih mencari-cari sosok yang di maksud oleh sahabatnya tapi dia tidak tau karna di kantin sedang banyak orang dan juga banyak laki-laki yang tinggi dan tampan jadi Aluna bingung.
"itu loh yang memakai jaket jeans hitam" Nata menunjukan jari telunjuknya pada laki-laki yang menolongnya
"emm...iya benar kata-kata lo dia termasuk cowok sempurna" kata Aluna yang sudah melihat orang di maksud oleh Nata
Arabella dari tadi terus memaikan hpnya tanpa memperdulikan kedua sahabatnya tapi saat mendengar perkataan Aluna, Arabella bela jadi penasaran dan ingin melihatnya.
Arabella membalikkan badannya dan ia melihat orang yang menggunakan jaket jeans hitam dan ternyata....
.
.
.
.
__ADS_1
~
sampai sini dulu bye🤗