
"kita mau ke mana?" tanya Arabella yang baru masuk mobil Kenzo.
"makan" jawab Kenzo sambil menjalankan kembali mobilnya.
"tapikan ini belum waktunya makan siang!" kata Arabella sambil melihat ke jam tangan yang di pakainya.
"emang klo laper harus nunggu jam makan siang dulu?" tanya Kenzo
"ya nggak gitu juga,maksud gw tuh..ini kan masih jam kerja, apa lo gk bakal di marahin keluar kantor jam segini?" Arabella
"biasanya juga kan gw keluar kantor buat jemput lo dan itu gak ada yang marahin gw tuh" ucap Kenzo dengan santai "lagian siapa sih yang mau marahin gw, CEO nya juga kan bokap gw sendiri" lanjut Kenzo dengan nada sedikit sombong.
"iya juga sih, tapi walaupun begitu sebaiknya lo tuh beri contoh yang baik buat para karyawan yang ada di perusahaan bokap lo karna suatu hari lo pasti bakal gantiin posisi bokap lo" Arabella
"jadi maksud lo, lo larang gw buat jemput lo lagi gitu?" Kenzo
"gw gak bilang gitu kok" Arabella
"klo maksud lo bukan begitu,terus gimana? lagian klo gw gak keluar kantor saat jam kerja lalu gimana gw jemput lo dan gimana ya bisa ketemu lo?" Kenzo
"klo untuk ketemu,kitakan masih bisa makan siang bersama lagian jarak perusahaan lo sama kampus gw kan gak terlalu jauh...dan untuk jemput gw,lo kan masih bisa jemput gw klo lo libur" jelas Arabella dan Kenzo hanya mengangguk-angguk saja.
Di sisi lain, Vanesa masih mengikuti mobil Kenzo dengan pikiran yang di penuhi dengan pertanyaan 'sebenarnya Kenzo mau mana?dan siapa cewek itu?apa dia pacarnya Kenzo?gak bisa,pokonya gak ada yang bisa miliki Kenzo selain gw' isi pikiran Vanesa.
..
Kenzo dan Arabella sudah sampai di sebuah restoran dan sekarang Kenzo dan Arabella sedang menunggu makanan yang sudah mereka pesan.
dan Vanesa duduk di meja belakang Kenzo dan Arabella dengan posisi membelakangi Kenzo dan Arabella agar Vanesa bisa mendengar apa yang di bicarakan oleh Kenzo dan Arabella dan juga agar tidak ketahuan oleh Kenzo.
namun tak di sangka, Kenzo sudah tahu bahwa Vanesa sedang mengikutinya tapi Kenzo diam saja karna Kenzo ingin tahu permainan apa yang akan di mainkan oleh Vanesa selanjutnya.
"Zo" Arabella
"iya?" Kenzo
__ADS_1
"gw mau ke toilet sebentar,ya!"
"iya,sana"
Arabella pergi ke toilet,tapi tanpa Arabella sadari ternyata Vanesa mengikuti Arabella.
Arabella sudah keluar dari toilet dan akan mencuci tangan tapi baru saja depan tempat cuci tangan, tiba-tiba Arabella di kejutkan oleh tulisan yang berada di kaca yang menempel di dinding dekat kran cuci tangan yang bertuliskan 'JAUHI KENZO ATAU GW AKAN MEMBUAT HIDUP LO HANCUR' dengan menggunakan liptin berwarna merah yang menyerupai darah.
"KELUAR LO, KLO MEMANG LO BERANI!!" teriak Arabella dengan menantang namun sebenarnya Arabella sudah mulai panik dan ketakuntan karna sekarang di toilet juga tidak ada siapa-siapa dan hanya ada dirinya seorang.
'BRAKK' suara pintu keluar yang di tutup dengan sangat keras oleh seseorang.
Arabella terkejut dan panik lalu Arabella langsung lari ke arah pintu keluar dan mencoba membukanya tapi pintunya terkunci.
'Dor~Dor' Arabella mencoba menggedor pintu
"TOLONG SIAPA PUN YANG ADA DI LUAR, BUKA PINTUNYA" teriak Arabella dan berharap ada yang mendengar da membukakan pintu untuknya.
tapi karna yang ada di balik pintu itu adalah Vanesa dan itu semua adalah ulah Vanesa jadi Vanesa tidak membukakan pintunya dan malah Vanesa mematikan lampu toilet itu lalu Vanesa pergi dengan hati yang sangat gembira.
Arabella ingin menelpon Kenzo tapi sayangnya hp Arabella tertinggal di dalam tas dan tasnya berada di kursih tempat Arabella duduk tadi.
"hiks~hiks~tolong!!siapa pun yang ada di luar tolong buka pintunya!!"
Di sisi lain, Vanesa sedang berjalan dan akan menuju meja yang Vanesa duduki tadi, tapi belum juga sampai tiba-tiba Kenzo berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Vanesa.
Vanesa yang mengetahui bahwa Kenzo sedang berjalan mendekat kepadanya, Vanesa langsung menundukkan kepalanya dan mencoba menutupi mukanya dengan salah satu tangannya.
"jangan pernah sentuh atau macam-macam dengan Arabella jika lo lakukan sesuatu pada Arabella gw gak akan tinggal diam!" kata Kenzo yang sudah berada di sebelah Vanesa dengan dingin dan penuh penekanan di setiap katanya lalu Kenzo langsung berjalan lagi menuju toilet.
Vanesa membeku mendengar perkataan Kenzo "kenapa Kenzo bisa tau ini gw?gimana klo Kenzo tau apa yang gw lakukan pada cewek itu?" batin Venesa yang bertanya-tanya dan di penuhi rasa takut.
Vanesa langsung pergi meninggalkan restoran itu karna takut Kenzo akan marah pada Vanesa jika Vanesa terus disana.
..
__ADS_1
Kenzo sekarang sudah berada di depan pintu toilet dan Kenzo membuka kunci pintu toilet itu.
Arabella yang mendengar suara seseorang yang sedang membuka kunci pintu, Arabella pun langsung berdiri lalu Kenzo membuka pintunya dan Arabella langsung memeluk Kenzo dan menangis di pelukan Kenzo.
"lo gpp kan?"tanya Kenzo yang khawatir
"hiks~hiks~ g-gw tak-kut hiks~"kata Arabella dengan tersendu-sundu karna tangisan.
"udah,sekarang lo harus tenang dulu karna gw udah ada di sini" Kenzo mencoba menenangkan Arabella dan mengelus punggung Arabella yang masih berda di pelukannya.
Arabella mulai berhenti menangis dan melepas pelukannya pada Kenzo lalu Arabella mulai menceritakan kejadian yang Arabella alami tadi.
setelah Kenzo mendengar cerita Arabella, Kenzo sangat marah pada Vanesa karna Kenzo tau bahwa yang melakukan itu adalah Vanesa.
Kenzo dan Arabella kembali ke meja tempat mereka duduk tadi dan Kenzo da Arabella makan makanan yang sudah mereka pesan.
"Kenzo?" Arabella
"apa?" Kenzo
"apa lo tau siapa yang kunciin gw di toilet?" Arabella
"mungkin"Kenzo
"apa dia cewek?" Arabella
"bisa jadi"Kenzo
"klo gitu, gw mohon!!lo jangan apa-apain orang itu!!" Arabella
"kenapa?" Kenzo menaikan sebelah alisnya.
"sepertinya orang itu suka sama lo, mungkin dia cemburu melihat lo makan berdua sama gw jadi dia melakun itu sama gw. jadi gw mohon sebaiknya lo jangan apa-apain dia dan lo juga sebaiknya mulai belajar untuk mencintai cewek itu, mungkin cewek itu sangat mencintai lo dan lo juga harus belajar mencintainya" kata Arabella dengan tersenyum tapi ntah kenapa hatinya terasa seperti tergores saat mengatakkan itu.
Kenzo hanya menatap Arabella dan tidak mengatakan apa- apa lagi lalu Kenzo kembali memakan makannya lagi.
__ADS_1