Berjodoh Dengan Psychopat Tampan

Berjodoh Dengan Psychopat Tampan
jauhi Niko


__ADS_3

"KENZO AWAASSS!!!"Arabella menutup matanya karna takut akan terjadi tabrakan tapi dengan cepat Kenzo menginjak rem mobilnya dengan sekali hentakan dan membuat kepala Arabella terbentur ke bagian depan mobil.


"awhh.." Arabella mengusap kepalanya yang terbentur"apa kita menabraknya?" tanya Arabella yang melihat Kenzo masih memandang kedepan dengan tangannya masih memegang setir mobil


"dia selamat"kata Kenzo dengan pelan.


"Hah~"Arabella membuang nafasnya dengan lega ketika mendengar jawaban dari Kenzo.


'tok~tok' suara kaca mobil Kenzo yang di ketuk oleh seseorang yang kini sudah menggendong anak kecil yang tadi akan di tertabrak oleh Kenzo.


Bukannya Kenzo membuka kaca mobilnya, Kenzo malah melajukan kembali mobilnya dengan cepat dan membuat Arabella kembali menjadi tegang dan ketakutan.


Arabella hanya bisa pasrah dengan menutup kedua matanya dan tangannya berpegangan erat pada hand grip yang berada di atas pintu mobil.


tak lama kemudian Kenzo menghentikan mobilnya di jalanan yang sangat sepi, yang tidak ada perumahan ataupun kendaraan lain yang lewat hanya ada pepohonan yang tinggi dan lebat yang tertanam di pinggir jalan.


perlahan Arabella mulai membuka matanya dan melepaskan tangannya dari hand grip "kita dimana?" tanya Arabella yang melihat ke sekeliling dari kaca mobil.


"hutan"jawab Kenzo dengan santai.


"hu-hutan?ki-kita ngapain kesini?" tanya Arabella dengan tergagap.


"jangan pernah lo dekat-dekat laki-laki lain atau gw akan menurunkan secara paksa di sini" ancaman Kenzo yang bicara to the point.


"tapi Niko itu sahabat gw sahabat gw dan lo gak berhak larang gw buat dekat sama sahabat gw sendiri karna lo bukan siapa-siapa gw!!" kata Arabella dengan kesal dengan penuh penekanan di akhir katanya.


"ohh jadi lo mau gw turunin di sini" Kenzo menyeringai dan membuka sabuk pengamannya.


Arabella melihat ke sekitar yang begitu sepi dan tidak ada tanda-tanda kendaraan yang akan lewat dan Arabella juga tidak tau tempat itu di mana."oke, gw gak akan dekat-dekat lagi sama laki-laki lain" lirih Arabella dengan pasrah karna Arabella takut jika Kenzo benar-benar akan meninggalkannya.


Kenzo yang tadinya akan membuka pintu mobil untuk keluar, tidak jadi dan langsung melihat ke Arabella yang menundukkan kepalanya. "pilihan bagus" Kenzo tersenyum kemenangan " tapi jika lo masih aja dekat sama laki-laki itu, gw gak akan segan-segan bunuh dia seperti yang pertama kali lo liat gw bunuh seseorang"


setelah mendengar perkataan Kenzo, Badan Arabella menjadi gemetar mengingat kejadian itu dan Arabella tidak bisa berkata apa-apa lagi karna bibirnya ikut gemetar,. Arabella hanya mampu menggelengkan kepalanya yang berarti Arabella tidak akan dekat lagi dengan Niko.


setelah itu Kenzo mulai menjalankan lagi mobilnya dengan kecepatan normal dan mengatar Arabella pulang kerumahnya.


.

__ADS_1


Di sisi lain Zion sedang duduk di salah satu bangku taman. Zion masih sedih dan di pikirannya selalu melintas bayangan saat Kenzo mendekatkan wajahnya ke wajah Arabella yang Zion kira Kenzo mencium Arabella.


'jika dari dulu gw tau saat kehilangan Arabella akan sesakit ini, mungkin dari dulu juga gw akan mengatakan perasaanku padanya.


kenapa?kenapa penyesalan selalu saja datang di akhir? dan kenapa mencintainya harus sesakit ini?'


Zion menundukkan kepalanya dan sangat menyesal 'kenapa dia tidak mengatakannya dari dulu saja? mungkin jika dia mengatakannya dari dulu, dia tidak akan kehilangan Arabella' perlahan air mata Niko mulai turun ke pipinya.


air mata Niko mulai deras membasahi pipi tapi tiba-tiba Niko melihat sepasang kaki seseorang yang tengah berdiri di hadapannya. Niko cepat-cepat menyeka air matanya lalu mendonggakan kepalanya dan melihat siapa yang berdiri di hadapannya.


"hai, apa gw boleh duduk di sebelah lo?" kata Nata dengan tersenyum


"duduk aja" Niko membalas senyuman


Kini Nata sudah duduk di sebelah Niko.


"lo sendiri aja di sini?" tanya Nata yang basa-basi.


"iya, gw sendiri aja.lo sendiri kenapa bisa ada di sini juga?"


"tadinya gw janjian sama temen gw di sini tapi katanya gak jadi, terus tadinya gw mau pulang tapi gak sengaja liat lo lagi duduk sendiri di sini jadi gw ke sini deh"


"lo kenapa di sini sendirian?lo pasti ada masalahkan?"


"hmm iya, masalah hati" lirih Niko


'hati?apa Niko sudah punya pacar?sudahlah gw jangan terlalu banyak berharap...sepertinya juga Niko sudah punya pacar dan juga sepertinya Niko sangat mencintai perempuan itu...gw harus ikhlas yang penting Niko bahagia' batin Nata


"lo tinggal cerita aja siapa tau gw bisa bantu" Nata tersenyum walau di hatinya seperti ada yang tergores


"orang yang gw cinta sudah menjadi milik orang lain" Niko menundukkan kepalanya lagi dan matanya mulai merah dan berkaca-kaca.


"Hah~" Nata membuang nafasnya dengan kasar "jika lo memang sangat mencintai dia sebaiknya lo kejar dia, klo kata orang-orang tuh gini 'selama janur kuning belum melengkung, lo masih bisa menikung' " kata Nata untuk menyemangati Niko agar Niko tidak menyerahkan untuk mengejar cintanya.


'gw gak boleh egois, Niko juga berhak bahagia dengan orang yang Niko cinta' batin Nata


walau hati Nata sakit jika harus kehilangan orang yang Nata suka tapi Nata memilih untuk tidak egois, walau hatinya sakit tapi Nata bahagia jika melihat orang yang Nata suka bahagia.

__ADS_1


"benar kata lo, tapi gimana caranya?" Niko berpikir gimana cara memisahkan Arabella dan juga Kenzo.


"lo harus selalu berada di sampingnya dan juga harus ngasih perhatian yang lebih agar orang yang lo cinta bisa luluh dan memilih bersama lo dan ninggalin pacarnya yang sekarang".


"oke gw akan coba"


.


pagi,08.40


Arabella, Nata dan Aluna sedang memakan cemilannya di kantin sambil ngobrol dan tertawa karna salah satu dari mereka menceritakan kisah lucunya.


tak lama kemudian Niko datang dan langsung duduk di sebelah Nata dan tepat berhadapan dengan Arabella.


"gw duluan ke kelas-kelas,ya...byee..." kata Arabella yang langsung pergi


"dia kenapa? kok aneh banget!!padahal kan gw baru datang" kata Niko yang melihat Arabella semakin jauh.


"gak tau, dari tadi juga dia sering banget diem dan melamun mungkin...Arabella lagi ada masalah" jawab Nata


"emang dia tidak pernah cerita ke kalian klo dia punya masalah?" Niko


"pernah tapi jarang, karna Arabella selalu tertutup dan dia juga gak ingin kita kepikiran oleh masalahnya" kata Aluna dan di balas angukan oleh Niko.


Nata,Aluna dan Niko meneruskan ngobrolnya bertiga sedangkan Arabella sedang duduk sendiri di dalam kelas karna mahasiswa yang lain masih pada belum masuk karna Dosennya lama masuk ke kelasnya.


'*kenapa sih gw harus bertemu dengan Kenzo?


klo gw gak ketemu dia, mungkin gw gak perlu jauhin Niko seperti ini atau siapapun itu


lagian dia siapanya gw sih?kenapa selalu ngatur-ngatur gw ?padahal dia bukan siapa-siapa gw' Arabella*


.


.


.

__ADS_1


.


~


__ADS_2