
.
.
.
malam, 19.35
'drrtt~drrtt~' hp Kenzo berbunyi karna ada yang menelpon. Kenzo terbangun dari tidurnya dan meraih hp nya yang berada di nakas sebelah kasur "siapa?" kata Kenzo dengan suara kas bangun tidur.
"ini gw Levin" ucap Levin dari sebrang telpon
"ada apa? kenapa telpon gw?"
"Lo lupa? kan kita malam ini mau ngumpul sama anak-anak yang lain"
"sorry sorry gw lupa...lo kirim aja lokasinya"
"gw udah kirim"
"oke,, bentar lagi gw kesana" Kenzo mematikan telponnya dan bergegas untuk mandi, setelah mandi Kenzo berangkat ke alamat yang di kirimkan Levin yaitu di caffebar nya Levin.
.
.
Kenzo masuk ke dalam caffe dan mencari keberadaan Levin dan teman-temannya. Levin melambaikan tanya pada Kenzo, Kenzo berjalan ke arah Levin. di sana sudah ada Levin, Brian, Zion dan rangga. Kenzo duduk bersebrang dengan Levin.
"lo udah pulang dari luar negri tapi kenapa gak ngabarin kita?" Zion
"gw sibuk" Kenzo cuek
"gimana kabar lo setelah dari sana?" Brian
"seperti yang lo liat" Kenzo
"maksud gw,,lo udah punya pacar belum?" Brian
"dia pacaran sama adek gw" pertanyaan Brian langsung di jawab oleh Levin
"HAH!!" Zion, Brian dan Rangga terkerjut, bukan hanya terkejut karna Kenzo pacar Arabella tapi juga terkejut karna Yang mereka tau Levin itu tidak punya adik.
"lo punya adik, vin?" Rangga penasaran bukan hanya rangga tapi Zion dan Brian juga penasaran
"iya,,, gw punya ad-" Levin belum selesai ngomong
"nyokap lo nikah lagi? gimana adek tiri lo mantep gak? klo mantep buat gw aja" Kata Zion tanpa jeda di setiap katanya dan di sambut tabokan sangat keras oleh Levin "enak aja lu klo ngomong"
"Prrfft" Rangga menahan tawanya sedangkan Brian sudah tertawa keras. Kenzo hanya melihat mereka satu persatu setelah itu Kenzo meminum minumanya yang sudah di sediakan Levin untuknya.
" aww..sakit anjirr" Zion mengusap bagian kepalanya yang kena tabok sama Levin
"makanya klo gw lagi ngomong jangan di potong" Levin
"ya maaf, gw kira kan nyokap lu beneran nikah lagi" zion masih mengusap kepalanya yang sakit
"nyokap gw gak nikah lag-" ucapan Levin terpotong lagi
"terus klo gk nikah lagi, lo punya adik dari mana? atau jangan-jangan..." Zion memotong ucapan Levin lagi tapi Zion belum menyelesaikan kata-katanya 'plak' tangan Brian yang mendarat di kepala Zion
"klo orang lagi ngomong tuh dengerin dulu jangan main potong aja"
"awwhh..sakit tau,,yang tadi aja masih sakit sekarang lo tambahin lagi" Zion mengusap kepalanya yang sakit.
"udah diem lo… ngakunya psychopat tapi baru di tabok aja udah lemah" Brian
Zion hanya diam dan menatap tajam Brian. Brian mengeluarkan smriknya dan menatap Zion lebih tajam.
Levin hanya diam dan menonton mereka berdua dengan sangat santai karna Zion dan Brian memang sudah biasa selalu ribut ketika sedang bersama. Sedangkan, Rangga dan Kenzo sudah sangat jenggkel tapi Rangga memilih untuk diam berbeda dengan Kenzo.
kenzo berdiri dari duduknya dan memukul kepala Zion dan Brian "klo mau tatap-tatapan jangan di sini" Kenzo dengan nada dingin
__ADS_1
"Dia duluan yang natap gw" Zion menujuk Brian
"LO YANG DULUAN" Brian meninggikan suaranya
"STOP!!" Kenzo meja memukul meja dengan sangat keras karna sudah sangat geram dengan kelakuan Zion dan Brian yang seperti anak kecil. semua yang berada di meja itu terkejut terutama Zion dan Brian,mereka langsung wajah memalingkan mereka.
"klo gw ke sini hanya untuk menoton kalia ribut, mending gw pergi" Kenzo kendak pergi
"tunggu,jangan pergi dulu" Zion mencegah Kenzo agar tidak pergi "oke gw minta maaf karna selalu memotong omongan lo" Zion melihat levin dan di balas anggukan oleh Levin. sekarang Kenzo sudah kembali ke tempat duduknya.
"sekarang teruskan cerita tentang adik lo, vin" Rangga
"oke... jadi dia itu adik kandung gw, selama ini dia tinggal bersama bokap di luar kota dan satu tahun yang lalu bokap gw meninggal jadi sejak saat itu adek gw tinggal sama gw dan nyokap gw" Levin
"tapi kenapa lo gak pernah cerita?" Brian
"Kalian gak pernah nanya" Levin
"hmm..iya juga sihh" Zion menggaruk kepalanya yang tidak gatal "terus lo kenapa bisa pacaran sama adiknya Levin? padahal di luar negri kan banyak cewek hot" Zion nunjuk Kenzo
"selera gw tidak seperti lo" jawab Kenzo dengan datar
.
.
.
pagi, 06.30
Levin dan Arabella sedang sarapan di meja makan. pagi ini Levin akan pergi kerja ke perusahaannya, sedangkan Arabella akan pergi ke kampus karna ada kelas pagi.
"kelas kamu di mulai jam berapa?"
"jam8, bang"
"mau berangkat bareng atau naik taxi?"
"bareng aja biar hemat ongkos" Arabella sebenarnya bisa mengendarai mobil sendiri tapi dia malas klo nyetir sendiri.
Arabella berjalan masuk kelasnya, di sana sudah ada Natalia atau sering di panggil Nata. Nata sedang mengerjakan tugasnya karna ia lupa belum mengerjakannya.
"lo lagi ngerjain apa?" Arabella duduk di sebelah kiri Nata.
"gw lupa belum ngerjain tugas"
"ouh" Arabella mengambil hp dari sakunya lalu memainkannya
ketika Arabella dan nata sedang fokus pada aktivitas yang mereka lakukan tiba-tiba 'DORRR' suara Aluna mengejutkan Arabella dan nata. Aluna malah tertawa karna melihat ekspresi Arabella dan nata sangat lucu ketika terkejut.
"astaga, hampir aja jantung gw copot" Arabella mengusap dadanya
"tau nih,,gara-gara lo gw jadi salah nyoret" nata kesal
"sorry sorry,, abisnya kalian pada lagi ngapain sih ko fokus banget?" Aluna duduk di depan nata.
"gw lagi ngejain tugas" nata kembali fokus pada tugasnya
"klo lo lagi ngapain?" Aluna bertanya pada Arabella
"seperti yang lo liat" Arabella
"maksud gw lo main hp ngapain kok fokus banget?atau lo udah punya pacar, kan? Aluna
"gak kok, gw lagi balas chat dari kakak gw" Arabella berbohong. sebenarnya Arabela sedang chatting-an sama Kenzo.
isi pesan
'ini gw kenzo'
^^^'lo dapat nomer gw dari mana?'^^^
__ADS_1
'lo gak perlu tau'
'lo pulang kuliah jam berapa?'
^^^'ngapain lo tanya gitu?'^^^
'udah jawab aja'
^^^'jam11'^^^
~
"ehh udah main hpnya...dosen udah datang" Nata
"iya-iya gw tau" Arabella menyimpan hpnya.
.
.
.
Kelas Arabella sudah selesai kini Arabella, Nata dan Aluna sedang berada di depan kampus.
" Aluna, gw nebeng mobil lo ya" Nata
"oke..klo lo gimana La mau ikut nggak?" Aluna
"gak usah, gw mau naik taxi aja" Arabella
"udah gpp, lo sama kita aja lagian kan searah" Nata
"nggak deh, gw udah pesan taxi kok" Arabella barusaja menyelesaikan perkataannya
'tiiddd~tiiddd~' suara kelakson mobil yang ntah sejak kapan berada di depan mereka. Arabella,Nata dan Aluna melihat ke mobil itu. Arabella nampak tak asing dengan mobil itu karna itu mobil Kenzo.
Kenzo keluar dari mobinya dengan gaya coolnya membuat wanita-wanita yang melihatnya terpana namun berbeda dengan Arabella malah sebal karna kedatangan Kenzo.
Kenzo berjalan ke arah Arabella " hai" sapa Kenzo kepada Arabella
"lo kok bisa tau gw kuliah di sini?" Arabella heran. Nata dan Aluna masih melihat Kenzo karna menurut mereka Kenzo sangat tampan.
"lo gak perlu tau gw tau dari mana" Kenzo
"dia siapanya lo, kok ganteng banget" bisik Nata pada Arabella namun terdengar oleh Kenzo dan Kenzo tersenyum tipis saat mendengarnya.
Belum Arabella menjawab tapi sudah di jawab duluan oleh Kenzo "Kenzo, pacarnya Arabella" Kenzo mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
"Nata" Nata menjabat tangan Kenzo.
"Aluna" Aluna juga menjabat tangan Kenzo.
"La, lo kok udah punya pacar gak bilang-bilang ke gw" Nata.
Arabella hanya tersenyum karna dia tidak tau harus berbicara apa.klo Arabella bilang yang sebenarnya Kenzo pasti akan marah.
"ya udah kita duluan ya" Kenzo merangkul Arabella menuju mobil dan pergi.
Kenzo mengantarkan Arabella pulang kerumah dengan selamat. Arabella masih belum turun dari mobil Kenzo karna Dia ingin mengatakan sesuatu pada Kenzo.
"lain kali gak usah jemput gw" Arabella kesal karna Arabella gak mau Kenzo menjumputnya lagi
"gw hanya lewat" Kenzo santai
"terserah!!" Arabella keluar dari mobil Kenzo lalu membanting pintu mobil Kenzo dengan sangat keras.
.
.
.
__ADS_1
~~
sampai sini dulu dan maaf klo gj...