Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu
Kebersamaan yang Terjalin


__ADS_3

“Jika memang benar seperti itu. Bagaimana dengan perasaan kekasih kak Andre?”


“Kakak benar-benar tidak mengerti kekasih siapa yang kamu maksud. Siapakah yang menceritakan hal tersebut kepada Abel?”


“Gina. Ia menceritakan kisah cinta kak Andre”.


“Gina . . . Gina yang Ayahnya kepsek di sekolah kita?”


“Iya. Bukankah kak Andre mengenalnya?”


“Dia mantan kakak sewaktu SMP dulu. Kakak benar-benar tidak tahan dengan sikapnya yang manja. Waktu kakak harus dihabiskan bersamanya. Kakak tidak diperbolehkan sedikitpun untuk sekedar memainkan hobi”.


“Eemmmm. . . .”


“Sangatlah jauh berbeda dengan kamu. Kita memang tidak sangat dekat, tetapi kakak bisa merasa nyaman ketika didekatmu. Oh iya, sudah cukup malam. Biar kakak antar kamu pulang. Dimanakah kamu tinggal sekarang ?”


“Kost-an Abel di gang kelinci. Kalau Kak Andre dimanakah tinggalnya sekarang ?”


“Kak Andre juga nge-kost disekitaran sini. Kalau Abel perlu bantuan bisa langsung datang ke kost-an yang di gang kambing, disitulah kak Andre tinggal. Dan ini, Abel bisa menghubungi Kak Andre di nomor itu.”


Andre memberikan nomor telepon kepada Abel.


“Silahkan masuk. Sudah sampai. Tidak terasa yah, andai malam ini bisa sedikit lebih panjang”.

__ADS_1


Perkataan Andre memecahkan suasana. Seketika Abel menahan tawanya agar tidak terdengar lantang.


“Terimakasih banyak kak Andre. Eemmm. . . . kita ketemu lagi kan ?”


“Pasti ! Pasti kita ketemu lagi !”


***


Malam itu terasa singkat bagi dua insan yang sedang dimabuk cinta. Ketika menjelang tidur, saling memikirkan satu sama lain. Keduanya masih tidak percaya berjumpa pada ruang dan waktu yang tak terduga. Ingin rasanya gelap segera berganti siang.


“Ehh maaf maaf. Saya tidak sengaja. Tadi saya tidak melihat karena lagi buru-buru”.


Abel merasa aneh, karena orang yang Abel tabrak tidak marah sedikitpun. Ia justru tertawa terbahak-bahak. Apakah ada yang salah ? Pikiran Abel bertanya-tanya.


“Kamu ingat waktu pertama kita ketemu ? Bukankah kamu yang nabrak kakak dahulu. Kurang lebih kronologisnya seperti saat ini. Dan karena itu kakak bisa mengenal bahkan bisa sedekat ini dengan Abel. Itulah alasan kakak tertawa, karena kejadian ini mengingatkan kakak pada pandangan pertama kita”.


“Tidaklah mungkin Abel lupa akan semuanya. Mungkin Abel bisa membohongi orang-orang dengan mengatakan baik-baik saja ketika harus berpisah dengan orang yang Abel sayangi. Tapi tidak hati Abel, sama sekali tidak bisa menutupi pilu ketika harus kehilangan kak Andre”.


“Kehilangan itu mengajarkan kita bagaimana rasanya merindu. Dengan berpisah kita benar-benar tahu bagaimana perasaan kita yang sesungguhnya. Karena ketika kita bersama setiap saat, sulit untuk mengungkapkan perasaan satu sama lain. Bahkan kita tidak menyadari bahwa kita telah jatuh cinta. Setelah Kakak jauh darimu, barulah Kakak mengerti betapa besar rasa cinta terhadapmu. Kaki melangkah tetapi berasa tidak menginjak bumi. Berjalan tanpa arah, mencari separuh hati yang hilang. Itulah kejujuran kakak”.


“Terimakasih atas kejujurannya. Kini aku kembali menemukan sosok pahlawan pagiku”.


Keduanya berjalan berdampingan. Andre mencegah bola yang tinggal beberapa centi meter mengenai kepala Abel. Lagi . . . Andre menjadi pahlawan bagi Abel.

__ADS_1


“Lain kali hati-hati ya dek main bolanya.” Dengan ramah Andre memberikan bola tersebut kepada anak-anak yang sedang bermain di lapangan.


Perjalanan menuju tempat kerja terasa tidak jauh walaupun ditempuh dengan jalan kaki. Padahal biasanya Abel selalu menggunakan ojek online untuk mengantarnya. Entah mungkin keduanya terlalu asik berbincang-bincang mengenai masa lalu masing-masing yang tak sempat mereka ceritakan.


Rupanya kini Andre telah berhasil mendirikan kaffe yang cukup besar. Tidak jauh dari perusahaan Abel, bahkan ia sering singgah hanya sekedar meminum kopi latte untuk menenangkan pikiran. Sangat sulit dipahami, bahwa mereka berdekatan, namun waktu belum mempertemukan. Tetapi ketika Allah telah berkehendak, siapakah yang bisa menolaknya ? Tak henti-hentinya ucapan syukur mereka kepada Allah Swt., karena atas Rahmat-Nya waktu membawa dan menyatukan mereka kembali.


**********************


Hallo🥰🥰


Sudah mendekati kebahagian nih😍😍


Mungkin novel ini tidak akan terlalu panjang bab nya.


Karena ini novel perdana aku.


Tapi setelah novel ini selesai, author akan kembali dengan judul yang berbeda.


Dan pastinya akan membuat para readders penasaran.


Mampir terus yaa di novel karya aku.😇😇


Terimakasih💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙

__ADS_1


__ADS_2