
"Aduh" suara Karmila pagi itu yang tiba tiba jatuh kepleset di depan kamar nya..
"Kenapa bisa ada minyak manis di depan kamar? jadi jatuh kan aku, sakit sekali pinggang ku " ...
tak jauh dari kamar Karmila, di ruang makan ibu mertua nya tertawa pelan, sembari meminum segelas teh, rupanya minyak manis tersebut sengaja di letakan ibu nya Jodi, supaya Karmila jatuh..
"hihihi mati lah Karmila, pagi pagi sudah jatuh itu belum seberapa akan aku pastikan sebentar lagi dia tak akan betah berada di rumah ini ".. dalam hati ibu jodi berkata seperti itu dengan riang gembira ..
"Bu aku berangkat kerja dulu ya, harus pagi pagi biar tidak telat sampai di tempat kerja"
" Iya hati hati ya jod"...
"Mas aku mau ikut ya,aku mau ke rumah ibu ku aku rindu ".. Karmila berkata dengan penuh harap.
"kamu mau ikut memangnya sudah siap? sudah mandi? Bella sudah siap? jawab Jodi dengan banyak pertanyaan..
" Sudah aku sudah siap,Bella juga. kami sengaja bangun pagi bella sudah aku gantikan baju, aku juga sudah rapikan baju ke tas, Hanya ingin menginap 2 hari boleh kan ? ucap Karmila
" Ya sudah ayok"...
" Heh karmila kamu ini pergi pergi tidak bicara dulu dengan ibu mertua mu ini,
sesuka hati saja membawa Bella! sahut ibu nya Jodi dengan sinis..
" Sudah ! tidak perlu bertengkar aku tidak bisa lama lama menunggu kalian ribut, aku mau kerja cepat. kalau mau ikut cepat ! pangkas Jodi dengan terburu buru memasang sepatu safety kerja miliknya..
" Iya aku ambil Bella dulu"..
Setelah Karmila berkemas dan mereka pun berangkat kerumah ibunya Karmila... sejak pindah kerumah ibunya Jodi,sekitar sebulan Karmila nyatanya menahan rindu dengan ibunya, maklum selama ini hanyalah ibunya yang mengerti Karmila,menjadi tempat sandaran hatinya. semenjak menikah dengan Jodi, sikap Jodi lambat laun berubah menjadi suami yang jahat, hanya ibunya tempat Karmila curhat tentang perih hati yang selama ini ia rasa...
"Aku akan langsung kerja,tidak bisa mampir " ucap Jodi setelah sampai di halaman rumah ibunya Karmila..
" Iya makasih ya mas kamu sudah mau mengantarkan aku kemari, kamu hati hati kerjanya"..
" Ya" ,jawab Jodi dengan cuek..
__ADS_1
Setelah beberapa saat Karmila pun mengetuk pintu rumah ibunya..
" assalamualaikum Bu "...
" Iya siapa ya? jawab ibu Karmila yang sedang berada di dalam rumah..
"Karmila,Bella...kalian berdua menjenguk ibu? ucap ibu Karmila dengan penuh gembira..
" Iya Bu,karmila rindu dengan ibu, padahal baru sebulan pindahan,Bella menginap disini ya sama aku Bu,boleh kan? sahut Karmila dengan penuh sopan...
"Tentu boleh saja nak, kamu ini seperti siapa saja sih, ini kan rumah kamu juga ,kamu kemari dengan siapa?
" Aku tadi diantar mas Jodi bu, tetapi dia langsung berangkat kerja,tak bisa mampir"
" Ya sudah ayo masuk kita berbincang di dalam kasihan Bella terkena angin pagi masih tidur juga cucu nenek ini"...
Sementara di rumah ibu nya Jodi terasa sangat sepi, hanya ada karyawan toko, dan ibunya Jodi saja seperti biasa mereka mengurus perlengkapan toko. ada yang mengecek stok belanja, sementara ibunya Jodi menghitung hasil toko bulan ini..
tiba tiba dari luar rumah, ada yang berjalan menuju rumah ibu Jodi, menggunakan mobil Pajero hitam, yang gagah... lalu turun lah wanita yang manis ,serta berpenampilan rapi, layaknya orang kantoran..seperti CEO ...
ibu Jodi yang sibuk menghitung pemasukan toko pun mendengar ada yang memanggil.
" Siapa itu? terlihat sangat rapi sekali wanita itu".. ujarnya dalam hati
" Iya dengan siapa ya? mau cari siapa mbak, kata ibunya Jodi..
" Ibu sudah lama sekali kita tidak bertemu,tidak berubah sama sekali.. tetap cantik dan awet muda, meskipun ditinggal merantau suami seperti nya bahagia bahagia saja " cakap wanita itu seperti orang yang sudah dekat dengan ibu nya Jodi..
" Siapa ya kok saya tidak ingat? maklum sudah tua"...
" Saya vanesa bu teman nya Jodi waktu sekolah SMA, ibu lupa ya? aku dengan Jodi berteman baik ya walapun tidak jadi nikah sama mas Jodi, setidak nya aku masih di anggap dekat kan oleh keluarga ini?
" Loh vanes, ini kamu ? ya ampun kamu cantik sekali rapi dan wangi lagi.sudah berubah sekarang makin cantik ibu sampai tak mengenalimu lagi. Masih di anggap Dekat tentunya, kamu kan pernah Dekat dengan jodi lama, sering datang kerumah masa ibu tidak menganggap kamu Dekat sih. sayang nya kamu jarang menghubungi ibu jadinya kita lost kontak ya ". .. jawab ibu Jodi dengan sangat panjang seperti senang sekali melihat Vanesa datang..
" Maaf Bu, semenjak aku lulus SMA aku harus keluar kota, untuk meneruskan kuliah, tapi setidak nya sekolah ku tak sia sia, karena sekarang aku sudah sukses, lihat lah penampilan ku berkelas bukan ?sahut si Vanesa dengan penuh kesombongan....
__ADS_1
"Iya kamu cantik sekali top juga sekarang,tak usah lama lama di luar ya lebih baik masuk ke dalam rumah kita bicara sembari kita makan.. sudah lama sekali kan kita tidak Dekat seperti ini?
"Iya bu, aku juga sekalian ingin beristirahat disini boleh kan? maklum sibuk Bu hihi" ..
Setelah mereka masuk rumah kedekatan yang lama hilang pun timbul kembali, Vanesa ini sebenarnya teman dekat Jodi di SMA, tidak sempat berpacaran karena Jodi harus menikahi Karmila terlebih dahulu..
sebenarnya ia menyukai Jodi sejak lama tapi Jodi tidak tau... di sini lah rumah tangga Karmila dan Jodi semakin runtuh, karena kedatangan Vanesa..
" Oh iya bagaimana kabar mas Jodi Bu?kerja apa dia sekarang, belum menikah kan? tanya Vanesa ke ibunya Jodi..
" Hem kabar Jodi baik kok nes, dia saat ini kerja di pabrik hanya sebagai buruh pabrik nes,dulu mau ibu kuliah kan tapi dia tak mau, lebih memilih kemauan dia sendiri, jadinya dia sekarang tidak seperti kamu yang sangat sukses, Jodi sudah nikah".. tak lama ibunya bicara Jodi sudah menikah Vanesa memotong pembicaraan ibu nya Jodi...
" Hah sudah menikah dengan siapa Bu ?mengapa aku tidak mengetahuinya?... tanya Vanesa
" iya sudah menikah,dengan wanita yang tak mempunyai gelar sama sekali, dan ibu tidak merestui hubungan mereka. Jodi sudah mempunyai anak juga Bella namanya cucu kesayangan ibu,tapi maaf ya jika dengan istrinya Jodi ibu tetap berkata tidak suka ,Sampai kapan pun walapun dia sudah jadi menantu ibu" ... sahut ibu nya Jodi dengan rautan di wajah nya yang menandakan kebencian nya kepada Karmila..
" Sudah mempunyai anak juga? Ya tuhan aku tidak bertemu kalian lama sekali ya sampai aku tak tau cerita Jodi" ucap vanes dengan penuh tanya...
" Hanya kamu yang cocok jadi menantu ibu nes, sudah cantik sukses lagi" hihi tawa ibu Jodi dengan jahat nya berbicara seperti itu kepada wanita lain, menjelekkan nama baik menantu nya yang pendiam dan tidak banyak tingkah"
" Ah ibu ni, bisa saja. memang mas Jodi masih mau dengan aku? lalu bagimana dengan istrinya jika mas Jodi menikah dengan ku Bu ? sahut Vanesa dengan percaya diri nya
" Wah kamu serius masih ingin dengan Jodi nes? Gampang lah bisa di atur Masalah Karmila, ibu kira kamu tidak ingin bersama lagi dengan Jodi " ...
" Hehe ya ibu kan dari dulu tahu aku menyukai mas Jodi, walapun aku sudah kemana mana merantau,tapi di hati ku masih saja ada perasaan dengan mas Jodi "
" Bagus lah tapi kamu mau tidak menerima Bella anak nya Jodi, karena dia itu cucu ibu yang paling ibu sayang, walaupun dia lahir dari rahim wanita tak berkelas tetapi dia itu kesayangan ibu "
" Hehe ..ibu ini dari tadi kita makin jauh ya bicara nya, sampai ibu lupa ya menawarkan aku teh apa makanan? jawab vanesa yang mengalihkan pembicaraan mereka..
" Ya ampun,iya ya kita terlalu asik bicara jadi begini akhirnya terlalu mendalami perasaan nes.ya sudah ayo kita ke ruang makan kita makan dulu"
Vanesa pun tersenyum dan menganggukkan kepala nya, tanda ia setuju dengan tawaran ibu nya Jodi untuk makan bersama... sejak saat ibu kedekatan antara keduanya pun semakin dekat,
tak ada segan segan nya ibu nya Jodi membicarakan menantu nya di depan wanita lain,karena terlalu benci dan tak suka kepada Karmila..
__ADS_1