Bersuami Tapi Seperti Janda

Bersuami Tapi Seperti Janda
Mandul


__ADS_3

Setelah sekian lama, Vanesa yang telah lama menginginkan kehamilan nya ,ia harus berbesar hati untuk menjalani bahwa bisa dikatakan ia susah untuk mendapatkan anak,


Beberapa tahun telah mereka jalani, Jodi yang ingin sekali memiliki keturunan dari Vanesa sering kali bertanya ,kapan Vanesa hamil, pasal nya Jodi tak mengetahui bahwa sebenarnya Vanesa sulit untuk mendapatkan keturunan.


Pagi itu...


"Mas hari ini kamu ada agenda tidak? tanya Vanesa


"Kebetulan tidak ada", jawab Jodi


"Kalau begitu bagaimana jika kita jalan jalan saja untuk menyegarkan pikiran kita"


"Sebenarnya aku ingin mengajak kamu ke dokter kandungan, kamu kan belum pernah memeriksakan kandungan kamu"


"Dokter kandungan" jawab Vanesa


" Ia ,kenapa ?


" kapan kapan saja kita ke dokter kandungan ya, sekarang kita jalan jalan saja" jawab Vanesa

__ADS_1


Seketika Jodi langsung meletakan sendok makan nya, tanda ia bosan mendengar alasan Vanesa yang selalu menolak diajak ke dokter kandungan.


" Terserah" sahut jodi


Mendengar sang suami berkata sangat singkat,Vanessa mencoba meredam amarah nya, dalam hatinya juga sadar bahwa harus terus mengelak untuk diajak pergi ke dokter kandungan agar kenyataan yang sebenarnya tidak diketahui oleh suaminya, kenyataan bahwa ia tidak bisa atau sulit memiliki anak.


"Aku tahu kamu ingin sekali aku cepat hamil kan mas? tanya Vanesa


"Iya memang itu keinginan ku" jawab Jodi


Seketika Vanesa hening...


Jodi pun masih bersikap biasa saja dengan apa yang di katakan vanesa.


"Aku ingin jawaban dari kamu, kenapa sulit sekali untuk aku ajak pergi ke dokter kandungan, Toh datang ke dokter kandungan juga kita bisa tahu apa penyebab kita belum di beri keturunan" Ucap Jodi


Vanesa yang merasa terpojokan, mengalihkan pembicaraan dengan dia berucap sangat kasar terhadap Jodi,


ia juga melemparkan gelas ,sehingga pecah tak beraturan,

__ADS_1


"Kamu jangan seenak nya sama aku ya, seharunya kamu mengerti keadaanku, aku ini pekerja,wanita karir, aku juga sangat sibuk, aku lelah dengan semua pertanyaan kamu, kapan ke dokter kandungan ,kapan kedokter kandungan,sesekali libur aku ingin jalan jalan dengan kamu, ngerti!!


Sontak Jodi yang mendengar ucapan Vanesa tak memperdulikan ucapan Vanesa, ia pun langsung pergi meninggalkan Vanes,tak ingin permasalahan nya jadi besar Jodi lebih baik pergi untuk menenangkan diri


Vanesa yang melihat itu pun terheran dengan sikap Jodi, ia berfikir bisa bisa nya Jodi tidak memperdulikan ucapan nya


"Kamu mau kemana! Mas!


"Aghhhhhhh"


Vanesa pun membanting semua benda yang ada di depan nya,


Di perjalanan Jodi terlintas berfikir membandingkan sifat Vanesa dengan Karmila, dahulu Jodi sangat kasar dengan karmila, namun sekarang Jodi dikasari oleh Vanesa, dahulu Karmila tidak pernah membanting barang di depan Jodi, namun Vanesa sangat berani melawan Jodi dengan sangat kasar.


Ia pun menepikan mobil nya di pinggir jalan, sambil menghela nafas, ia memejamkan mata sejenak, di fikiran nya pun teringat oleh anak nya Bella, yang selama ini ia telantarkan,


"Bella" ucap Jodi


"Ya Tuhan apakan ini balasan mu terhadap ku atas apa yang telah kulakukan dulu terhadap Karmila dan Bella"

__ADS_1


Sambil menjentuskan kepala di setir mobil, ia pun menganggap dirinya rendah dan bodoh atas apa yang telah di lakukan nya dulu.


tiba tiba Jodi berfikir, Kenapa Vanesa sulit sekali di ajak ke dokter kandungan? apa ada hal yang di sembunyikan Vanesa selama ini dari dirinya ?


__ADS_2