
Tatapan yang begitu tajam antara Vanesa dengan Andre begitu mendalam, keduanya nampak sangat mengetahui apa rahasia yang terjadi antara mereka berdua
Hati Vanesa begitu tak karuan setelah Andre mengatakan hal yang tidak ingin Vanesa dengar, pasalnya rahasia itu menyangkut harkat dan martabat Vanesa
*Sial lelaki ini membuatku merasa takut*
ucap dalam hati Vanesa
"Kamu kenapa nes? tidak usah dipikir betul aku hanya bercanda" ucap Andre dengan merapikan jas Karmila
"Dengar ya bapak Andre yang terhormat, masa hubungan kita sudah berlalu jauh sangat lama, jadi apa yang kita lakukan dulu anggap saja tidak pernah terjadi, dan jangan coba coba anda main main dengan saya!
"Loh loh loh , ada apa sebenarnya? memang nya aku bicara apa, kelihatan nya kamu takut sekali ya, mari minum kopi dulu supaya kamu sedikit relax"
Lagi lagi Andre berucap dengan santai,kata kata yang ia keluarkan seakan akan membunuh langkah Vanesa hingga Vanesa tak berkutik,
"Jangan macam macam ya dengan aku, lebih baik kamu pergi, masih banyak yang harus aku urus untuk pernikahan ku"
"Wah sepertinya kamu sangat antusias dengan pernikahan mu ya, aku jadi sangat penasaran dengan calon suami mu,haha"
"Sial,pergi sana urus pekerjaan kantor "
Setelah berucap itu Vanesa pun langsung melanjutkan aktivitas nya dan meninggalkan Andre, Andre yang melihat itu pun hanya tersenyum licik, ia pun pergi dari gedung tersebut.
Setelah beberapa Minggu akhirnya tibalah dengan pernikahan Jodi dan Vanesa, kesiapan Antara kedua nya pun telah 100 persen, di gedung itu banyak teman teman bisnis Vanesa dan hanya sedikit teman dari pihak Jodi yang datang, Karmila pun di undang dalam pernikahan mereka, ia datang bersama dengan ibu dan anak nya
"Karmila kamu yakin ingin pergi ke pernikahan mantan suami mu itu? ucap sang ibu
"Iya yakin lah Bu, memang nya kenapa jika kita datang, aku ingin menunjukan kepada rekan kerabat Jodi dan istrinya bahwa kami hadir dalam acara itu " jawab Karmila dengan santai
"Ya sudah ayo kita berangkat, pakaikan baju Bella dulu, bagaimana pun Bella masih memiliki hubungan darah dengan Jodi, ia harus datang juga kan?
"Iya Bu, ayo siap siap"
Setelah siap mereka pun bergegas untuk berangkat, di perjalanan Karmila mengingat masa masa pernikahan nya dengan Jodi, ia mengingat saat mereka bersama, hingga lahir Bella,tapi begitu mudahnya Jodi meninggalkan Karmila dan Bella demi wanita lain, Karmila pun sedikit meneteskan air mata
__ADS_1
"Kamu tidak apa apa kan mil? tanya ibu nya
"Oh iya tidak apa apa Bu" jawab Karmila dengan mengusap air mata nya
Sampai lah mereka di tempat pernikahan Jodi,tampak begitu ramai mobil mobil parkir di halaman gedung, di luar nampak ibu nya Jodi sibuk sedang menelfon,Karmila dan ibu nya turun dari mobil menuju ke dalam gedung,
"Akhirnya sampai, ayo bella sama nenek"
"Bu itu ada mantan mertua ku, aku malas ribut"
"Sudah diamkan saja, kita disini hanya sebagai tamu, kita lihat saja pergerakan mereka,ayo"
Sampai di depan pintu gedung, mata ibunya Jodi tertuju dengan Karmila
"Wah wah berani juga kalian datang kemari ya, tamu undangan" ucap ibunya Jodi
"Kami di undang dengan Jodi, lagi pula kami membawa Bella, agar Bella melihat pernikahan ayah nya itu" jawab ibu nya Karmila
"Kemari berikan Bella"
"Dasar kalian"
"Ayo Karmila kita masuk" ajak ibu Karmila
Karmila dan ibu nya pun masuk dan meninggalkan ibunya Jodi, mereka menempati kursi paling belakang, banyak sekali rekan bisnis Vanesa, terlihat memang banyak orang orang sukses, Karmila yang melihat mereka pun merasa tersisih, ia terus memandangi pakaian nya, lalu ibu nya berusaha memberikan semangat pada Karmila
"Karmila kamu itu cantik, jangan merasa tersisih dan insecure disini nak, kamu itu hebat di mata ibu" ucap sang ibu
"Terimakasih ya Bu, ibu selalu ada buat Karmila"
Tibalah dimana waktu ijab kabul Vanesa dengan Jodi, terlihat Vanesa memakai kebaya burkat putih dengan desain dari desainer ternama, begitu pula dengan Jodi memakai jas yang mahal begitu pula dengan sepatu nya, Karmila yang melihat itu merasa sedikit teriris hatinya, begitu mudah nya mantan suami nya menikah, sedangkan dirinya belum sempat memikirkan untuk menikah
Sekilas Jodi melihat Karmila dan Bella, saat Vanesa mengajak ia untuk bicara, jodi justru melihat Karmila tanpa kedip, Vanesa pun menyenggol lengan Jodi
"Kamu kenapa mas, ada masalah" tanya Vanesa
__ADS_1
"Oh maaf aku sedikit kurang fokus, tidak ada apa apa " sembari Jodi membetulkan jas nya
Tiba di inti acara, akhirnya terdengar di telinga Karmila suara orang orang mengucap kata sah untuk Jodi dan Vanesa, ia pun meneteskan air mata, sementara Vanesa begitu bahagia dengan moment tersebut. Ibu nya Jodi pun ikut bahagia impian nya selama ini mempunyai menantu kaya dan berkelas pun akhirnya terwujud, sembari ia mengobrol dengan teman teman nya yang bergaya elit.
Tamu pun menyalami Vanesa dengan Jodi sebagai bentuk dukungan terhadap pernikahan mereka, tak lupa Karmila dan ibunya pun langsung memberi selamat dengan membawa Bella,
"Selamat ya pak Jodi dan ibu vanes semoga bahagia selalu" ucap reka bisnis Vanesa
"Terimakasih pak, dengan ucapan nya, silahkan menikmati hidangan yang kami hidangkan" jawab Vanesa
Jodi pun hanya tersenyum, tibalah mereka bersalaman dengan Karmila
"Selama ya semoga kalian masuk neraka, tak lupa aku membawa Bella untuk menyalami kalian" ucap Karmila dengan sinis
"Iya selamat ya Vanesa dengan Jodi, berbahagialah sampai kalian mati " tambah ucapan ibunya Karmila
Vanesa dan Jodi yang mendengar itu pun sontak kaget dan sedikit emosi, tapi apa boleh buat mereka sedang diantara orang orang banyak, dan mereka yang mempunyai acara jadi tak mungkin jika mereka akan bertengkar dengan Karmila. akhirnya Karmila dengan Jodi pun turun dari panggung yang megah itu, mereka meninggalkan Jodi dan Vanesa dengan rasa senang karena telah menyumpahi Jodi agar berbahagia sampai ke neraka.
Lalu Andre pun datang di acara pernikahan itu, ia lalu menuju vanesa untuk menyalami nya, Vanesa yang melihat itu pun ketakutan jika Andre membongkar rahasia nya,
"Hai Vanesa, dan suami selamat ya semoga bahagia" ucap Andre
"Oh terimakasih, anda teman istri saya? jawab Jodi
"Iya saya teman nya, teman yang sangat dekat,ya kan vanes ? tanya Andre
"Iya dia teman ku mas, teman kerja, lebih baik kamu nikmatin hidangan dulu ya Andre itu yang lain antri mau salaman" ucap Vanesa
"Oh baiklah, jangan lupa ya vanes hehe" ejek Andre
"Apa maksud lelaki itu vanes" jawab Andre
"Sudah biarkan saja mas, itu hanya gurauan"
Sementara Vanesa yang menenangkan Jodi perihal kata kata Andre,Andre pun turun untuk menikmati hidangan dengan melihat Vanesa di panggung dengan senyum licik nya, ketakutan vanesa semakin bertambah karena Andre berani bicara dengan Jodi, dengan mambuat teka teki di hati Jodi atas ucapan nya. Ia pun berusaha menenangkan diri nya sendiri
__ADS_1