Bersuami Tapi Seperti Janda

Bersuami Tapi Seperti Janda
Keberanian karmila


__ADS_3

Cinta yang selama ini di pertahankan Karmila akhirnya runtuh seketika, dengan adanya duri di rumah tangganya, harapan untuk bisa berumah tangga dengan penuh kebahagiaan bersuami dan anak nya pun semua sirna..


Setelah ia mengetahui suami nya ada main api di belakangnya, saat itu ia langsung mengambil tindakan yang cukup membuat ibu nya Karmila terkejut..


" Bu aku tau mungkin ibu terkejut dengan apa yang ingin aku sampaikan terhadap ibu, tapi apalah daya, aku dan Bella hanya manusia biasa, kami punya rasa sabar yang ada batas nya, mungkin sekarang anak ku belum tau apa apa karena masih kecil, tapi besok saat ia dewasa ia akan mengerti kenapa ayah dan ibunya berpisah"....


"Berpisah??... jawab sang ibu dengan terkejut


" Ia Bu, aku memutuskan akan berpisah dengan mas Jodi, aku rasa aku bukan jodoh sehidup semati nya, mungkin setelah ia pisah dengan ku, dia akan bahagia Bu"...


"Karmila, kamu serius ingin pisah dengan suami mu? coba fikir fikir dulu nak,Apakah kamu tidak kasihan degan bella dia masih kecil sekali untuk menerima kenyataan ini"


" Bu aku dan bella akan semakin tersiksa jika aku dan mas Jodi masih berumah tangga, kami hanya berstatus saja menikah, tapi kenyataan nya dia tidak pernah menjalankan tugas nya sebagai seorang suami,aku harap ibu mengerti ya Bu".


" Ya sudah terserah kamu saja Karmila ibu hanya bisa memberi saran jika kamu memang sudah tak tahan lagi dengan sikap suami dan mertua mu ya sudah mau bagimana lagi"


" Besok aku kan pergi ke pengadilan Bu, aku akan mengurus semua nya.Saat ini aku akan mengumpulkan berkas berkas nya dulu kebetulan Buku nikah juga semua ada di aku,"


" Kamu yang sabar ya nak, Mungkin ini cobaan terberat mu tapi yakinlah Allah tidak akan menguji seorang hamba melebihi batas kemampuan hambanya"


"Iya terimakasih ya Bu, ibu penyemangat terbaik aku"


Dengan hati yang berat Karmila pun memutuskan untuk bercerai dengan Jodi, hal itu diputuskan dengan sangat matang.Ia bahkan sudah membayangkan resiko yang harus ia hadapi setelah bercerai dengan suaminya.


Sementara di rumah Jodi,ia dan ibunya berencana untuk pergi ke suatu tempat, yang dimana mereka akan berbelanja untuk lamaran Jodi dan Vanesa


" Jodi kamu sudah siap belum? ibu sudah siap ini.Cepatlah kita akan pergi agar semua selesai hari ini belanjanya"


"Iya sebentar lagi Bu, aku sedang ganti baju" ...jawab Jodi yang berada di kamarnya


Namun ada hal yang sedikit menyentuh hatinya,tiba tiba saat ia akan mengambil sesuatu di lemari, Photo bella pecah dan terjatuh akibat tangan nya yang tak sengaja menyentuhnya.


"Pyar".... suara photo itu sangat lah jelas terjatuhnya


Jodi yang melihat itu pun terdiam sejenak.


ia berfikir ada hal apa yang akan menimpanya, photo anak satu satunya terjatuh dan pecah berceceran pecahan kaca nya


"Ya tuhan kenapa bisa pecah seperti ini?


sebagai seorang ayah rupanya ia sedikit tidak peka dengan situasi anak nya, yang dimana anak nya yang sedang berada di rumah Karmila sesungguh nya tertekan batin.kekuatan ikatan batin nya sangat kuat terhadap ayahnya bahwa sesungguh nya Bella yang masih kecil tak ingin ayah dan ibu nya berpisah ..

__ADS_1


"Astaga maafkan ayah ya bella,Photo mu jadi pecah.Besok ayah akan jemput kamu pulang ke sini tapi untuk saat ini ayah harus mengurus sesuatu yang dimana ini untuk masa depan ayah yang lebih baik.Kamu mempunyai ibu baru ". ....seakan seperti orang gila, ia berbicara dengan Ekspresi yang sangat bahagia ia membereskan semua pecahan kaca Photo anaknya.. lalu ia selipkan Poto Bella ke lemari dengan santai nya


seakan tak punya tanggungan terhadap anak nya ia tetap melanjutkan kepergian nya ,berbelanja keperluan lamaran dengan ibunya...


Seperti lelaki murahan ia tak sadar masih berstatus suami orang tapi akan menikah lagi dengan wanita lain.


" Bagimana Bu pakaian aku sudah rapi belum? ucap Jodi dengan tawa di bibirnya


"Tentu Rapi dong jod semenjak Karmila tidak ada dirumah ini,Karmila itu kerjaan nya hanya di dapur tidak bisa mengurus kamu"


Seakan tak pernah lelah untuk menghina Karmila, ibunya Jodi juga tak pernah menghargai status Karmila sebagai istri Jodi, ia menganggap Karmila tak becus mengurus Jodi, tapi nyata nya Karmila lah yang mengurus semua keperluan Jodi dari bekal untuk bekerja, mengurus pekerjaan rumah ,mengurus bella yang masih kecil, tapi semua itu tak pernah dihargai oleh ibunya Jodi.


"Sudah Bu tak usah membahas Karmila aku sedang malas untuk mendengar namanya" ...


sahut Jodi dengan santai sambil membenarkan pakaian nya...


" Iya iya maaf jod.Kalau begitu ayo berangkat kita harus gerak cepat jod"


Jodi langung menganggukkan kepala nya tanda ia siap untuk pergi dengan ibunya..


Mereka pun memulai perjalanan mereka, pertama mereka mampir ke toko emas untuk membeli sepasang cincin untuk lamaran nya, kedua mereka pergi membeli keperluan wanita ,segala mereka beli dengan harga dan jumlah yang lumayan banyak.


" Semua sudah di beli bagimana kalau kita makan dulu Jodi?Ibu lapar ini"..ucap sang ibu


Mereka akhirnya mampir ke sebuah resto, mereka makan dan rehat sejenak disana.karena Jodi dan ibunya pergi dengan menyewa mobil mereka bebas hari itu mau kemana saja"


"Sudah kenyang belum Bu?


"Sudah lah ya ayo kita pulang, kita perlu menghubungi Vanesa juga tentang lamaran ini, dia mau apa saja harus kita beli"


"iya Bu" jawab jodi


Seakan ibu dan anak ini tak punya malu terhadap Karmila ,yang mana Karmila masih sah sebagai istri Jodi,namun mereka malah melanjutkan rencana mereka untuk menikahi Vanesa...


Mereka pun pulang menuju rumah, dirumah Vanesa sudah menunggu mereka. tanpa disadari Jodi dan Vanesa sama sama tak mempunyai rasa malu vanesa memiliki pekerjaan seorang bos,tapi lebih memilih lelaki yang sudah bersuami untuk menjadi suaminya..


"Halo mas kamu dimana? aku sudah dirumah kamu ini aku menunggu mu dari tadi, karyawan toko memberitahuku bahwa kamu pergi dengan ibu" tanya Vanesa kepada Jodi dengan mendetail


"Oh iya ini aku sedang di jalan.tunggu saja di rumah sebentar lagi kami sampai"


"Oh ya sudah mas,aku tunggu"

__ADS_1


Tiba tiba datang Karmila sendiri keluar dari taxi menuju rumah mertuanya, didalam rumah itu ada vanesa.Pertemuan yang tak di ingin kan Karmila pun terjadi bertemu dengan sosok perempuan yang menjadi duri didalam rumah tangga nya dengan Jodi


"Tunggu dulu ya pak, saya tidak akan lama" ucap Karmila pada supir taxi


"Oh iya baik mbak" jawab sang supir


Karmila pun berjalan menuju rumah tersebut,dengan berdandan lebih rapi dan modis, ia juga ingin menunjukan kepada mantan suaminya, setelah suaminya menelantarkan hubungan mereka karmila bisa menjadi lebih baik dalam segala hal,


"Permisi assalamualaikum?" ..ucap Karmila


Tak berapa lama Vanesa pun muncul di hadapan nya


"waalaikumsalam"... sahut Vanesa dengan heran melihat istri dari calon suaminya berada di hadapan nya


" Oh kamu! Kamu yang bernama Vanesa kan? calon istri SUAMI SAYA ! saya sudah tahu kamu semenjak pertemuan kita di resto dulu... Oh iya kalau kamu mau jadi istri dari suami saya terserah.Aku sudah mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan dengan begitu aku sudah tidak mau lagi mempunyai urusan dengan orang jahat seperti kalian"


Vanesa yang mendengar itu sejenak terdiam,namun membalas perkataan dari Karmila..


" Ya bagus lah jika kalian pisah itu yang aku harapkan"


" Tentu bagus,Sampah seperti kamu itu pantas nya berdampingan dengan kotak sampah! mengerti kan maksud ku ?


mendengar hal itu, Vanesa geram dengan Karmila, tapi apalah daya ia hanya perebut suami orang, tidak pantas membalas perkataan istri sah


" Oh iya aku juga tidak akan mau berlama lama disini. aku hanya ingin mengambil beberapa barang aku yang masih tertinggal jadi siap siap lah menempati bekas kamar ku ya ! ... dengan wajah sinis dan menghina, Karmila yang seakan membalaskan dendam lewat perkataan nya nampak tak takut dengan kehadiran Vanesa di depan matanya...


Vanesa hanya berdiam sambil mengepalkan tangan nya tanda ia sangat amat jengkel dengan Karmila. Tak lama Jodi dan ibunya pun pulang.


" Hai vanes mengapa kamu diam saja di situ berdiri, kenapa? tanya Jodi


"Loh vanes sayang ayo masuk nak jangan berdiri terus, liat ibu sudah membeli barang apa aja buat kamu".... timpal ibunya Jodi dengan bersemangat berkata seperti itu


Vanesa hanya diam, sebelum Jodi dan ibunya masuk kedalam ruangan lagi karmila pun muncul dihadapan mereka, dengan membawa barang barang miliknya, ia nampak santai terlihat seperti itu...


" Karmila? tanya Jodi dengan bengong


" Hei kamu ! .. sahut ibunya Jodi


"Iya ini aku Karmila ada apa? Oh iya maaf masuk rumah kalian dengan lancang, aku hanya ingin mengambil barang ku yang masih tertinggal disini, kebetulan tadi ada vanesa calon mu mas Jodi jadi aku masuk saja"


"Kamu seenak nya saja masuk kedalam rumah saya".... ucap ibunya Jodi

__ADS_1


"Maaf ya Bu aku disini tidak ingin mencari masalah,Aku hanya ingin berkata kalau aku ingin menceraikan mas Jodi. Dan aku sudah mengurus perceraian kami, jadi ibu tidak perlu khawatir sebentar lagi Jodi menikah dengan wanita ini, itukan yang ibu mau? dan satu lagi jangan sampai kalian bertemu dan mengambil Bella dari aku, jangan menambah rasa benci ku terhadap kalian"


"Cerai? Jodi langsung menatap mata Karmila dengan serius,ia tidak menyangka istrinya begitu berani mengambil tindakan itu semua.


__ADS_2