Bersuami Tapi Seperti Janda

Bersuami Tapi Seperti Janda
Jodi bertemu vanesa


__ADS_3

"Bagaimana enak tidak masakan ibu? kamu harus sering sering Datang kerumah ibu,agar kamu juga sering ketemu Jodi"...


ucap ibu nya Jodi seakan mengharap Vanesa dan Jodi bersama..


" Iya enak kok Bu,kira kira mas Jodi kalau pulang kerja jam berapa ya Bu, aku sekalian ingin melihat istrinya seperti apa hihihi" tanya Vanesa sambil ketawa mengejek..


" Vanes vanes, ibu ini melihat kamu dengan istri nya Jodi itu bagaikan langit dan bumi jauh sekali vanes.Tidak usah di lihat bentuknya seperti apa nes, seperti nya Jodi tak pulang hari ini, dia dan istrinya menginap di rumah ibunya Karmila, lagi pula dia itu sangat sibuk juga. Jika hari libur saja dia dirumah, tapi besok jika dia sedang di rumah ibu mengabarkan kamu ya,agar kalian bisa bertemu".


" Oh begitu ya bu,lain waktu kita keluar jalan bersama ya bu,ajak Jodi dan istrinya dan bella juga.agar kita kumpul semua, istrinya mas Jodi harus mengenal aku juga lah bu hihi ".... sahut Vanesa yang mencoba merayu ibunya Jodi agar semakin dekat dengan Jodi..


" Aman lah itu nes,ayok lanjut makan agar kenyang "...


Tak lama mereka makan dan berbincang, Vanesa pun pamit pulang, dengan berat hati ibunya Jodi mengantarkan Vanesa ke pintu depan untuk berpamitan..


"Kalau begitu aku pamit dulu ya bu, besok aku main datang kemari lagi"


"Iya hati hati ya vanes, aduh kamu itu ya sempurna sekali.terlihat seperti wanita berkelas mobil mu juga seperti mu sangat berkelas"


"Ah ibu ini dari tadi memuji aku terus,aku malu Bu"


Vanesa yang merasa di puji terus menerus pun besar kepala karena perkataan ibunya Jodi...


" Hati hati ya"


"Oke Bu"


Terdengar suara klakson mobil Vanesa yang menandakan kepulangan nya selepas dari rumah ibunya Jodi, mereka saling melambaikan tangan, seakan seperti menantu dan mertua yang saling sayang... sikap seperti itu yang tak pernah diberikan kepada Karmila menantu nya sendiri...


Sementara Karmila yang berada dirumah ibunya, merasa nyaman berada di sana, tak pernah di marahi, disayang layaknya orang tua yang menyayangi anak nya sepenuh hati...


"Karmila kamu sudah sarapan belum di rumah mertuamu nak? kalau belum ayo sarapan. kebetulan ibu tidak bekerja hari ini, ibu juga sudah memasak,sepertinya ibu mempunyai firasat kamu akan kemari bersama Bella "


" Hehe belum Bu,Karena tadi aku harus berangkat pagi untuk kemari ikut mas Jodi, jadi aku harus buru buru Bu"


"Ya sudah makan ya"


Karmila menganggukkan kepala nya tanda ia mau diajak makan oleh ibunya..


" Bagaimana kabar mertua mu saat ini? apa dia sehat? dia tidak sering memarahi mu kan? tanya ibunya Karmila


"Alhamdulilah sehat Bu,jika masalah marah ya ibu seperti tak tau bagaimana dengan nya,Mertua ku kan tidak menyukai ku bu, jadi apa yang aku lakukan tetap saja salah Di mata nya"


"Oh ya syukur kalau dia sehat, ya kamu harus sabar jika mertua mu begitu,yang terpenting kamu jangan pernah melawan dengan mertua ya nak.bagimana pun dia juga kan orang tua mu"


Nasihat yang diberikan ibunya Karmila begitu penuh arti untuk Karmila, Karmila yang banyak menyimpan banyak beban dihatinya pun hanya tersenyum dengan apa yang dikatakan ibunya...


" Tapi kalau kesabaran Karmila habis, karmila juga boleh kan bu buat bereaksi" sahut Karmila dengan tenang..


" Maksud nya bagimana mil?


" Karmila hanya wanita biasa Bu, batas kesabaran karmila pun juga ada,Karmila tidak apa apa di sakiti oleh mertua.asal dengan suami karmila disayang di perhatikan. Tapi saat ini ibu mertua dan suami Karmila sama saja,karmila juga tidak tahu dengan mas Jodi, sudah lama dia bersikap dingin terhadap aku bu".... jawab Karmila dengan mata yang berkaca kaca..


Seakan ingin menyerah dengan keadaan yang dirasakan saat ini... tapi ada Bella yang harus ia rawat, yang menjadi pelipur lara Karmila.....


" Sabar ya Karmila,Itulah jika kamu dulu mendengarkan perkataan ibu pasti kamu sekarang tidak akan bersedih seperti ini terus nak. Bukan ibu ingin membahas masa lalu mu tapi apa yang kamu rasakan sekarang ini adalah balasan atas apa yang dulu kamu perbuat mil"

__ADS_1


" Iya bu, Maafkan aku ya Bu,Karmila janji dengan ibu karmila tidak akan pernah mengecewakan ibu lagi,Maafkan karmila ya Bu?


Karmila yang mendengar perkataan ibunya langsung meneteskan air mata, mendengar apa yang dikatakan ibunya semuanya adalah benar dan ia menyadari kesalahannya....


" Iya sudah ibu maafkan, sudah sudah lanjutkan makan nya ya. Nanti bangun si Bella kamu tak sempat makan lagi"


"Iya bu"...


Setelah beberapa saat , Karmila pun langsung istirahat ke kamar nya, kamar Dimana masa gadisnya berada di sana, bahkan ia merasakan kehangatan di dalam kamar nya, sampai ia tertidur dan bermimpi...


Dalam mimpinya ia melihat Jodi dengan wanita lain bermesraan sampai berbuat hal tak seronok, kemesraan itu tergambar dalam mimpinya hingga akhirnya ia berkata,


"Mas kamu jahat" tak sadar hingga ia terbangun dengan napas begitu cepat.


"Astagfirullah ya Allah, mimpi apa aku tadi baru saja tidur enak sudah mimpi yang aneh, untung saja dalam mimpi aku melihat mas jodi berselingkuh,Untung tidak nyata.Ingat ya Karmila ini cuma mimpi" ucap nya dengan keringat membasahi raut wajahnya...


Seakan di beritahu dalam mimpi, bahwa sebenarnya ada wanita yang sedang ingin merusak rumah tangga Karmila, wanita itu adalah Vanesa...


" mam ma mama"


Bella yang terbangun pun langsung mengoceh memberitahu ibunya kalau ia sudah bangun, dengan wajah yang sangat imut, gemuk, pipi seperti boneka. karmila pun merespon ucapan anaknya...


" Eh anak ibu sudah bangun.sayang kamu bicara apa sih,kamu ingin asi iya? .. Rayu Karmila dengan tatapan kasih sayang seorang ibu


"hayo nak, kita dimana ini? kita dirumah nenek bukan dirumah eyang ini nak, pasti nenek mu sudah rindu sekali dengan kamu nak,ayo kita menuju ke nenekmu"


"Bu, ini cucunya sudah bangun Bu" teriak Karmila yang langsung duduk pindah tempat ke ruang tamu ...


" Eh cucu nenek sudah bangun.sudah kamu beri asi belum mil "


"Sudah dong nek,aku sudah minum asi ibu" jawab Karmila dengan gemas kepada anak nya...


Karmila pun memberikan Bella ke ibunya,


kehangatan keluarga pun terpancar di rumah ibunya Karmila, ibunya yang begitu menyayangi Karmila dan bella, bahkan menantunya Jodi pun ia sayang, ...


Sementara Jodi yang berada di jalan pulang kerja berhenti di tempat cucian mobil dan motor. Karena ia sudah lama tidak membersihkan motornya


"Pak tolong ini ya di cuci dulu motor saya" ucap nya kepada tukang pencuci motor


"Oke, ditunggu dulu ditempat duduk itu mas, karena ini kan ada yang mengantri juga untuk di cuci,Mobil pun ada 2 yang belum di cuci tunggu dulu ya " jawab si tukang pencuci motor tersebut ...


"Oh ya sudah oke saya tunggu".,sahut Jodi dengan langsung berjalan menuju tempat duduk..


Ia pun memainkan ponsel nya sembari menunggu motornya di cuci, tak lama mobil hitam mulus pun berbelok menuju tempat pencucian mobil dan motor. turunlah wanita yang memakai sepatu hak hitam dan pakaian rapi... Jodi yang melihat itu seakan tak asing dengan wajah perempuan tersebut, tapi Jodi melanjutkan bermain hape nya dengan santai


"Mas cuci mobil saya ya" ... kata wanita tersebut dengan tukang pencuci mobil


"Baik mbak tapi antri ya mbak, karena yang lain juga kendaraan ada yang belum di cuci" sahut tukang pencuci kendaraan tersebut sama dengan apa yang disampaikan kepada Jodi juga, harus menunggu


"Oh oke ,saya tunggu, jawab si perempuan tersebut..


Rupanya perempuan itu adalah Vanesa, yang tidak sengaja mampir ke tempat cucian mobil dan motor sama seperti Jodi,


Berjalan lah ia menuju tempat duduk, ia duduk bersebelahan dengan Jodi, mereka pun tidak sadar kalau sebetulnya mereka sudah saling kenal..

__ADS_1


" Jadi nunggu deh,Malas sekali aku huh" ucap Vanesa dengan kesal


"Iya saya juga menunggu mbak" sahut Jodi..


Seperti tidak asing dengan suara Jodi, Vanesa yang mendengar itu pun melihat kearah Jodi yang duduk di sebelahnya...


"Oh iya mas, seperti tidak asing dengan suara mas nya"


" Apa iya, padahal kita tak kenal" sahut Jodi yang tersenyum malu


"Iya mas seperti teman saya suara nya sama persis seperti mas Jodi"


"Hah Jodi? wah saya juga namanya Jodi mbak"


"Oh ya? Aku Vanesa, kira kira kamu teman ku Jodi itu bukan ya?


" Vanesa? hah ini kamu, kamu Vanesa yang dulu SMA dekat dengan aku itu kan?tanya Jodi


" Iya aku ini vanesa mas,ya ampun kenapa kita bisa bertemu disini ya jadi malu" ..


" Astaga, sudah berubah ya kamu Vanes, itu mobil kamu? tanya Jodi


"Berubah bagaimana? Iya itu mobil aku" sahut nya dengan salah tingkah..


"Wah sudah sukses sekarang ya kamu, jika boleh tahu memang kamu dari mana? kenapa bisa ke arah sini?


" Iya ini aku habis dari PT argo mas, kebetulan aku habis meeting dengan manager nya bahas soal inves,kebetulan aku juga kerja di perusaahan di kota aku sebagai general manager nya,Kami ingin kerja sama aja sih" ... jawab nya dengan tegas serta menyombongkan pangkatnya


"PT argo? itu kan pabrik tempat aku bekerja sekarang. ceritanya kamu saat ini bos ya? hebat kamu ya"


"Oh Kamu bekerja di PT itu mas? hehe iya terimakasih mas.sejak kita lulus SMA aku Melanjutkan untuk kuliah hingga aku sukses mendapatkan pekerjaan dengan posisi saat ini". ..


" Oh iya aku kemarin berkunjung kerumah ibu mu mas, ceritnya ingin melihat kamu keadaan mu.Tapi ternyata kamu tidak ada lalu aku hanya berbincang dan bertemu dengan ibumu"


" Kamu kerumah ibu aku kemarin? Oh kemarin aku sudah berangkat bekerja, maklum buruh pabrik harus berangkat pagi, juga mengantarkan istriku ke rumah ibunya untuk bermalam disana"


"Oh benar kamu sudah menikah mas yah? ucap Vanesa seperti tidak tau kehidupan Jodi sudah menikah, padahal ia sudah tau dari ibunya Jodi tentang kehidupan Jodi dan istrinya ...


"Iya hem" jawab Jodi sangat singkat saat ditanya tentang pernikahan nya dengan Karmila ..


" Oh iya kemarin aku meminta nomor ponsel mu dari karyawan toko ibumu, ini bener tidak ?"tanya Vanesa dengan niat ingin menghancurkan pernikahan Jodi dan Karmila...


"Iya itu benar" Jodi seperti ketimpa durian runtuh, sangat antusias dan senang Vanesa memiliki nomor ponsel nya


" Biar kita bisa berkomunikasi jika ada perlu penting kan ya, tapi istrimu ga marah kan?


" Ya tidak lah nes, santai saja"


jawab Jodi dengan tanpa ragu membuka pintu hati untuk Vanesa, tambah lagi Vanesa sudah sukses, walapun wajah nya tidak begitu cantik tapi Jodi yang sedang mempunyai masalah dengan istrinya, gampang saja menaruh hati ke wanita.


Mereka pun bicara panjang kali lebar, maklum pertemuan pertama, membuat banyak topik pembicaraan yang begitu banyak


" Mas motornya sudah selesai di cuci" teriak sang karyawan pencuci kendaraan


"Oh iya, aduh sudah selesai lagi motorku,jadi tidak bisa berbincang lagi kita nes" ucap Jodi kepada Vanesa

__ADS_1


"Tidak apa apa mas lain waktu kan akan ketemu lagi hehe " jawab Vanesa dengan percaya diri


Sikap nya itu tidak mencerminkan bahwa ia seorang bos, padahal dia bisa mendapatkan pria lain tapi karena kecintaan nya dengan Jodi dari SMA belum kesampaian, ia rela akan merusak rumah tangga Jodi, asal Jodi bersama nya.Ditambah lagi ibu Jodi pun tidak merestui Karmila sebagai istri Jodi, jadi ia leluasa masuk kedalam kehidupan Jodi dengan mudah.


__ADS_2