
Setelah mereka saling kenal, Karmila selalu teringat ingat akan pertemuan itu... juga melihat suaminya yang begitu akrab dengan wanita lain.. iya pun sempat curiga dengan pertemuan tersebut.
" Apa maksud pertemuan kemarin ya, aku merasa ada yang aneh dengan mereka"....
Karmila yang sedang berfikir dengan logika nya mulai mencurigai ada hal yang disembunyikan darinya
Pagi itu Jodi yang masih berada di rumah tak biasanya sudah lewat jam berangkat kerjanya tapi masih belum berangkat berangkat juga, Karmila yang sedang menyiapkan bekal pun agak heran dengan sikap suaminya
" Kamu tidak bekerja hari ini?, ini sudah siang mas" tanya Karmila
"Tidak aku sedang lelah" sahut Jodi dengan singkat
"Kemarin baru libur hari Minggu,Apa iya masih lelah?
" Kamu ini kenapa berisik sekali jadi istri! terserah dengan apa yang kulakukan juga, mau aku tidak bekerja sebulan ya terserah aku! kamu itu tugasnya hanya masak, mengurus anak! jadi tidak usah banyak bicara!
" Mas! aku ini istri kamu, aku lelah dengan semua yang kamu ucap dengan aku,jika sikap kamu begini terus kita pisah saja! jawab Karmila dengan lantang
Beraninya Karmila mengucap kata pisah karena ia sudah tak kuat dengan apa yang di lakukan suaminya kepadanya
Tiba tiba suaminya menampar Karmila ..
"Parrr""
"Kamu jangan berani mengucap pisah dengan ku! kamu bisa apa tanpa aku hah!
pertengkaran mulai menjadi, Karmila yang ditampar suaminya pun merasa terpukul, karena baru kali itu ia di tampar oleh suami sendiri, hanya karena hal sepele
" Kamu menampar aku mas? tega kamu ya, aku tidak ada harga nya di mata kamu! coba jika kamu dengan wanita lain bicaranya sangat halus tapi dengan istri sendiri jahat sepertu ini !
__ADS_1
" Perempuan lain apa maksud kamu!!
Jodi yang tanpa sengaja merusak rencana nya sendiri tak menyadari jika karmila mulai curiga dengan sikap baik Jodi ke Vanesa
" Kemarin kita bertemu dengan teman kamu vanesa.tutur bicara mu lembut sekali sedangkan dengan aku kamu tidak ada bicara sama sekali, jangan kira selama ini aku diam kamu dan ibu mu bisa seenaknya ya dengan aku! aku akan pulang kerumah ibu aku!
"Itu teman ku sudah lama kami tidak bertemu jadi wajar kami berbincang"
Jodi yang terbata bata bicara pun,Sempat heran Karmila yang biasanya diam setiap bermasalah dengan nya kini mulai berani untuk melawan nya.sementara karmila dan Jodi bertengkar, ibu nya Jodi yang terbangun dari tidurnya pun menghampiri mereka dan membela Jodi
"Hei ,ada apa ini ribut ribut! ibunya Jodi nampak sangat kesal dengan Karmila
" Ini karmila ingin pisah bu" sahut Jodi..
"Oh ingin pisah? ya bagus lah pisah saja" sahut ibunya Jodi
" Tapi bu aku tidak bisa"....
"Jangan harap kamu bertemu bella lagi"ucap Karmila sambil memegangi bekas tamparan suaminya di pipinya
" Bella dengan saya dan Jodi, kalau kamu ingin angkat kaki dari rumah ini jangan pernah bawa Bella" dengan nada yang tinggi ibunya Jodi seakan tak mau cucunya dibawa oleh Karmila
"Aku selama ini menghargai ibu sebagai mertua ku,aku hormat sopan dengan ibu, sampai ibu tidak pernah menganggap aku aku masih sabar.dari sekian banyak yang sudah aku lakukan untuk ibu kenapa ibu sejahat ini denganku bu? " Sembari menangis, Karmila menangis dilihat oleh Jodi suaminya
Jodi yang melihat itu pun sempat tidak tega, tapi ibunya selalu mencampuri urusan nya
" Saya itu tidak suka dari awal dengan kamu,semenjak menikah dengan jodi kamu itu hanya saya anggap pembantu !!!
" Aku ingin pulang kerumah orang tuaku jangan kamu ambil Bella dari aku"
__ADS_1
Karmila yang seakan tidak ingin memperpanjang keributan, ia berkata seperti itu terhadap suaminya...
Jodi yang mendengar itu hanya diam, sambil melihat tangan nya yang baru saja menampar istrinya
Karmila bersiap siap untuk pergi kerumah ibunya, Jodi yang duduk dan diam hanya memperhatikan gerak Karmila yang akan meninggalkan nya
sementara ibunya Jodi, terus mengumpat panjang takut Bella dibawa
" Jangan bawa Bella!!! " teriak ibunya Jodi..
Karmila sama sekali tidak menggubris ucapan mertuanya lagi, ia pun pergi meninggal kan rumah ibunya Jodi dengan diantar taxi online
" Jodi kamu bagimana sih melihat bella di bawa oleh karmila diam saja,ibu tidak terima ambil Bella jod" ibu nya Jodi kebingungan bella pergi dari rumah nya
" Bu aku harus bagaimana?mereka sudah pergi, aku bingung dengan perasaan aku sendiri" jawab Jodi dengan lesu
"kamu masih saja ya seperti itu sebentar lagi kan ada pengganti Karmila yaitu vanesa, biar saja karmila ingin pergi, yang penting kita rebut Bella supaya dia dengan kita lagi"
" Aku menyesal menampar karmila, pasti dia sangat terpukul bu. aku juga masih punya hati, aku tidak pernah menampar dia sebelumnya"
" Kamu ini Jodi ! istri seperti itu hanya merepotkan kamu kenapa tidak kamu bunuh saja sekalian dia "
"Ibu? sahut Jodi yang terheran dengan perkataan ibunya
Sementara Karmila yang ada di perjalanan pun tak henti henti nya menangis
" Ayah kamu jahat sekali dengan ibu nak, ibu tidak pernah di tampar sebelumnya dengan ayah kamu,tapi mengapa dia sejahat itu sekarang, "....tangis Karmila pecah saat itu juga
Tanpa disadari kesalahan yang dibuat Jodi dengan menampar Karmila malah menghancurkan rumah tangga mereka...Karmila yang sudah tidak tahan dengan sikap suaminya pun akhirnya menyerah dengan keadaan, tapi sama sekali Jodi tidak mencegah nya untuk pergi... semua karena sikap ibunya Jodi yang terlalu ikut campur dengan keluarga anaknya .. sampai akhirnya menantu sendiri pergi dari rumah nya dengan keributan yang di buat oleh Jodi dan ibunya...
__ADS_1
" Sekarang aku sudah tidak tau harus apa Ya Allah, rumah tangga ku bagaikan telah terbakar separuh, artinya tidak ada lagi yang bisa di pertahankan.Mengapa nasib ku seperti ini ya Allah?apa karena dulu aku sering melawan dengan ibu,tidak pernah mendengarkan apa kata ibu jadi aku seperti ini tidak bahagia".... ucap dalam hati Karmila..
Sementara akan sampai rumah nya, ia menangis, Bella pun memandangi wajah ibunya yang nampak begitu sedih, anak kecil yang malang, harus menerima kenyataan bahwa ibu dan ayahnya sering bertengkar, tanpa ada kasih sayang yang tumbuh untuk Bella, hanya Karmila yang merangkap jadi ibu bahkan ayah untuk Bella, kasih sayang serta perhatian yang Bella dapat kan hanya dari ibunya saja, ayah nya yang kurang dekat dengan nya seperti tidak pernah menganggap ia dan Karmila ada.