
Tak ingin kehilangan Jodi, Vanesa yang sedang memikirkan bagaimana supaya Jodi tetap menyayangi nya.
Sembari ia duduk,dikamar ia terus memegang kepala nya agar bisa cepat untuk berfikir.
"Ya tuhan bagaimana ini, bagaimana jika mas Jodi meninggal kan ku" ucap Vanesa dengan cemas
ia pun membuka ponsel melihat ada dan tidak nya Jodi mengabari nya, karena sampai malam begini,Jodi belum pulang kerumah selepas dari pertengkaran nya tadi pagi dengan Vanesa
"Mas kamu dimana, kok belum pulang juga sampai sekarang" ucap Vanesa
Ia pun menelfon Jodi, sampai beberapa panggilan, tetapi Jodi tidak membalas satu pun panggilan nya.
Dalam pikiran yang mendesak, Vanesa pun mempunyai ide, ide untuk pura pura hamil dengan begitu pasti Jodi tak akan meninggalkan nya,
"Aha, aku dapat ide, iya pasti ini akan berhasil " ucap Vanesa dengan menghela napas tanda ia sedikit tenang telah mendapat jalan keluar dari permasalahan nya.
Tanpa berfikir panjang, Vanesa yang licik mulai menyusun rencana nya, ia akan berpura pura hamil dan akan membayar jasa suster palsu untuk kelahiran bayi nya nanti, juga ia akan mengambil bayi dari panti asuhan. sebisa mungkin ia harus berhasil
__ADS_1
larut malam telah tiba, Vanesa yang tak nyenyak tidur pun, tak mengetahui Jodi pulang ke rumah, Jodi yang melihat Vanesa tertidur di kamar pun hanya menghela napas, dalam fikiran nya ..
*Ya tuhan mengapa ia bisa menikah dengan Vanesa, ia rela membuang permata yang indah demi sebongkah batu yang keras perbandingan antara Vanesa dan karmila*
Ia pun segera membersihkan diri, dan segera beristirahat, sementara Vanesa yang tertidur pun tak menyadari Jodi telah pulang
Pagi telah tiba, mereka yang pagi pagi harus bekerja terutama Vanesa telah bangun dari tidur nya, ia melihat suami nya telah ada di sampingnya , dengan jantung yang berdebar, seketika ia menyatukan rencana busuk di kepala nya.. ia bangun dengan perlahan menuju kamar mandi.
"Huekkk hueekkk", Vanesa berekting mual dan muntah
Jodi yang mendengar itu pun terbangun, beberapa saat ia mendengar suara Vanesa di kamar mandi, dalam hati Jodi
Tiba tiba Vanesa keluar dari kamar mandi, ia memusatkan wajah nya ,melemaskan badan nya,
"Kenapa kamu" tanya Jodi
"Oh ini ,kayak nya aku lagi tidak enak badan mas, aku mual sekali" jawab Vanesa dengan berbohong
__ADS_1
"Oh " jawab Jodi dengan cetus
Mendengar jawaban Jodi yang singkat menandakan Jodi tak merespon akting mual mual nya itu, tanda Jodi seperti masih sangat marah dengan Vanesa
Jodi langsung mandi berkemas untuk bekerja, sementara Vanesa masih mengenakan baju piyama,
"Kamu mau kerja mas? tanya Vanesa
"Iya, lah kamu tidak kerja"? jawab Jodi
"Iya ini mau siap siap mas"
Karena jalur jalan kerja mereka yang sama, mereka pun berangkat bekerja bersama menggunakan mobil Vanesa.
Di dalam mobil,Jodi yang menunggu Vanesa masuk pun memegangi ponsel nya, tak sengaja ia melihat postingan Karmila di laman Facebook nya, Karmila yang mengunggah foto kebersamaan bersama Bella, Bella yang kini telah menginjak usia 8 tahun pun tumbuh dengan sangat cantik, mirip sekali dengan Karmila.
" Bella, kamu sudah besar nak" ucap Jodi dengan memandangi foto tersebut
__ADS_1
"Maafkan ayah ya nak, kita sekarang berjauhan jika saja dulu ayah tidak egois dan jahat terhadap kamu dengan ibu mu, pasti kita saat ini sudah berkumpul bersama" tak sadar Jodi meneteskan air mata nya,
Vanesa yang telah lama di samping mobil pun mendengar semua perkataan Jodi, ia langsung masuk ke dalam mobil, dan berpura pura tidak mendengar apapun yang dikatakan Jodi..