Berubahnya Kehidupanku.

Berubahnya Kehidupanku.
Dua Puluh Dua


__ADS_3

Hari ini Suja akan melanjutkan rencananya untuk menghancurkan dan kalau bisa melenyapkan Pangkalan-Pangkalan militer Amerika yang berada di berbagai negara seperti Australia, Filipina, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya.


Selain menghancurkan Pangkalan-Pangkalan Amerika yang berada di luar negeri dia juga akan menghancurkan beberapa Pangkalan yang berada di dalam negeri Amerika, dia juga berencana untuk melenyapkan beberapa Armada Pasifik Amerika yang saat ini tengah sandar di Pelabuhan Pearl Harbour.


Saat ini, Suja tengah berada di sebuah Bar yang berada beberapa ratus meter dari Pangkalan Amerika yang berada di Australia sedangkan untuk beberapa Pangkalan lainnya dia menyebarkan puluhan clone untuk menyerang Pangkalan-Pangkalan itu secara serentak di hari yang sama meskipun diwaktu yang berbeda. Selain menghancurkan Pangkalan, mereka juga Suja perintahkan untuk melakukan serangan teror ke semua Kedutaan Besar Amerika yang ada di negara tempat Pangkalan mereka berada begitu juga dengan yang berada di Australia dia sendiri yang akan menyerangnya sedangkan Kedutaan Amerika yang berada di Jepang tetap dibiarkan utuh tanpa diserang sementara Kedutaan Amerika yang berada di Indonesia akan diserang oleh Shiro dan sekelompok ******* berkedok agama yang setuju bekerja sama untuk menyerang Kedutaan Amerika yang berada di Jakarta.


Sembari menunggu waktu yang tepat menurutnya untuk melakukan serangan di mana saat semua penghuni Pangkalan tengah lengah, Suja saat ini memata-matai dan juga memperhatikan belasan prajurit Marinir Amerika yang tengah berpesta minuman keras di salah satu sudut Bar tempat mereka berada saat ini sedangkan dia sendiri tengah duduk santai di depan Bartender sembari meminum segelas Bir


"Memang orang-orang Amerika ******** itu sangat suka berpesta, bahkan mereka tetap saja santai padahal mereka sudah mendengar berita tentang Pangkalan mereka yang di Okinawa. Hah memang sepertinya menyerang banyak Pangkalan yang lain dalam sehari lebih baik, dari pada harus menyerang satu-persatu membuat repot saja!" Gumamnya diakhiri dengan gerutuan kesal melampiaskan amarahnya.


Suasana di Bar itu bising dan riuh karena berbagai kegiatan para pengunjungnya yang mencari kesenangan, namun tiba-tiba saja suasana itu berubah sangat mencekam membuat semua orang yang berada di sana membeku dan banyak yang kehilangan kesadaran.


"Teknik Ilusi - Ilusi Neraka Kesembilan!".


Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Suja memutuskan menggunakan aura pembunuh yang sangat pekat miliknya dan mengkombinasikannya untuk menyerang semua prajurit dan personel Pangkalan Amerika entah itu prajurit tempur, personel informasi, maupun personel intelijen yang tengah berada di Bar itu.


Suasana yang tadinya ramai berubah mencekam ditambah lagi dengan belasan prajurit Amerika dan beberapa orang lainnya yang mengerang kesakitan karena alasan yang tidak mereka ketahui, beberapa saat kemudian semua prajurit, personel, dan intel Amerika itu mencabut pistol mereka dan mengarahkannya ke kepala mereka lalu.


DOR DOR DOR.........!!!!!!


BCUT...!!!!

__ADS_1


Satu-persatu mereka menembak kepala mereka membuat mayat dengan kepala berlubang tertembus peluru bertebaran di dalam Bar itu, setelah melihat semua targetnya bunuh diri Suja menarik kembali aura pembunuh yang tadinya membuat suasana mencekam.


Para pengunjung yang lain saat merasakan suasana sekitarnya sudah kembali seperti semula, berteriak histeris dan mulai bangkit berlarian berusaha keluar secepatnya dari dalam Bar itu.


Suja juga ikut keluar dari sana dengan menyamar menjadi pengunjung yang berlarian keluar dengan histeris dan ketakutan, setelah keluar dari sana Suja berdiri di salah satu lampu jalan di seberang Bar bersama beberapa pengunjung yang masih berusaha mencari pertolongan dengan menghubungi polisi maupun petugas ambulan.


Merasa suasana sudah mulai tenang, Suja berakting seolah-olah ketakutan dan mulai memisahkan diri dengan cepat dan menghilang dari tempat sebelumnya, beberapa orang yang melihatnya juga mengikutinya memilih menyingkir dari sana selain untuk mencari tempat yang bisa menenangkan jiwa mereka yang terguncang karena kejadian di dalam Bar mereka juga mencoba menghindari berurusan dengan kepolisian yang pastinya akan menginterogasi mereka untuk mencari bukti-bukti dari mereka.


Sementara itu di tempat lain tepatnya di sebuah lokasi terlarang untuk umum di dekat Pangkalan Amerika, Suja sudah bersiap untuk menyerang seisi Pangkalan itu.


Kali ini dia tidak akan melakukan serangan secara frontal melainkan menggunakan semua ilmu pengetahuan dan kekuatan yang dia dapatkan setelah menjadi seorang Kultivator, selama ini dia telah mempelajari semua yang berada di dalam ruang dimensinya bahkan menambahkan koleksi perpustakaannya dengan jutaan buku baru berbagai genre maupun buku ilmu pengetahuan.


Melihat kubah itu telah menutup seluruh kawasan Pangkalan, Suja kembali membuat mantra tangan namun mantra tangan kali ini selain lebih rumit juga beberapa detik lebih lama dari mantra tangan yang pertama, setelah membuat mantra tangan selama satu menit lebih Suja sudah mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Pangkalan itu.


"Special Magic! Having **** Powder! Poison Powder!".


Dua jenis serangan menerjang memasuki kubang energi itu, saat berada di dalam kubah kedua jenis serangan itu menyatu lalu membelah diri dan menyebar ke segala arah sebelum menyerang setiap manusia baik pria maupun wanita yang berada di sekitar mereka, saat semua pecahan kedua serangan itu telah memenuhi semua area pangkalan secara tiba-tiba kedua serangan yang telah menyatu dan menyebar menyerang semua manusia yang berada di sana dengan memasuki baik mulut, hidung, telinga, maupun mata semua orang-orang itu.


Beberapa waktu setelah serangan itu menerjang lawannya tidak ada sesuatu yang terjadi, tapi saat diteliti maka akan terlihat sesuatu yang besar telah terjadi kepada semua orang yang ada di sana.


Semua orang-orang itu tiba-tiba saja merasakan rasa panas di tubuh mereka tanpa mereka ketahui sebabnya membuat mereka bingung namun bukan itu masalahnya, selain rasa panas yang menyerang mereka semua mereka juga merasakan hasrat seksual mereka bangkit dan meminta dipuaskan. Tanpa menunggu waktu dan mengabaikan semua CCTV yang terpasang di setiap sisi Pangkalan semua orang-orang itu membuka semua pakaian mereka dan mulai melakukan hubungan seksual baik dengan orang yang berbeda jenis kelamin dengannya tapi juga dengan mereka yang sejenis, hubungan seksual yang terjadi pada orang-orang itu yang dikarenakan oleh racun yang disebarkan oleh Suja tidak hanya menyerang semua manusia yang berada di Pangkalan itu tetapi juga dengan semua hewan-hewan yang berada di sana.

__ADS_1


Di setiap sudut Pangkalan terlihat pasangan-pasangan tengah melakukan hubungan seksual tanpa mempedulikan bahwa saat ini semua aksi mereka tengah direkam oleh seseorang menggunakan semua CCTV markas yang telah direstas dan kegiatan yang terjadi di Pangkalan Amerika yang berada di Australia telah tersebar di Platform Youtube, Instagram, Facebook, dan segala jenis media sosial lainnya secara live streaming dan tengah ditontong oleh jutaan manusia di berbagai belahan duniantermasuk dengan Presiden Amerika Serikat semdiri yang saat ini tengah menonton video itu dengan perasaah marah dan yang lainnya yang bercampur menjadi satu.


"Shit!!!!! Captain! Quickly call the general now!"


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2