Berubahnya Kehidupanku.

Berubahnya Kehidupanku.
Dua Puluh Tiga.


__ADS_3

Seminggu telah berlalu sejak terakhir kali Suja terlihat di Australia, dua hari setelah Pangkalan terakhir diserang dan menyisakan bangunan-bangunan yang berisi mayat-mayat para prajurit Amerika yang bertugas di sana. Bukan hanya Pangkalan yang berada di luar negeri yang dihancurkan, di dalam wilayah Amerika sendiri semua clone Suja juga menyerang pangkalan Amerika yang berada di New York, Los Angeles, California, dan Pangkalan yang berada di beberapa kota lainnya bahkan Area 51 yang dikatakan adalah area tersembunyi dan paling rahasia milik Amerika juga mendapatkan serangan dari dua puluh clone yang ditugaskan ke sana.


Saat menyerang Area 51, beberapa clone berhasil memasuki wilayah paling vital dan rahasia yang ada di sana dan mencuri semua data-data rahasia Amerika yang tersimpan di dalam database super besar di area bawah tanah yang terhubung dengan beberapa bangunan di sana.


Meskipun begitu, saat penyerangan ke Area 51 para clone tidak bisa menghancurkan area itu karena memiliki sistem pertahanan luarbiasa kuat dan juga ada sekitar sepuluh ribu prajurit Amerika yang berada di sana yang ditugaskan sebagai penjaga area 51 meskipun disamarkan sebagai Pangkalan tengah.


Selain Pangkalan yang terlihat, beberapa Pangkalan tersembunyi dan sangat dirahasiakan oleh Amerika dapat ditemukan oleh Suja menggunakan kemampuan meretasnya apalagi dia juga menyebarkan banyak clone di satu negara yang diincarnya.


Beberapa Pangkalan rahasia milik Amerika seperti Pangkalan Kapal Selam rahasia yang berada di Jerman, Swiss, dan beberapa negara lain di Eropa dan Afrika berhasil diobrak-abrik oleh para clone dan lebih dari 15 Kapal Selam super besar dihancurkan menyisakan puing-puing dan beberapa Kapal Selam yang menggunakan bahan bakar nuklir diambil generator nuklirnya. Satu Pangkalan rahasia Kapal Selam Amerika juga berhasil ditemukan di Asia Tenggara tepatnya di negara Singapura, saat beberapa clone terdekat menyerang Pangkalan itu mereka menemukan belasan Kapal Selam yang sebagian kecilnya Kapal Selama bertenaga nuklir tengah siap melaut dan saat mengambil seluruh data yang ada di database markas itu mereka menemukan semua Kapal Selam itu diperintahkan untuk berlayar menyusup ke dalam perairan Indonesia dan menyebar lalu meluncurkan beberapa rudal ke Negara-Negara yang ada di sekitar Indonesia seperti Malaysia, China, Australia, Singapura, dan Brunei Darussalam agar Amerika mendapatkan sebuah alasan untuk menyerang Indonesia dan menjadikannya wilayah jajahan mereka.


Negara-negara yang ada di seluruh dunia benar-benar terguncang dengan kabar hancurnya belasan Pangkalan Amerika dan juga terbongkarnya beberapa Pangkalan rahasia di negara-negara yang bermusuhan dengan Amerika terlebih lagi mereka mendapatkan kiriman data berupa rencana Amerika untuk mengincasi negara-negara itu seperti Cuba, Brazil, Ceko, dan beberapa negara di kawasan Amerika Selatan.


Indonesia juga tidak kalah terkejut saat melihat data yang mereka dapatkan dari pengirim rahasia yang tidak mereka ketahui, dalam data yang mereka dapatkan tercatat beberapa rencana Amerika menjadikan Indonesia sebagai kambing hitam agar negara Indonesia mendapatkan serangan militer dari berbagai negara, selain itu dalam catatan itu juga terdapat daftar negara-negara yang mendukung rencana itu juga beberapa politisi Indonesia yang juga memberikan dukungan terhadap rencana Amerika untuk menginvasi Indonesia.


Selain itu, dalam catatan itu juga mereka mendapatkan informasi tiga Kapal Selam Amerika telah bersiap di dalam wilayah perairan Indonesia dan menunggu belasan Kapal lainnya sebelum menembakkan rudal-rudal yang mereka angkut.

__ADS_1


Atas perintah Presiden Panglima TNI memerintahkan semua unsur angkatan laut yang berada di beberapa tempat yang diinformasikan telah berdiamnya Kapal-Kapal Selam Amerika itu, dalam beberapa jam saja tiga Kapal Selam Amerika ditangkap dan ditarik menuju Pangkalan Utama Angkatan Laut Indonesia di kawasan Ancol.


Ketiga Kapal yang tertangkap basah itu dikawal ketat satu sampai dua Kapal Selam Angkatan Laut Indonesia di dekat mereka, selain itu lima sampai Enam Kapal Perang AL Indonesia juga bersiaga mengawasi Kapal Selam Amerika yang tertangkap dari permukaan laut dengan mengangkut Satu sampai dua Satuan Setingkat Peleton (SSP) Marinir Indonesia bersenjata lengkap dan dalam keadaan siaga tempur.


Merasa belum cukup dengan AL, Presiden kembali menugaskan para penerbang tempur Angkatan Udara untuk ikut mengawal perjalanan ketiga Kapal Selam itu menuju Ancol dengan Angkatan Udara mengirimkan tiga sampai lima Pesawat Tempur dari beberapa Skuadron penerbang tempur, penerbang taktis, penerbang tempur sergap, dan dua Skuadron tambahan dengan spesialisasi Perang Elektronik dan pengawas Udara.


Belum selesai keterkejutan semua negara dengan berita-berita dan data-dat rencana invasi Amerika, mereka kembali terkejut saat mendapatkan berita pelaku insiden Lost Assets tertangkap di Amerika saat tengah melakukan pertemuan dengan beberap orang politisi dan juga orang-orang kaya di Dunia, tentunya mereka semua yang tertangkap itu adalah clone yang telah diberikan perintah oleh Suja.


Saat pelaku insiden besar itu dilakukan, interogasi dilakukan di sebuah Stadion super besar di daerah New York dengan dihadiri ribuan orang politisi, wartawan, para petinggi militer dari berbagai negara, hadir pula beberapa perwakilan perusahaan-perusahaan pembuat berbagai alutsista yang dicuri oleh sang pelaku, selain itu beberapa pengusaha kaya raya di Dunia juga hadir di sana.


Interogasi terbuka itu disaksikan ribuan orang dan disiarkan secara live ke seluruh Dunia, dalam interogasi itu mereka mendapatkan berita yang sangat besar.


dalam pengakuannya, dia mengatakan mendapatkan perintah untuk mencuri alat-alat pertahanan di banyak negara lalu membuangnya di Samudera Pasifik, dan Samudera Hindia agar Amerija bisa memdapatkan alasan menuduh Indonesia sebagai pelaku atau otak dari peristiwa itu dan mendapatkan pembenaran saat mereka melakukan serangan skala besar secara invasi militer dan penguasaan atas Indonesia.


Pihak-pihak yang memberikannya perintah itu adalah beberapa Politisi dan pengusaha-pengusaha senjata Amerika yang menginginkan perang agar perusahaan-perusahaan pembuat senjata dan berbagai peralatan milik Amerika lainnya bisa meraup keuntungan dengan penjualan luarbiasa saat perang terjadi, lalu ada juga dari pihak Belanda, Jerman, Inggris, Italia, Singapura, Malaysia, dan terakhir sekaligus oaling berperan adalah Israel dengan alasan agar Indonesia tidak bisa mencampuri urusan mereka di Palestina terutama saat mereka menyerang dan mengambil alih Palestina nantinya.

__ADS_1


Belasan negara di Dunia yang kebanyakan adalah negara Komunis seperti Rusia, China, Korea Utara, dan beberapa negara lainnya segera mengeluarkan kecaman keras kepada Amerika saat menyaksikan interogasi terbuka itu.


Sementara itu pihak Amerika kelabakan karena mereka tidak pernah mengeluarkan perintah seperti itu, Beberapa politisi yang namanya disebutkan mengontak beberapa Organisasi rahasia dunia bawah untuk melenyapkan si pelaku dan melarikan diri ke beberapa tempat sebelum mereka ditangkap oleh petugas kepolisian.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2