
Legenda mengatakan bahwa The Heretic Undead King, dulunya adalah seorang pria yang baik dan rendah hati sebagai Holy Knight dalam sebuah kepercayaan, serta memiliki sesosok istri yang cantik jelita bak putri dari negeri dongeng.
Namun, dibalik senyum dan sifat ramah mereka berdua, baik itu The Heretic Undead King atau sang istri, keduanya memiliki sikap eksentrik yang dianggap sangat berbahaya, lebih tepatnya mereka adalah seorang maniak seperti seorang sikopat.
[Silver Knife from Beloved Wife]
Rank: ???
Tipe: ???
Deskripsi: Sebuah pisau kecil yang dibuat oleh istri {The Heretic Undead King} untuk dijadikan sebagai jimat keberuntungan. Tetapi dalam sebuah tragedi, The Heretic Undead King membunuh istrinya sendiri dengan pisau yang dibuat olehnya.
*Terdapat jiwa istri dari The Heretic Undead King yang tersimpan didalamnya, jika seseorang berhasil menusuk The Heretic Undead King dengan pisau ini, maka sebuah Variabel tak terduga akan muncul.
Kevin sedikit merinding saat dia memeriksa informasi dari pisau perak tersebut, jelas bukan hanya Kedrick The Heretic Undead King saja yang memiliki sifat eksentrik. Istrinya yang seharusnya bersikap lembut dan perhatian, ternyata memiliki sifat seorang yandere esktrim dan brutal.
Ini adalah sifat yang sangat destruktif, tapi mengingat hal-hal yang dilakukan oleh Kedrick pada istrinya, serta kurangnya perhatian sebagai seorang suami, wajar saja istrinya sampai memiliki sifat mengerikan ini. Tapi, ini sudah melampaui batas akal sehat.
“Menjauh dariku! bahkan jika aku menjadi hantu, akan aku hancurkan dirimu!” Kedrick menjadi semakin tidak karuan, dan tindakan berikutnya membuat Kevin merinding.
Kedrick sekarang sedang mencabik-cabik tubuhnya sendiri dengan sekuat tenaga, api kehidupan pada matanya mengatakan bahwa ia ingin segera lenyap dan menghilang, dimana itu semakin menjelaskan bahwa dia sedang ketakutan.
“Sudah sudah, temui saja dulu dia.” Kevin dengan senyum ramah segera menarik pisau perak tersebut dari sarungnya.
Wushh!
Badai cahaya hijau yang dipenuhi oleh teriakan misterius muncul beberapa saat setelah pisau ditarik dari sarungnya, Kevin bergeridik saat dia dengan terburu-buru menyelimuti tubuhnya dengan Divine Power.
“Kedrick ku, ah ... akhirnya aku melihatmu lagi. Kamu benar-benar membuat kerinduan dihatiku menumpuk.” Sesosok wanita cantik muncul dengan ekspresi wajah yang sangat menakutkan, bahkan dia mengabaikan Kevin yang berusaha untuk tidak terpengaruh.
__ADS_1
“S-Siapa kau! menjauh dariku!” Kedrick langsung berubah menjadi sosok yang ketakutan, seperti anak kecil yang telah melakukan kesalahan besar dan takut akan hukuman.
“Kedrick ku, kamu tidak perlu takut dengan apa yang pernah kamu perbuat padaku. Karena ... setelah ini, kita akan bersama untuk selama-lamanya.” Wanita itu mengabaikan ketakutan Kedrick akan dirinya, dan menganggap bahwa Kedrick merasa bersalah karena telah membunuhnya.
Suasana menjadi tambah tegang, dan Kevin merasa sedikit aneh dengan situasi yang sedang terjadi.
“Ini sudah tidak bisa aku tanggung. Sana! kau pergi dan bahwa pergi suamimu itu!” Kevin mendorong tubuhnya kedepan dan menghunuskan pisau perak tersebut pada Kedrick tanpa ragu-ragu. Setelah menusuknya dengan pisau perak, Kevin melompat kebelakang sejauh mungkin.
“Tidakkkk!!!” Kedrick menggila setelah itu terjadi.
Wushh!
Kabut hijau yang diikuti oleh tawa mengerikan dari wanita cantik itu bergema, tempat dibawah kaki mereka saat ini, muncul sebuah portal yang terhubung kesebuah tempat misterius.
“Hehehe~ lihat sayang, seseorang yang baik sedang membantu kita. Jadi ayo ikuti aku, Kedrick ku!” wanita itu tanpa ampun menyeret tubuh Kedrick kebawah dan tidak memperdulikan penolakannya.
“Tidak! tidak! aku tidak mau! AAAAAAA!”
“Menakutkan, wanita itu menunjukkan level yandere tingkat esktrim yang sangat berbahaya.” Kevin bergumam tanpa daya, dan segera duduk dengan ekspresi syok
Setelah diseretnya Kedrick oleh istrinya, para Heretic Undead yang mengisi hampir seluruh tempat ini menghilang, termasuk aura kematian pekat yang menyelimuti seluruh Sub Ruang ini, dan langit kembali cerah tanpa diselimuti oleh kebusukan Undead. Ditambah lagi, empat Hewan Dewa yang dipanggil olehnya juga menghilang beberapa saat kemudian karena batas waktu satu jam telah berlalu, dan juga dia masih sedikit syok dengan kejadian barusan.
[Anda telah menyelesaikan Reruntuhan Heretic Undead Castle!]
[Dikarenakan adanya variabel yang tak terduga saat penyelesaian, anda mendapatkan penghargaan yang jauh lebih tinggi!]
Ini adalah variabel yang diinginkan oleh Kevin, menciptakan sebuah penyelesaian berbeda pada sebuah Quest atau Reruntuhan. Tentunya ini juga tidak dapat dipastikan akan menjadi hal baik atau buruk saat memicu sebuah variabel tak terduga, untungnya Kevin tau banyak tentang situasi semua yang ada di Wilayah Pemula, jadi dia juga tau berbagai macam variabel tak terduga, entah itu berkahir baik atau buruk.
Namun, variabel yang harus dialami olehnya dalam penyelesaian Reruntuhan Heretic Undead Castle adalah yang paling menakutkan, tentunya jika dia tidak memiliki status pernikahan, maka dia tidak akan setakut ini dengan melihat pemandangan sebelumnya.
__ADS_1
Dipikirkannya, dia takut istrinya, Irene Adler memiliki sifat menakutkan seperti itu. Maka dari itu saat Kevin masih muda, dia sangat membenci seorang gadis yang memiliki sifat yandere.
“Apakah ini adalah rencanamu selama ini?” suara lembut sesosok gadis muda muncul.
Kevin tersenyum tipis melihat seorang gadis berusia delapan belas tahun dengan wujud samar disampingnya, dia berdiri menatap kearah matahari buatan dengan tatapan kosong.
“Tepat sekali, lagi pula orang kampungan itu tidak bisa menyadari cinta tulus dari istrinya, dan seperti yang baru saja terjadi, dia diseret kesebuah tempat antah berantah,” jawab Kevin dengan tawa pahit dari mulutnya.
“Kau bertindak seakan-akan memahami situasi mereka, apakah kau adalah seorang suami, juga?” tanyanya lagi dengan sedikit harapan dari matanya.
Kevin menghela nafas panjang dan menjawab dengan senyum tulus. “Tepat sekali, walaupun usia pernikahan kami baru berlangsung dua tahun lebih, hubungan kami terbentuk dengan cara yang benar dan stabil.”
“Lagi pula, pernikahan merupakan upacara sakral dan suci untuk sepasang kekasih. Jadi, jangan samakan diriku dengan orang-orang diluar sana yang hanya suka 'kawin' kesana-kemari.”
Jawaban terdengar santai tetapi ada sentuhan perasaan tulus dan penuh kasih sayang, tentunya dia sangat mencintai Irene, dan hubungan mereka tidak terbentuk sesederhana kisah romantis yang ada pada novel atau komik, sehingga hubungan mereka erat dan bisa saling memahami satu sama lain.
“Betapa irinya, anda saja mereka berdua tidak segila itu, maka kejadian seperti ini tidak seharusnya terjadi, terutama ....” Tatapannya segera membisu saat sosoknya perlahan mulai meredup.
Kevin menghela nafas dengan situasi ini, dan segera berkata dengan tatapan yang memahami perasaan gadis muda ini. “Kau dan aku kurang lebih sama, tapi cara yang kita lakukan sangatlah berbeda. Jika memang ada kesempatan kedua, segera manfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin.”
“Carilah kebahagiaan untuk dirimu sendiri, bahkan jika orang-orang di sekitarmu mencemoohnya, jangan pernah perdulikan hal tersebut, karena jika kamu bisa menemukan kebahagiaanmu sendiri, maka hidupmu akan jauh lebih baik.”
Mata gadis muda itu membelalak dengan tatapan terkejut. Tapi setelahnya, dia meneteskan air mata dan menunjukkan senyum penuh rasa terimakasih, dia menunduk kepalanya pada Kevin dengan semangat baru.
“Terimakasih karena mengakhiri kekonyolan mereka berdua, dan terimakasih juga atas nasihat yang anda berikan.”
Tubuhnya yang ilusi berubah menjadi titik-titik cahaya terang yang terbang ke atas langit. Kevin menghela nafas berat setelah melihat pemandangan tersebut, hatinya terasa jauh lebih tenang setelah tragedi Kedrick sebelumnya.
“Walapun ini adalah sebuah variabel yang paling aku benci, tapi ... akhirnya seperti ini tidak buruk juga.” Kevin tersenyum pahit saat dia membaringkan tubuhnya ketanah.
__ADS_1
Heretic Undead Castle memiliki banyak cerita gelap dibalik kemunculan, tetapi gadis muda tadi adalah seorang korban dibalik kegilaan Kedrick dan istrinya. Juga, Kevin menciptakan variabel ini hanya untuk membuat gadis muda itu bebas, dalam artian tertentu dia memiliki rasa simpati padanya, karena kehidupannya sama dengan gadis muda itu.
“Hah .... aku tiba-tiba kepikiran banyak hal aneh, lagi pula aku tidak perlu memperdulikan para bajing*n itu setelah melupakannya. Ayo kita kumpulkan hasil rampasan, seharusnya ada banyak item atau material bagus.”