
Eternal Hell merupakan sebuah Sub Ruang yang menyimpan segudang misteri bagi para pemain game Beyonders World, dan Kevin pun masuk kedalam kategori tersebut.
Setelah berkali-kali mengulang game ini dulu, Kevin menyadari bahwa tempat yang hanya bisa diakses dari Wilayah Pemula ini sangatlah spesial, menurutnya sendiri pun tidak jauh beda dengan lokasi-lokasi yang disebut sebagai 'Neraka' diluar sana. Tetapi ada satu hal yang membuat tempat ini begitu spesial, dan itu adalah sebuah kehadiran Api yang bisa dikatakan sebagai api yang tak terkalahkan.
Hal ini hanya diketahui olehnya saja, tentunya ini semakin kuat karena hanya dia saja yang tau cara mengakses tempat ini.
[Anda telah memasuki area {Great Eternal Hell Sanctuary}!]
Sebuah bangunan yang mirip dengan istana megah, yang dibangun dengan batu bata merah tua disertai oleh beberapa blok hitam yang terlihat kuat, cahaya putih yang terpancar dari beberapa jendela memberi perasaan aneh, dan raungan samar dari dalam istana membuat Kevin merasa negeri.
Berbeda dengan yang ada diluar, setelah memasuki tempat bagaikan istana ini, suhu panas yang dihasilkan dari Eternal Hell tidak masuk sedikitpun, tetapi suasana yang ditunjukkan didalam tempat ini sangatlah mengerikan, seakan berada didalam rumah hantu yang asli.
Wushh!!
“Datang!” Kevin segera menarik belatinya setelah merasakan kehadiran musuh.
[Dark Abyss Dagger Art telah diaktifkan!]
BANGG!!
Sesosok prajurit dengan baju besi hitam muncul dengan langkah yang sangat besar, dia menebas secara vertikal dari atas setelah dia melompat. Kevin menghindari dan membuka jarak, dan dia segera menahan tebasan pedang dari prajurit tersebut dengan mudah.
Setelahnya, Kevin segera mengaliri serangan prajurit tersebut kesamping, sehingga ia terpeleset saat kekuatannya membuat dirinya terjatuh. Kevin mengambil kesempatan tersebut dan segera menebasnya dengan kekuatan penuh.
Slaas!!
Terdengar suara renyah selama beberapa detik sebelum prajurit baju besi tersebut terbelah menjadi dua, tidak keluar darah atau cairan yang dimiliki oleh monster pada umumnya setelah dia terbelah, tetapi kabut hitam yang memancarkan aura aneh seperti itu adalah sebuah jiwa.
“Sungguh disayangkan, jika aku sudah memiliki Path of Beyonders milikku sendiri maka ini akan menjadi keuntungan, tapi tetap saja Eternal Hell Knight satu ini masih dianggap lemah didalam tempat ini.” Kevin memeriksa tumpukan baju besi tersebut dengan hati-hati.
Apa yang baru saja menyerangnya tadi adalah Eternal Hell Knight, monster ini adalah bentuk dari prajurit berbaju besi yang digerakkan oleh jiwa-jiwa yang telah mati, dibawah prinsip dari Eternal Hell yang unik dan sangat kuat, prajurit-prajurit ini memiliki keterampilan yang luar biasa sebagai kesatria, dan mereka juga memiliki kemampuan untuk mengendalikan sedikit api dari Eternal Hell.
Walaupun masih ada banyak monster super kuat diseluruh Eternal Hell, Eternal Hell Knight tetap menjadi keberadan yang sangat kuat diseluruh tempat ini, tidak hanya dari segi kekuatan semata, tetapi kemampuan dan keterampilan bertarung mereka yang luar biasa.
Kevin juga berani mengatakan bahwa Eternal Hell Knight adalah monster paling berbahaya diseluruh Wilayah Pemula, jika bukan karena pembatasan aturan dari Beyonders World, maka dengan jumlah waktu dari kemunculan Eternal Hell, mereka yang berada ditempat ini sudah lebih dari cukup untuk menaklukkan seluruh dunia, dan meruntuhkan 'menara' tersebut bukanlah hal sulit.
“Yah ... aturan tetaplah aturan, aku sendiri tidak begitu yakin apakah dengan berada di peringkat Expert level tiga bisa membuatku mempercepat pergerakanku, tetapi tawaran yang diberikan dari penaklukan tempat ini adalah yang terbaik.” Kevin kembali melanjutkan langkahnya menuju ketempat bos monster berada, walaupun sebenarnya itu akan sulit untuk mendapatkan perjalanan yang lancar.
Sekelompok Eternal Hell Knight yang membawa senjata yang berbeda-beda berkumpul mengepungnya, kekuatan yang dipancarkan oleh mereka jauh berbeda dengan yang sebelumnya ia hadapi, dan diantara mereka bahkan mengendalikan api dari Eternal Hell.
“Huff ... ayo pemanasan dulu.” Kevin segera menarik kedua belatinya dengan senyum dingin.
__ADS_1
-
-
Tringg! Tringg!!
Percikan api yang menyala-nyala dan suara berat dari hancurnya baju besi menghiasi tempat bak istana tersebut, tetapi kilatan hitam dengan bayangan hitam masih berkedip-kedip menghancurkan setiap Eternal Hell Knight yang bermunculan.
“Berapa lama aku bertarung? tiga puluh menit atau satu jam? tidak! sudah lebih dari tiga jam aku bertarung dengan mereka. Sebaiknya aku mengkonsumsi lebih banyak ramuan untuk meningkatkan kekuatanku, ayo cari tempat aman.”
Kevin telah merasa cukup dengan pertarungan yang dialami olehnya, walaupun dia harus menderita beberapa luka bakar dan tebasan yang cukup menyakitkan, dia berhasil mendapatkan keuntungan melalui pertarungan tersebut.
Sebelum mencapai lokasi bos monster berada, Kevin berencana untuk meningkatkan peringkatnya terlebih dahulu. Tentunya itu sulit karena tidak ada sistem leveling atau hal-hal seperti Experience, jadi akan sangat membutuhkan waktu untuk meningkatkan peringkat.
Namun, dengan mengkonsumsi ramuan atau pil yang dibuat secara khusus dapat memberi bantuan, tetapi itu perlu dicerna sepenuhnya jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, dan itu tidak semudah meminum air putih ketika merasa sedang kehausan.
Jika memaksa untuk mengkonsumsi ramuan tanpa membiarkannya dicerna oleh tubuh, maka seseorang berakhir mati atau yang paling buruk adalah meledak karena overdosis. Tapi, ada dua metode yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses pencernaan ramuan.
Pertama adalah membiarkan larut secara alami dalam tubuh, tentunya ini akan sangat lama dan memerlukan proses yang ribet. Kedua adalah yang paling sedikit berbahaya, yaitu seseorang harus mendorong dirinya sendiri sampai mencapai batas untuk mempercepat proses pencernaan, tentunya metode ini tergantung pada jenis ramuan atau item apa yang sedang dikonsumsi.
“Hah ... ini merepotkan juga, kadang kala aku berfikir bahwa game Beyonders World akan jauh lebih baik menggunakan sistem leveling, tetapi itu pasti akan membuat esensi dari game ini jadi monoton.” Kevin merasa sedikit lelah sekarang.
Walaupun dia tau bahwa berfikir seperti ini akan menurunkan kewaspadaan, terkadang dia merasa lelah karena terlalu banyak bergerak, bahkan dia sadar dengan jelas bahwa dia benar-benar tidak pernah tidur semenjak game Beyonders World menjadi kenyataan, dan itu semakin diperparah dengan kerinduannya pada Irene.
• Nama: Kevin Christophe
• Kelamin: Laki-laki
• Peringkat: Expert (Level 06)
• Path of Beyonders: -
• Statistik keseluruhan:
- STR: 167 - VIT: 175
- AGI: 170 - DEX: 181
- INT: 204
• Personal Abilities (2/4):
__ADS_1
- Blessing of the Supreme Star
- Dark Abyss Dagger Art
• Special Ability (6/8):
- Great Demon Eye
- Divine Purgatory
- Overheal
- True Death
- Ice Jade Array
- Acceleration
• Latent Ability (7/8):
- Supreme Regeneration
- Fighting Instinct
- Weapon Specialist
- Focused Adaptation
- Shallow Breathing
- Perfect Control
- Serenity
_________________________________________
“Hah ... sepertinya aku memang harus mengalahkan bos monster tempat ini dulu untuk mendapatkan bahan ramuan,” gumamnya dengan senyum tak berdaya saat menatap layar informasi miliknya saat ini.
Walaupun statistik miliknya sudah puluhan kali lebih kuat dari pada kebanyakan mereka yang berada di peringkat Expert, Kevin ragu bahwa ini cukup untuk mengalahkan bos monster nantinya, dia tidak berkata bahwa ada kemungkinan gagal, tetapi perlu waktu dan kondisi yang tepat untuk benar-benar mengalahkan bos monster itu.
Terlebih lagi, Kevin ingin melakukan sesuatu pada bos monster itu nantinya, jadi dia harus berhati-hati dalam mengambil tindakan, salah sedikit saja akan membuatnya mengalami kerugian yang sangat besar.
__ADS_1
“Huff ... sepertinya sudah cukup, aku terlalu terpaku pada statistik dan keterampilanku saja, aku benar-benar lupa aku sudah menyiapkan banyak pencegahan untuk kondisi yang tak terduga.” Kevin berdiri dan menatap kearah lorong gelap yang akan membawanya ke tempat dimana bos monster berada.
“Jadi, ayo mulai pertempuran yang sesungguhnya.”