Beyonders World

Beyonders World
Chapter 27: Kematian yang terburuk


__ADS_3

Dulu sekali, saat Kevin pertama kali menemukan kehadiran dari Kargala The Nether Poison Tentacle, dia sempat mendapatkan trauma terburuk yang muncul dari Ability miliknya yang bernama, The Most Disgusting Dream Sacrifice.


Kemampuan itu tidak memberikan dampak serangan yang besar atau sampai menyebabkan kematian instan. Tetapi lebih kearah memberi pengaruh besar pada mentalitas target, dan itu bukan sesuatu yang sederhana seperti memberi sebuah mimpi buruk semata.


Namun, Ability miliknya mampu menimbulkan efek trauma yang sangat mengerikan dengan memperlihatkan ilusi atau mimpi yang sangat menjijikkan, entah itu penyimpanan seksual, hal-hal yang brutal, dan semua hal yang sangat menjijikkan serta yang terburuk untuk dilihat oleh target.


Kevin saat itu sampai harus menderita impoten selama beberapa minggu, kehilangan nafsu makan tidak begitu peduli seberapa laparnya dia, dan yang paling buruknya adalah saat dia kehilangan nafsu seksualnya disaat istrinya lagi sangat ingin berhubungan intim.


Untungnya Irene waktu itu tidak memperdulikan masalah yang dialami olehnya, bahkan Irene sempat mengajukan protes pada administrator Beyonders World tentang masalah ini. Lagi pula, hubungannya dengan Irene tidak sebatas penampilan dan kisah cinta singkat, sehingga kesetiaan serta harga diri Irene sebagai seorang istri benar-benar sangat kuat dan tak tergoyahkan.


Maka dari itulah Kevin sangat membenci Kargala diantara banyaknya musuh di Beyonders World.


“Mati! mati! matiiii!!!”


Shu! Shu! Shu!


Lintasan cahaya keunguan yang muncul dari tebasan belati Kevin menyebabkan seluruh area dipenuhi oleh bekas tebasan yang sangat dalam, Divine Purgatory pun juga ikut ambil peran yang membuat tempat tersebut dipenuhi oleh kobaran api putih keemasan.


Sementara disisi Kargala, dia mengalami kondisi yang sangat sulit dibawah tekanan kekuatan Kevin, terutama untuk Ability Blessing of the Supreme Star dan Divine Purgatory, dimana dua kemampuan tersebut membuatnya tidak bisa menggunakan kekuatannya secara efesien, bahkan Ability andalannya miliknya hancur berantakan saat digunakan.


“Karena seluruh kemampuan sihirku tidak bekerja, maka akan aku gunakan cara lain!” Kargala berteriak keras dan mendorong posisi Kevin kebelakang.


Wushh!


Sinar hijau muncul dari belakang singgasana hitam tempat ia duduk sebelumnya, dimana sebuah pedang tipis dengan logam hijau melesat kearah Kargala, dan segera berada dalam cengkeraman tangannya dengan momentum aneh.


“Jangan berfikir bahwa kemampuan sebagai Assassin hanya sebuah titel semata!”

__ADS_1


Kargala tiba-tiba memancarkan aura merah darah disekitarnya, pedang bilah tunggal yang ada ditangannya segera mengeluarkan aliran Mana unik berwarna hijau, dan dia bergerak dengan kecepatan untuk membalas setiap serangan dari Kevin.


Tapi, Kevin justru tidak gentar sedikitpun saat menanggapi momentumnya yang telah berubah. Dia mencengkram erat kedua belatinya, dan memberikan perlawanan yang sengit pada Kargala.


Percikan api bermunculan melalui bentrok dua senjata tajam, bekas tebasan yang tak terhitung jumlahnya terusan menggores seluruh area bos tanpa henti. Kecepatan dan kekuatan yang ditunjukkan oleh mereka berdua berada jauh diatas level orang biasa, sampai-sampai hanya terlihat jejak cahaya yang bermunculan secara beruntun.


Crittt!!


Tapi, statistik, ability, dan pengalaman yang dimiliki oleh Kevin jauh lebih unggul. Jika tidak, maka titelnya sebagai satu-satunya Transmigrator yang telah menyelesaikan game Beyonders World akan tidak berarti.


BANGG!


Satu tusukan cepat melintasi kedepan, tapi anehnya itu tidak menimbulkan luka atau bekas tusukan. Kevin merasa aneh dengan itu, tetapi dia menyadari bahwa Dagger of White Mist menabrak sebuah besi hijau yang melindungi titik jantung Kargala.


“Kepar*t!!” Kargala tiba-tiba memancarkan aura yang mengerikan, dan menebaskan pedangnya secara vertikal dengan kekuatan besar.


BAM!!


“Satu lagi, ada tiga variabel yang dulu pernah aku hadapi muncul padanya. Dengan levelku yang sekarang, akan sangat berbahaya jika variabelnya terus bermunculan, aku harus menghancurkan segera!”


Kargala The Nether Poison Tentacle, merupakan bos monster yang mampu memicu banyak variabel yang tak terduga hanya dalam satu pertemuan. Kevin juga mengetahui bahwa kemunculan Kargala dalam Eternal Hell juga merupakan sebuah variabel tak terduga, yang bahkan sistem operasi game Beyonders World pun tidak bisa melakukan apapun.


Karena hal inilah Kevin sadar bahwa game Beyonders World tidak menggunakan sistem Operasi sederhana atau menggunakan AI yang sangat kuat, tetapi membuat segalanya menjadi kenyataan dalam satu tempat, seolah-olah seseorang sedang bberada didalam dunia nyata.


“Kalau begitu ayo akhir ini dengan beberapa gerakan bagus.” Kevin segera menegak Mana Potion yang memberikan kekuatan Sihir yang sangat besar dalam sekejap.


Kargala kaget dengan tindakan yang tiba-tiba tersebut, tetapi perasaannya sontak tidak merasa nyaman dengan gerakan tiba-tiba Kevin.

__ADS_1


Kevin mengulurkan Dagger of White Mist kedepan tepat kearah Kargala, sinar emas yang diikuti oleh debu perak mulai berputar-putar sembari memunculkan kekuatan yang sangat besar. Setelahnya, siluet bintang yang tak terhitung jumlahnya bermunculan dan membuat momentum luar biasa, dimana itu juga membuat seluruh area bos terpengaruh olehnya.


[Opsi khusus Blessing of the Supreme Star, {Starlight Domination} telah diaktifkan!]


“Selamat tinggal bajing*n!” Kevin tersenyum mengejek.


Sringg!!


Sinar cahaya emas keperakan ditembakkan melalui belati yang ada di genggaman tangan Kevin. Cahaya itu membentuk lintas garis lurus yang menciptakan cahaya silau megah saat ditembakkan, dan itu juga membuat seluruh area disekitarnya seakan di bawa untuk melihat sebuah fenomena ledakan bintang.


“Tidak! aku tidak ingin berakhir seperti ini!”


Melihat serangan sekuat itu, Kargala dengan ketakutan yang amat besar berupaya untuk melarikan diri. Tetapi, tembakan cahaya tersebut telah berhasil menembus jantungnya, termasuk armor yang dikenakan olehnya sebelumnya.


Cairan hijau yang sebelumnya membantu kemampuan regenerasi miliknya langsung terbakar dalam sekejap mata. Kargala dapat secara langsung merasakan bahwa kekuatan bintang terkuat dan Divine Power yang sangat murni menghancurkan dirinya, dan itu sampai membuat guncangan yang sangat kuat pada Rohnya.


Wushh ....


Tidak ada ledakan yang dashyat atau dampak serangan besar setelah tembakan megah Kevin sebelumnya, hanya menyisakan jejak lubang yang muncul akibat terkena lintasan serangan sebelumnya.


Namun, Kargala masih hidup dengan mata terbuka lebar, bahkan dia sendiri bingung kenapa ia tidak mati setelah terkena serangan mengerikan dari Kevin sebelumnya. Ketika dia ingin meregenerasi tubuhnya, dia sadar bahwa seluruh kemampuan dan keterampilan yang dimiliki olehnya telah menghilang.


“Kau berfikir aku akan semudah itu membuatmu mati? jangan bercanda!”


Suara Kevin muncul dengan gema langkah kaki yang membuatnya merinding dalam sekejap. Kargala melirik kebawah, dan menemukan bahwa tubuhnya gemetaran karena ketakutan, terutama melihat kemarahan yang meluap-luap dari ekspresi wajah Kevin.


“Aku tidak pernah sedikitpun kepikiran untuk berurusan denganmu, tapi ini akan cukup baik karena duri yang telah menetap dalam pikiranku akan hilang,” ucap Kevin yang mengeluarkan sebuah pisau hitam dari Wide World Bracelet.

__ADS_1


Kobaran api kemarahan mulai muncul didalam hatinya, walaupun penyebab dari kemarahan dan dendamnya cukup sepele, tapi sebagai seseorang yang merasakan secara langsung, Kevin dapat dengan tegas menyatakan bahwa itu tidak bisa ditoleransi oleh hati nuraninya, dan untuk menghilangkan duri dalam pikirannya, dia akan memberikan kematian terburuk!


“AGRHHHH!!!!”


__ADS_2