
kami tiba sore hari, rumah yang kami tempati sangat luas menampung kami. setibanya disana kami diberi makan banyak namun yang membuatku berang adalah minuman kami yang dibatasi padahal disana kaya akan air dan rasanya begitu sejuk karena langsung dari pegunungan.
malam sebelum tidur kami diberi sambutan dan diberi arahan setelah itu kami beristirahat. besok paginya kami diberi materi mengenai organisasi terus menerus hingga sore hari. rasanya begitu jenuh dan sungguh tak ada yang masuk dalam otakku kala ini.
oyag satu yang harus kujelaskan, jangan harapkan kami mandi dan berbenah setelah bangun karena bawaan kami pun entah dimana. dengan keadaan tidak segar kami terus dipaksa menerima materi juga makan tapi tampa minum dan itu sungguh menjengkelkan untukku.
aku lupa saat itu kami diberi waktu sholat apa tidak yang jelas kadang adzan saja hanya terdengar sayup dikuping kami, yang membuatku tahu pergantian waktu hanyalah langit.
setelah makan malam kami digiring untuk tidur namun sungguh perasaanku sudah sangat jelek kala itu. aku meriang dan mulai bergetar kala tengah malam telah tiba.
aku tak tahu itu pukul berapa namun satu persatu temanku dibangunkan lalu dibawa pergi oleh beberapa orang yang tidak kutahu itu siapa.
__ADS_1
ketika tiba giliranku, aku melihat langit masih sangat gelap, yang tidak ku tahu adalah ternyata sebelum meninggalkan rumah itu mata kami ditutup lalu kami terseok-seok mengikuti langkah orang yang membawaku.
dari cela tutup mataku, aku melihat cahaya lampu dibawah sana. aku tak tahu aku menggunakan alas kaki milik siapa yang jelas kakiku kurang nyaman saat ini.
aku digabungkan dengan beberapa temanku yang lebih tiba, ternyata kami diantarkan ke post-post yang telah dibuat oleh senior kami.
kami digiring berjalan entah dimana namun aku merasa perjalanan kami cukup jauh dari antara 1 post ke pos lainya.
ternyata gosip akan hubunganku dengan kingkong menjadi sesuatu yang dianggap salah oleh mereka sehingga seseorang yang suaranya aneh memintaku berguling-guling ditanah.
jelas aku menolak namun mereka menggantinya dengan yang lain yaitu membuat menghirup aroma yang sangat busuk. aku tak tahu itu apa yang jelas aku tanpa sadar berjongkok dan memuntahkan isi perutku.
__ADS_1
bersamaan dengan keluarnya isi perutku, aku merasa semakin lemas, seseorang memijit tengkukku lalu memberiku minum yang cukup banyak walau begitu tetesan air mata tak bisa kubendung.
aku menagis tersedu-sedu dengan posisi berjongkok di tempatku muntah namun seseorang dengan sabar memeluk dan menenangkanku.
aku sudah tak terima dengan perbuatan mereka hingga dengan cepat aku akan membuka tutup mataku tapi ternyata seseorang menahan dan berkata
"sabar sisa 1 pos lagi sabar ya!!" bujuknya lembut dan kala itu aku tahu itu kingkong.
ku ikuti perintah dan benar ternyata dipos selanjutnya kami diizinkan membuka scrap yang menutup mata kami.
post yang ini berisikan pesan pada kami agar menjaga organisasi yang sedang kami naunggi ini dan berjanji menjadi kerabat yang baik juga meneruskan kerja keras senior sebelumnya, ya begitu pesannya.
__ADS_1