BIARKAN SAJA

BIARKAN SAJA
08


__ADS_3

masa Inisiasi telah tiba, kami telah berkumpul dan dengan segala alat perang seperti alat makan, ibadah dan tulis menulis telah kami bawa dari kediaman masing-masing.


dulu sebelum kami tiba diproses ini ada namanya sakral, kegiatan itu dilakukan hanya di kampus saja, tapi kini berbeda dengan kegiatan sebelumnya.


kegiatan yang sepelumnya lebih banyak materi dan pengenalan namun kini mungkin sedikit ada praktek sehingga kami akan berangkat ke wisata yaitu malino. begitu menurutku sehingga dalam benakku terbenam jika kami akan tinggal di tengah-tengah masyarakat, melakukan kegiatan sosial bertenda dan sedikit bersenang senang karena tujuan kami adalah objek wisata malino.


malino adalah kabupaten yang terletak di kecamatan tinggimoncong, kabupaten Gowa, sulawesi selatan. Daerah yang terletak 90 km dari kota Makassar ke arah selatan ini merupakan salah satu objek wisata alam yang mempunyai daya tarik luar biasa.

__ADS_1


Di kawasan wisata Malino sendiri, terdapat hutan wisata, berupa pohon pinus yang tinggi berjejer di antara bukit dan lembah. Jalan menanjak dan berkelok-kelok dengan melintasi deretan pegunungan dan lembah yang indah bak lukisan alam yang akan kami lalui.


info yang kudapat dari teman-teman jika tempat itu juga sering dijadikan tempat untuk para pendaki melakukan hobbynya, selain itu disana juga dikenal memiliki kepercayaan yang sedikit keunik serta ada mitos yang tidak bisa dipandang enteng katanya.


Kawasan tersebut terkenal sebagai kawasan rekreasi dan wisata sejak zaman penjajahan Belanda. Suhu di kota Malino ini mulai dari 10 °C sampai 26 °C. itu yang kutahu dan itu yang dijelaskan oleh mbah geogle.


aku kurang tahu dinginnya malino apakah itu sama dengan suhu yang ada dibandung namun aku tetap mempersiapkan diri dengan jaket tebal dan panjang untuk kukenakan ke sana.

__ADS_1



2 mobil yang kami gunakan, mobil pertama berisi aku dan teman angkatan yang berjumlah 34 orang ditambah 2 senior dan 1 termasuk kingkong salah satunya, selain itu ada juga 1 dosen yang ikut bersama kami.


kingkong adalah korlapku alias penanggung jawab akan kami jadi katanya wajar dia ikut bersama kami sedangkan dosen muda bernama Kak Aris memilih bersama kami karena memang dia mau saja katanya.


semuanya sih oke-oke saja tapi tidak denganku. aku sungguh tidak suka dengan keberadaan kingkong yang membuat gosip semakin sembar siur antar kami.

__ADS_1


tak terasa perjalanan kami semakin jauh, selama berada dimobil tak banyak kami bisa lakukan selain terteriak heboh ketika hujan, merasa terguncang kala ada polisi tidur atau jalan kurang bagus hingga rasa dekdegan kala tikungan tajam yang sedang dilalui.


selain itu semua, tempat duduk yang ada sungguh tidak nyaman karena hanya kayu yang tebal dan besi yang sebagai alas, jadi ketika ada tanjakan atau kondisi jalan tidak baik maka pantas kempes rasanya kesetrum ketika beradu.


__ADS_2