BIARKAN SAJA

BIARKAN SAJA
14


__ADS_3

nasipku memang sial ternyata, sorenya sebelum kampus tutup aku kembali ke kantor pembimbing akademik namun ternyata ogh ternyata, tadi dia sudah datang tapi hanya sebentar untuk absensi juga isin untuk seminggu kedepan akan keluar negeri untuk melakukan penelitian dengan professor lain disana. staf akademik berkata


"kamu terlambat sih, siapa suruh ninggalin tempatmu. sekarang pulang dulu, besok-besok baru datang lagi"


"cuman seminggu kan bu?" tanyaku memastikan


"ya kurang tahu juga, prof jarang kampus, siapa tahu setelah itu dia terus pulang ke kampungnya dan cuti panjang lagi. adek-adek u baru tadi selesai ujian akhir untuk semester ini"


"bu, jangan buat saya down dong bu" ujarku memelas namun di balas

__ADS_1


"egh, siapa mau kasi downko memang begitu beliau, kalau bukan takdirmu sabar saja"


"lah, tahun depan saya udah terancam D.O logh bu" ujarku sekali lagi memelas namun dengan enteng sekali lagi dia berkata


"D.O mo saja dogk, ndak pusing mo kalo D.O moko ( D.O saja, kamu tidak akan pusing lagi jika sudah D.O)"


aku yang dinasehati seperti itu dubuat ngelansa bukan main, apa lagi hari ini begitu buruk buatku. aku udah nunggu gak jelas sepertiga hari lalu ketemu sumber musibah tak dapat hasil pula, sakitnya tuh nusuk-nusuk sampai empedu sumpah.


"wes sabar to ndog, esok coba lagi yo mogo besok beruntung yo?" ujarnya dengan mimik wajah pura-pura prihatin serta menggelengkan kepala dengan pelan layaknya orang tua.

__ADS_1


sungguh dikala ditimpah musiba terus disuruh sabar itu kayak ibarat orang ditusuk golok lalu yang nusuk cuman bilang sorry dan masa bodoh dengan kamu yang udah berdarah-darah juga sebagai korban, itu tuh menyebalkan, tak ada yang kalah menyebalkannya dibanding itu.


tanpa kata lagi aku sudah melangkah pergi, tetes air mata telah menemani hingga aku berhenti di tempat pemberhentian angkutan umum namanya pete-pete (angkot). tak berselang lama aku sudah menemukan angkutan umum yang akan menuju tujuanku.


kala ini aku takkan langsung pulang melainkan memilih untuk ke mall untuk menghilangkan kegilaan kala hari. untunglah saat cuti aku menabung banyak uang sehingga kini walaupun kalap berbelanja tidak akan terasa begitu menyiksa.


awalnya aku akan nonton namun karena masih lama aku memutuskan untuk makan terlebih dahulu. baru juga akan memasukkan makanan kemulut dengan sialnya aku melihat kingkong berjalan dengan seorang wanita.


mereka terlihat sangat akrab dan sangat serasi bahkan kingkong dengan senang hati menenteng barang milik sang wanita, jelas aku tahu itu bukan miliknya nah, brandnya BELLAGIO kok!!

__ADS_1


aku ingat wanita itu, wanita itu yang ditemaninya saat melakukan sidang skripsi, ternyata mereka awet ya?. selera makanku rasanya langsung terjun kebawah lantai hingga dengan terpaksa makanan itu kutelan tanpa rasa.


__ADS_2