Blody Deathly(Novel Broken)

Blody Deathly(Novel Broken)
Kemarahan Ling Xinyu


__ADS_3

Fortaz juga menceritakan bahwasanya Klan Demon menghilang sekitar Tiga Ratus Tahun yang lalu, mereka mengasingkan diri sampai sekarang dan ntah dimana sama sekali tidak ada tanda tanda kemunculan dari mereka,


terakhir Mereka mimiliki Satu Spirit Master di Ranah Monarch, dan entah sekarang.


Klan demon sendiri adalah Klan yang sangat angkuh mereka menganggap diri mereka adalah yang terkuat, Mereka rela melakukan apa saja demi ambisi mereka,


Ling Xinyu yang ingat itu mengerutkan kening "apakah yang di rencanakan oleh mereka "


sepertinya banyak hal yang harus ku lakukan secepatnya,


mengingat sekarang kekuatan dari ke empat ras melemah pasti akan terjadi bencana jika klan Demon melanggar perjanjian itu apalagi jika mereka melepas segel Drack witch "ini akan menjadi bencana " pikir Ling Xinyu yang mulai merasakan sakit di kepalanya.


"maksudmu Mereka menyembunyikan kekuatan nya dari luar kemudian..."kata kata Ling Xinyu terhenti dia menatap tajam ke arah Fortaz


Fortaz yang ditatap Ling Xinyu merasakan dingin Bulu Kuduknya Diana yang melihat itu Langsung berbicara Dengan mengarahkan senyum ke Ling Xinyu


"Maka dari itu Ras Lain nya sudah mulai khawatir atas tindakan Klan Demon mereka mulai menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan perang" kata Diana sembari menghilangkan senyum manis nya


Ling Xinyu mulai merasakan amarah yang mendidih bagaimanapun meskipun dia sekarang menyukai pembunuhan tetapi tetap saja dia tak tega melihat Rakyat biasa menderita karena kebiadaban perang


"Termaksud kalian menyiapkan pasukan Perang" Selidik Ling Xinyu yang sudah mulai emosi


"Kami hanya bersiaga" kata sang Ratu Elf dengan santainya sambil menghela nafas


jbruakkkk.....


Ling Xinyu yang sudah emosi memukul meja hingga menjadi hancur berkeping keping, Aura dingin nya mulai bocor keluar, dia sama sekali tidak takut meskipun berada di depan Dua Orang Beranah Heaven karena menurutnya Energi para Spirit Master dihadapan nya dominan tidak murni, jauh sangat buruk ketimbang Spirit Master tempo dulu yang dominan Murni.


"Dimana Elf yang dulu di kenal dunia ?


Elf yang membenci perang dan kebiadaban nya?


dimana Elf yang menyukai kedamaian dan ketenangan ?


Xyuruyu pasti akan menyesal melihat Rakyat nya yang sekarang" bentak Ling Xinyu sambil melotot mata darah nya mulai bersinar bahkan Liliana sudah hampir Pingsan,


Ling Xinyu yang mengetahui Liliana tak tahan dengan aruanya segera kembali tenang dia kemudian menarik Liliana dan hilang di balik kekosongan


Sementara Diana dia hanya Tertunduk dia merasa malu terhadap Leluhurnya Xyuruyu


"Sudahlah Kakak ku, Semua ini bukan salahmu, Kita hanya berjaga jaga saja " kata Fortaz Yang sudah kasian melihat adiknya Merasa bersalah


"Tapi kaka yang dikatakan bocah itu benar" Sambung Diana


"hah.. sudahlah lagi pula aku masih penasaran dengan bocah itu, Jelas jelas dia berada Di Ranah Saint awal tapi kita hampir tertekan dengan auranya" Kata Fortaz dia kemudian bangkit meninggalkan Ratu Diana sendirian.


............

__ADS_1


sementara itu di dalam kamar Liliana Ling Xinyu dan Diana Muncul dari kekosongan


"Liliana kau sudah tau kan, dunia yang sekarang sudah tidak setenang dulu !


berbagai ancaman mulai keluar sedangkan kau ?


masih tetap malas berlatih ?


Aku bertanya bagaimana caramu Melindungi Rakyatmu ?" Kata Ling Xinyu dengan menatap lekat wajah Cantik Liliana


"kalau kau menyesali segalanya Lupakan masalalumu dan Berlatihlah mulai sekarang !


jadikanlah masa Lalu sebagai pembelajaran, setelah ini aku akan melatihmu secara pribadi Aku akan menunjukan kepada ibumu seperti apa kekuatan Dari Keturunan Xyuruyu sesungguhnya".


Liana yang mendengar itu tak kuasa menahan tangis dia mendekap tubuh pendek Ling Xinyu kemudian mengatakan maaf diantara isak tangisnya.


"sudahlah Liliana bukan nya Engkau Rindu kepada ibumu ?" tanya Ling Xinyu yang dijawab dengan anggukan Liliana


"Pergilah temui dia Sekalian Katakan maafku padanya, aku Lelah " Kata Ling Xinyu yang Langsung membaringkan Tubuhnya di Kasur Liliana dan segera menutup kedua matanya


Liliana yang melihat Ling Xinyu kelelahan merasa tidak enak,


dia kemudian mengambil Selimut Menyelimuti Ling Xinyu layaknya Istri yang sangat Perhatian kepada suamianya,


kemudian dia pergi melangkahkan kakinya keluar kamar dia berniat menemui ibundanya.


Tok..tok.....


Masuklah .....


"Ibu...." Liliana berlali kecil kearah ibundanya dilanjutkan dengan pelukan kecil antara Ibu dan Anak


"sudahlah Liliana kau telah mengalami hal yang berat" kata diana sembari melepaskan pelukan Liliana kemudian duduk memangku Liliana dan membelainya


"Kemana Anak itu " kata Diana


"Dia Tidur Di kamarku, dia juga meminta maaf ke Ibu karena perilakunya,


Kasian dia ibu, Mungkin Dia Tidak pernah tidur nyenyak di dalam hutan Fores"


Kata Liliana dengan sendu.


hutan Fores sendiri adalah tempat Ling Xinyu Bertemu Liliana Saat Itu


saat ini Hutan itu merupakan kawasan para Elf dan tujuh dari Tujuh tempat mematikan di dunia


"Apakah kau menyukainya? " Tanya Diana mencoba menggoda anaknya

__ADS_1


"Apa yang ibu bilang ...mana mungkin Lili menyukai bocah kecil" jawab Liliana dengan ekspresi memerah


"Huh ... Sudahlah Mukamu menjawab segalanya, lagipula Wajar Wanita menyukai pahlawannya apalagi dia seorang yang hebat"


"Huh... ibu.... Berhenti ....


Kenapa ibu menanyakan itu apa ibu juga menyukainya" Tanya Liliana dengan muka Polosnya


Diana yang mendengar itu Mengernyitkan dahinya


"Haahhh ......anak bodoh Apa kata Mendiang ayahmu jika aku menyukai bocah kecil" Jawab Diana yang melihat Putrinya Mendengus kesal


"Hahaha ....Lili kau sungguh lucu,


ngomong ngomong, Apa kau tau siapa dia sebenarnya" Lanjut sang Ibu


"umm Tidak, kita kan baru bertemu sehari, dan dia sudah menceritakan semuanya ke ibu "


"eh Tunggu dia tidak mencritakan Kalau dia itu bagian dari Klan Ashura, Kata nya dia ditemukan gurunya sewaktu kecil" kata Liliana yang mencoba Mengingat ngingat kata kata Ling Xinyu


"Hah benarkah itu ?... Umurnya masih Sembilan tahun ... tapi " Diana kemudian teringat kalu sebelumnya Raja Klan Ashura pernah kehilangan pangeran semata wayangnya delapan tahun yang lalu, kenapa cerita ini seperti berhubungan?, tapi ah mungkin cuma kebetulan, Pikir diana ..


"Ibu.... bolehkah Lili ikut turnamen yang akan di adakan satu Bulan lagi" Pertanyaan Lili membangunkan sang Ibu dari Lamunannya....


"Hah.. kenapa begitu ? apakah kau yakin...." Kata Diana


"Iya ibu...Liliana Ingin membanggakan ibu"


Diana yang mendengar kata manis keluar dari mulut putrinya tak kuasa menahan senyum.


"Yasudahlah ...... setelah ini Paman Fortaz yang akan melatihmu" sambung sang Ibu


"Tidakkkkkkk......" teriak Liliana


"Kenapa bukan nya kamu berjanji mau berlatih keras" Diana merasa heran dengan sikap Liliana


"Tidak mau ... .. Tidak mau paman Fortaz ...


Lili mau Berlatih dengan Xinyu gege" Sambung Liliana Dengan Mengerucut kan bibir nya


"Ehhhhh....." Diana menjadi terkejut dengan apa yang di katakan Anaknya, Dia tidak meragukan kemampuan Ling Xinyu tapi Dia merasa aneh orang se arogan Ling Xinyu mau melatih anaknya yang bahkan Hanya tau dasar dasar Sihir dan hanya sedikit tau tentang Martial Art, Sword art dll ...


"Apakah dia mau melatihmu" selidik Diana sembari Menghela napas panjang


"Xinyu gege sendiri tadi yang bilang" Jawab Liliana dengan cemberut dan memalingkan wajah nya


"hufffttt. baiklah asalkan kamu mendengarkan nya baik baik"

__ADS_1


"hore... Ibu yang terbaik" teriak Liliana Yang dilanjutkan Pelukan manis antar Keluarga


__ADS_2