
"Ibu kenapa ibu melakukan itu.. hiks hiks hiks...." kata Liliana dengan isak tangis nya
"Maafkan ibu nak..... itu reflek saja lagian anak ini sudah bangun "
Jawab Diana yang melihat bola mata Ling Xinyu sedikit mulai terbuka.
Setelah kejadian semalam berita tentang Ling Xinyu yang merupakan penyelamat Liliana telah menyebar ke penjuru istana bagai kan angin, dan ketika Sang ratu di tanya oleh para Tetua Elf tentang tindakan nya yang meratakan Istana, dia menjawab dengan santainya bahwa dia sedang berlatih bersama Ling Xinyu tentunya mana mungkin dia menceritakan hal hal yang tak pantas itu, lagipula sebagian memang salahnya karena dia lupa menutup jendela,
"Ugh Liliana dimana aku " kata Ling Xinyu yang sudah siuman sedari tadi
"Tenanglah jangan bangun dulu, kamu sekarang di ruma sakit " cetus Liana sembari membaringkan badan Ling Xinyu
"Hah... rumah sakit ... ko bisa" tanya Ling Xinyu dengan polosnya
Sementara itu Diana yang mendengar Ling Xinyu ntah kenapa dia menjadi emosi
"Hei bocah, lama tidak ketemu dan apakah semalam menyenangkan" seru Ratu Diana dengan seringai iblisnya
Semalam ?
Ling Xinyu mencoba mengutak atik Otak nya semalam ada apa ya pikirnya?
"Ah iya semalam itu benar benar indah" kata Ling Xinyu yang otaknya bekerja Seribu kali dari biasanya untuk mengingat keajaiban keindahan ciptaan tuhan semalam
"Ah indah nya " Kata Diana yang tangan nya mulai mengepal merasa di permainkan oleh Ling Xinyu.
"Sudahla ibu " Cegah Liliana yang langsung mendekap ibundanya itu
Ling Xinyu yang sudah sadar dari kebodohan nya tentunya sudah bisa menebak apa scene selanjutnya semalam setelah dia tenggelam di lautan khayalan kotornya itu
Ibu.......
Kakak........
Teriak seorang yang masuk tanpa mengetuk pintu sembari berlari menuju ke arah mereka bertiga
"Siapa peri kecil ini " tanya Ling Xinyu yang merasa tidak asing dengan peri tersebut
Kemudian Liliana menjelaskan kalau bangsa Elf lahir dalam keadaan seperti itu mereka menyebutnya masa kanak kanak hingga mereka berumur 50 Tahun barulah mereka yang berwujud kecil menjadi Elf dewasa seperti dirinya dan ibundanya, baik itu Laki laki ataupun perempuan dan dia juga menjelaskan kalau peri kecil itu adalah Selvirana yang merupakan adik angkat Liliana yang masih berumur 48 tahun, sementara Sang Elf kecil sedang berbisik bisik dengan ibu Diana Ling xinyu yang merasa penasaran bertanya apa yang mereka bicarakan
"Hehe ... ternyata setelah mengambil hati Lili dan melecehkan ku ternyata kau juga melakukan hal yang sama kepada Ana" Introgasi dari Diana yang sudah siap mengeluarkan sihir bersekala besar
"Ha apa maksudmu " Tanya Ling Xinyu dengan polos
"Oh orang mesum kau Lupa yah!... baik lah
Ibu ayo kita buat dia ingat" Kata Ana sang peri kecil yang sudah mendekat ke arang Ling Xinyu beserta ibundanya layaknya malaikat yang sudah sangat gatal ingin mencabut nyawa dari sosok yang hina
Sementara Liliana cuma diam bertanya tanya.
"Apa yang sudah terjadi "
Ling Xinyu yang iq nya sudah menembus batas kebodohan nya ingat betul siapa peri kecil itu dia mencoba mencari Seribu cara kabur dari dua malaikat pencabut nyawa nya itu
__ADS_1
"Heh Liliana ayo kita secepatnya berlatih" Kata Ling Xinyu yang langsung menarik Liliana dan menghilang dari kekosongan
"Heh Ana sudah lupakan lah lagipula bocah itu sudah menyelamatkan Liliana "desah Diana
"Hem... jadi dia orang yang menyelamatkan kaka"
"Ibu ... mungkin kah dia sudah melakukan itu dengan kaka" Celetus Ana asal asalan yang sempat melihat kedekatan antara Liliana dan Ling Xinyu tadi.
"Hah sudahlah kau masih kecil tidak baik, Ayo paman Fortaz sudah sangat rindu kepadamu"
Kata Diana yang menyeret Ana keluar dari ruang kesehatan
Sementara itu di Hutan Fores tepatnya di samping air terjun yang indah tinggi menjulang seakan akan menembus batas Awan
Patens aku merasa tidak asing dengan peri kecil itu ternya dia ! Lamun Ling xinyu
Liliana yang melihat Ling Xinyu melamun langsung berkata
"Hei Xinyun Gege apa yang harus ku lakukan"
"Uh ya maaf "Balas Ling Xinyu yang tersadar dari lamulannya
"Kamu harus berusaha sendiri disini aku hanya mengarahkan pertama kamu harus segara bermeditasi di sebelah air terjun itu kemudian kamu harus menaklukan elemen mu sendiri di dalam lautan kynergi mu "jelas Ling Xinyu
"Dan satu lagi ingat ini !
kamu adalah angin dan angin adalah kamu" jangan membuka matamu sebelum mengeri kalimat itu" Tambah Ling Xinyu Mencoba menjelaskan seditail mungkin agar Liliana cepat mengerti sedangkan dia juga tak mau malas mlasan Ling Xinyu segera menciptakan pedang dari elemen es nya dan melakukan sedikit pemanasan.......
Sreeetttt .....
Suara pohon pohon sekitar Ling Xinyu yang perlahan mulai tumbang.
Menurutnya sangat sulit menggunakan seni pedang di tubuh kecil nya sekarang,
butuh banyak sekali penyusaian, Ling Xinyu yang notabenya seorang pekerja keras tentu saja tak mau menyerah dia mulai mengambil posisi lagi mengayunkan pedang nya kekiri kekanan atas dan bawah dia terus mengulangi hal yang sama sampai tanpa dia sadari semakin lama dia mengayunkan pedang gerakan nya semakin halus....
Jika saja ada orang yang melihat Ling Xinyu sekarang,
Mereka pasti tercengan gerakan halus Pedang Ling Xinyu seakan akan menyatu dengan langit bumi. Gerakan yang sangat halus sampai sampai tidak ada hembusan angin ketika Ling Xinyu menghempaskan pedangnya seakan akan sebuah pedang yang menari bersama alam.
Ling Xinyu terlalu asik bermain pedang dia bahkan tidak tau kalau matahari sudah condong ke barat
Kerukuuuuu...k
Syukur bunyi perut Ling Xinyu menyadarkannya.
Dia kemudian menoleh kearah Liliana yang sedang bermeditasi
Sepertinya sebentar lagi selesai gumam Ling Xinyu
Mulai muncul angin sepoi sepoi di sekitar tubuh Liliana dan menjadikan Liliana pusat nya, Ling Xinyu yang melihat itu tersenyum puas
"Bagaimana sudah selesai"ucap Ling Xinyu yang melihat Liliana mulai membukakan matanya secara perlahan yang kemudian di balas oleh anggukan kecil Liliana
__ADS_1
"Bagaimana latihan mu "ujar Ling Xinyu
"Berjalan dengan baik" balas Liliana
"Hmmm... Mari Lanjutkan nanti, Aku akan memberikan pelajaran yang penting buat mu, sedangkan besok aku harus pergi melakukan sesuatu" Gumam Ling Xinyu yang be
"Kemana? Bolehkah aku ikut" tanya Liliana
"Tidak boleh Kamu harus tetap Latihan"
Ling Xinyu berjalan ke arah Liliana kemudian menggandengnya dan hilang diantara kekosongan
Hari ini meja makan terasa seperti medan pertempuran dimana adik kecil Ana terus memandangi Ling Xinyu dengan Raut muka yang mengibarkan permusuhan,
Ling Xinyu tentunya seorang Arogan tidak akan pernah menerima imtidasi apalagi dari seorang peri kecil
"Heh ... Si kecil lebih baik kau jaga Kedua bola matamu itu "
Sindir Ling Xinyu
Ana yang merasa tersindir berdecak kesal tapi semua itu Menjadi damai ketika Sang ratu datang.
Entah kenapa Ling Xinyu sama sekali Tidak Mood makan
Setelah makan ini saat yang tepat untuk menyampaikan Latihan Selanjutnya dikarenakan Ling Xinyu Sangat mengantuk
Ling Xinyu mengambil apel yang diletak kan dengan rapi di depan mejanya kemudian angkat bicara
"Hei Liliana Lihat ini, " Ling Xinyu mengangkat Apel tersebut kemudian secara perlahan dengan kecepatan mata apel itu membusuk Seisi meja Terkejut akan Hal itu bagaimana dia melakukan nya? Tanya mereka dalam pikiran masing masing
"Heeeee... Aku akan menjelaskan ke kalian semua sepertinya kalian merasa tertarik, tapi ingat ini rahasia di antara kita" Ancam Ling Xinyu yang matanya bersinar semerah darah
Mereka yang melihat itu menjadi merinding dibuatnya
"Aku memiliki Dual elemental, Satu Elem Es dan Lain nya Elemen Void
Pasti Kalian bingung, Kata guruku pada jaman nya dulu Elemen Void merupakan teori saja Sedangkan Sekarang Teori itu mungkin sudah Lenyap karena tak terbukti Ke aslian nya" ujar Ling Xinyu yang mencari cari alasan dan dia juga menceritakan mungkin nanti jika dia berada di Ranah Heaven dia bisa membuat seorang anak kecil Langsung dewasa dengan elemen voidnya
Tak lupa Ling Xinyu juga menjelaskan bahwa tubuhnya tetap kecil karena dia sama sekali tidak terpengaruh hukum Ruang dan Waktu dalam artian Dia selamanya seperti itu
Seisi meja yang mendengarkan Ling Xinyu hanya membuka kan mulut masing masing
"Dan Liliana Latihanmu besok adalah, mengelupas kulit apel dengan Elemen angin mu, jangan berhenti kecuali kau lapar dan soal makanan, biarkan adikmu yang menyiap kan nya " Kata Ling Xinyu sembari beranjak dari kursinya
"Oh ya Ratu Diana aku harap besok kau Bisa mengikuti ku" Kata Ling Xinyu yang menjauh secara perlahan .
Krakkk....
Ling Xinyu dengan sengaja membekukan Teh Ratu diana.
Ratu diana mengerti maksud Ling Xinyu bahwa besok di mengundang dirinya untuk sebuah pertarungan
"Kita Lihat sampai dimana kesombongan mu itu bocah" Geram Diana Yang merasa ter provokasi oleh Ling Xinyu
__ADS_1