Blody Deathly(Novel Broken)

Blody Deathly(Novel Broken)
Sedikit Kekacauan Sebelum Pertarungan


__ADS_3

Di bawah gemilang nya langit, ada sosok manusia yang sedang tertidur ria, beralas Bumi dan beratap Langit, dialah Ling Xinyu, Ia sedang meratapi kehidupan nya sekarang, dewi keberuntungan yang selalu berada di sampingnya, bakat yang bahkan bisa membuat surga iri, dari awal pelatihan nya sampai dengan takdir Huanran yang terpisahkan, hingga bertemu banyak keindahan, dan mungkin masih banyak petualangan yang menunggunya di masa depan, yang jelas kini hidupnya penuh dengan Kebahagiaan.


Ling Xinyu tersenyum semanis mungkin membayangkan kehidupan nya yang penuh warna, sesaat ia melupakan takdir besar yang ia emban, namun tak sampai disitu dia kembali teringat tujuan nya, membasi Drack Witch, tidak tujuan nya yang sebenarnya adalah memberikan sebuah kedaimaian bagi Dunia, tidak begitu damai, karena perdamaian menyebabkan melemahnya individu, sebab mereka mulai bermalas malasan dan sebagainya, setidaknya ia harus menjauhkan dunia dari ancaman Kehancuran.


Namun semua itu kembali ke satu pertanyaan


Apa yang harus ia lakukan ?


Ling Xinyu tak mungkin juga melatih setiap individu di Dunia, ia hanya bisa pasrah menyerahkan semua ini kepada takdir, bahkan jika takdir itu sendiri mencoba mempermainkannya, tak peduli beberapa kalipun ia memikirkan hal itu, selalu hanya kekosongan yang menunggu setia sebagai jawaban.


Dengan langkah yang berat ia mencoba berdiri menjauhi pohon rindang tempat ia biasanya menyendiri, tak peduli seberapa kalipun ia mencoba menutupi rasa bertanggung jawab yang besar dari lubuk hatinya, tetap saja rasa itu terus membayangi Ling Xinyu di setiap langkahnya.


'huft' Hela nafas Ling Xinyu yang sudah tak terhitung berpakali ia melakukan nya.


Ia mencoba mencari sosok Liliana, sudah sehari setelah ia memberikan Apel perak untuk meningkatkan Fisik Liliana, Ling Xinyu dengan sengaja menyuruh Liliana bermeditasi seorang diri menyerap Khasiat buah itu, ini dilakukan semata mata agar Liliana tidak betergantungan kepada dirinya, disamping itu sejak kemarin Lin Xinyu melakukan meditasi menurutnya besok ia sudah bisa menerobos Tahap selanjutnya dari Ranah Saint Spirit.


"Gate"


Ling Xinyu dengan sengaja menghilangkan hawa keberadaanya setelah memasuki ruangan meditasi Liliana, ia takut Liliana belum selesai melakukan meditasi dan dengan kemunculan nya bisa membuyarkan kosentrasi gadis itu, namun ketika ia memasuki ruangan Ling Xinyu di suguhi dengan pemandangan Liliana yang sedang meletak kan satu buah Apel di ujung jarinya, apel tersebut perlahan mulai berputar terkena terpaan angin, dengan pelan kulit-kulit Apel itu terkelupas dengan sendirinya, ketika Apel itu menunjukan isinya dengan sepenuhnya tiba-tiba apel itu terbang beberapa Cm membuat seakan akan Apel tersebut melompat, dengan perlahan Apel tersebut turun menuju tempat hidangan


klakkk...


Suara apel yang terbelah menjadi empat bagian


prok....prokk....proook...


suara Ling Xinyu bertepuk tangan


"Kontrol yang bagus" tambahnya


Liliana yang sedang asik melamun terkagetkan dengan suara Ling Xinyu

__ADS_1


"Xinyu gege sejak kapan disitu, mengagetkan saja"


"Hahahhaha ....tak perlu memasang ekspresi cemberut seperti itu" Ucap Ling Xinyu yang mencoba menggoda sosok Liliana


"Hahahha Lihatlah dirimu itu, seorang Jenius ternyata bisa cemberut juga" Ling Xinyu yang mencoba menahan tawanya sebisa mungkin akhirnya kelepasan juga


"um Xinyun gege ada yang mau aku ucapkan" Kata Liliana sambil Memasang wajah Malu- malunya, sekaligus ucapan yang menghilangkan tawa Ling Xinyu dari mulut kecilnya


"Um katakanlah !"


"Terimakasih, telah mengajiriku hingga saat ini" ucap Liliana yang tertunduk, suaranya sangat kecil sekali hingga lalat pun tak mendengarkan nya, untunglah Ling Xinyu mempunyai pendengaran yang tajam


"Tidak berani, Tidak berani, semuanya adalah usahamu sendiri"


"Ingatlah setidaknya dalam, Beberapa hari kedepan kau harus menerobos ke ranah selanjutnya" tambah Ling Xinyu yang merasakan Lautan Kynergi Liliana bertambah mencapai Tahap akhir dari Ranah Master Spirit setelah menyerap Sumberdaya yang berupa Apel Perak


"Hmm...Liliana Sepertinya dirimu telah mengalami banyak peningkatan, bagaimana jika setelah ini kita melakukan sedikit pemanasan, mungkin paman dan ibumu akan ikut juga"


Ling Xinyu segera menghilang dibalik kekosongan, sepertinya jadwal nya hari ini akan sedikit melenceng, ia mendecakan lidahnya pertanda ia kesal, Lautan Kynerginya mulai bergejolak pertanda ia akan melakukan terobosan, padahal masih banyak yang harus ia lakukan tapi ia sudah tak berani menahan nya lagi, energy nya sangat bergejolak, jika saja Ling Xinyu menahan terobosan skarang ini, mungkin energynya akan sangat kacau kemudian


duaarrt....


Dengan cepat Ling Xinyu mengambil posisi bersila, ia sudah tak memikirkan tempat lagi,


lautan Kynerginya benar benar kacau balau.


Dengan cepat ia segera menenang kan Lautan Kynerginya, menggiring nya ke setiap titik di bagian tubuh, hal ini memang mudah di bayangkan, nyatanya sulit dilakukan, dengan usaha keras dan rasa sakit akibat gejolak Kynergy ia dengan perlahan pasti menggiring setiap untai energi ke syaraf syaraf ototnya, Rasa sakit semakin menjadi, ketika Energy yang sangat banyak ini mencoba keluar dari setiap sudut tubuh Ling Xinyu.


Bagaimanapun, ini adalah kesalahan nya, jika saja ia tidak menunda nunda terobosan nya dari kemarin, mungkin hal seperti sekarang tak kan pernah terjadi, Sebenarnya usai bertarung dengan Jendral besar Drack Witch ia sudah memasuki fase Terobosan, namun karena banyak hal ia harus menahan nya, Sekarang juga tadi ia berniat menahan terobosan nya lagi, karena setelah ini ia masih harus melatih Liliana dan lain nya.


Jduarrr.......

__ADS_1


ledakan energy yang besar menggetarkan Istana, menghempaskan kamar Ling Xinyu, merubahnya menjadi reruntuhan dalah sekali nafas.


Sementara di ruangan Diana disana ada Liliana beserta lain nya yang sudah siap melakukan pelatihan bersama Ling Xinyu


"Energy apa ini"


kata Diana yang merasakan gejolak energy besar di sekitar Istana


"Sepertinya dari arah Kamar Ling Xinyu"


tambah Fortaz memegang dagunya


"Paman, ada apa paman, kenapa Xinyun gege paman !" Liliana merasa khawatir akan ke adaan Ling Xinyu Bagaimana tidak bahkan seseorang yang bukan Spirit Master pun akan merasakan Ledakan Energy tadi.


Ketiganya langsung melesat dengan kecepatan masing masing menuju ke ruangan Ling Xinyu, Diana memimpin di depan sedangkan Liliana jauh tertinggal di belakang, saking Khawatirnya Diana kepada Ling Xinyu, ia sampai melupakan anaknya yang dengan susah payah mencoba mengejarnya dari ketertinggalan.


"Apa apaan ini"


ketiganya melotot menampak kan Rahang mereka ketika melihat kamar Ling Xinyu yang sudah menjadi reruntuhan, kamar seluas 10 meter itu kini rata dengan tanah beserta beberapa meter sekitar kamar, padahal Ling Xinyu sendiri sudah berusaha meredam nya sebisa mungkin, Liliana yang melihat itu dari kejauhan, segera berlari sekencang mungkin, ia sangat khawatir mencoba mencari sosok Ling Xinyu di antara reruntuhan.


Klatak......


Suara bangunan yang tergeser menampilkan sosok Ling Xinyu yang masih bersih tanpa sedikit pun luka goresan


"Hehehe... Maaf, sepertinya terobosan ku kali ini terlalu berlebihan" Sebuah kata yang keluar dari mulutnya mencoba, menghilangkan situasi canggung ini.


Mereka bertiga hanya melongo mencoba menahan jantung mereka sebisa mungkin, agar tidak lagi terkejud dengan Ling Xinyu.


Terobosan macam apa ini hingga membuat ledakan energy sebesar itu ?


Banyak berbagai macam pertanyaan di kepala mereka bertiga masing masing, melihat pandangan reruntuhan di hadapan nya ini, sementara Fortaz dia hanya sibuk menghitung biaya ganti rugi untuk Ling Xinyu

__ADS_1


TL: Author sebernernya lagi males nulis gada inspirasi, tapi yah tulis ajalah Amjicnk demi klean semua.


__ADS_2